situs berita dan informasi online
  Cari Berita :  
 
mobi pascabayar
ARTIKEL DARI PEMBACA
 
Opini :: Rabu, 01/02/2012 [13:49:26]
Sekedar
Cerita dari Cerita
catatan ini di amil dari fb milik temanku yang sangat baik, bahkan saya menganggap dia bagian dari keluarga saya. mari kita simak ‎"awas...!!" kata spontan yang terlontar kencang dari mulut... oleh imam elhazmi di Pandeglang
 
 
News :: Rabu, 01/02/2012 [11:36:02]
LIBURAN
Pandeeglang Berkah, Unsera Cerdas
News :: Senin, 30/01/2012 [03:29:33]
Peduli Bencana
Mahasiswa Komunikasi Unsera Peduli
Pengaduan :: Senin, 30/01/2012 [03:09:10]
Surat terbuka
Untukmu Siska Selvia
Opini :: Sabtu, 28/01/2012 [06:24:12]
Pencabutan Perda Anti-Miras Perlu Ditinjau
News :: Senin, 23/01/2012 [18:21:20]
Rekonsiliasi IPMADO Untuk Perubahan
Generasi Muda Harus Mampu Membawa Perubahan
Lowongan Perwakilan Biro Radar
  oleh : redaksi radar, Jakarta
  Radar.co.id membuka lowongan untuk perwakilan Biro diseluruh Indonesia, dengan syarat : a. Penga...
   
JUAL RUMAH DILEMBAH APARTEMEN
  oleh : d triarso, JAKARTA PUSAT
  DIJUAL : Bekas Rumah Dinas dilembah / dikelilingi Apartemen Kemayoran. LT/LB 171/110, 2 KT, 1 Gudg,...
   
DELL A840 Vostro
  oleh : win, Jakarta
  Jual males make, DELL VOSTRO A840 dual core 1,86GB, HDD 120GB, RAM 3GB, VGA X3100 350MB, WIFI, Bluet...
   
update smart v2 cuma 165rb
 
 
koran-radar.com News berita
 
 
 
     
 
Selasa, 16/03/2010 [15:37:19]
 
  Ultah Kabupaten Garut di Mata Kusir Delman  
  ditulis oleh Nina W di Garut  
     
  Di tengah terik matahari yang menyengat, pelan-pelan Tatang (58) menarik tali kendali kudanya memutari bundaran Guntur, Garut. Dia memarkir delmannya berderet dengan delman-delman lain di sudut jalan Pramuka. Mereka menunggu pengguna moda angkutan umum yang digerakkan oleh kuda tersebut.

Sebagai anak laki-laki satu-satunya dari 3 bersaudara, Tatang mewarisi delman tersebut dari ayahnya. Sejak berumur 16 tahun dia bekerja dari jam 8 sampai dengan jam 14. Setelah beristirahat sejenak, dia membawa arit dan keranjang untuk mengumpulkan rumput. Lalu dia mencampur dedak beras dengan ubi jalar dan ampas tapioka selain rumput untuk pakan kudanya.

Setiap hari dia melakukan rutinitas yang sama kecuali hari Jum'at, hari liburnya. Setiap hari pula dia membawa uang untuk keluarganya setelah dipotong biaya pakan kuda dan uang untuk calo yang mengumpulkan penumpang.

Tatang mengelus kudanya. Salah satu dari sekitar 2.000 ekor kuda delman yang tersebar di Kecamatan Sukawening, Tarogong Kidul, Tarogong Kaler, Leles, Kadungora, Banyuresmi, Wanaraja, Limbangan, dan Cibatu. Dia tahu peran besar kudanya dalam mencari nafkah.

Dia juga tahu bahwa ulang tahun kotanya selalu diperingati setiap tanggal 17 Maret. Tetapi, dia tidak tahu bahwa tahun ini Garut berulang tahun yang ke-198 dengan tema ulang tahun "Dengan jiwa dan semangat hari jadi Garut, kita tumbuh kembangkan kebersamaan agar terwujud Kabupaten Garut yang mandiri dalam ekonomi, adil dalam budaya, dan demokratis dalam politik".

Tatang tersenyum ketika teman sesama kusir (sopir) delman menceritakan bahwa berkaitan dengan hari jadi kota, bupati dan jajarannya ziarah ke makam leluhur bupati Garut yang pertama, R.A.A Adiwijaya, di TPU Cipeujeuh, Sanding. Dengan mimik wajah lucu saat tertawa dia hanya memberi komentar pendek, "Saya mah hanya suka dangdutnya".

Bagi Tatang, ulang tahun Garut berarti dangdut sebab dia tidak pernah mengikuti upacara memperingati hari jadi kotanya di alun-alun atau resepsi di pendopo. Lalu dengan wajah cerah dia mengenang ulang tahun kotanya yang berkesan saat menerima 3 kg beras dari bupati Taufik beberapa tahun yang lalu.

Banyak pelanggannya yang beralih ke angkot karena waktu tempuh semakin singkat dengan ongkos yang sama. Tatang tidak mengerti mengapa makin banyak pelanggannya yang mencicil motor untuk dipakai sendiri atau diojekkan. Yang membuat dia resah sekarang adalah jumlah pelanggan yang semakin menurun dan uang yang diterimanya pun semakin sedikit. Angkot, becak, dan motor memenuhi jalanan kota Garut yang mempunyai luas wilayah 306.517 Ha dan jumlah penduduk 2.345.108 jiwa ini.

Jalan yang bisa dilalui delman juga terbatas.Tatang sadar pembatasan daerah operasi delman sejak dulu juga karena delman menimbulkan banyak masalah. Kotoran kuda berceceran di jalan karena delman tidak dilengkapi “kantong” kotoran kuda. Banyak anak-anak di bawah umur yang menjadi kusir delman mengendalikan kudanya ugal-ugalan. Ada juga delman yang beroperasi di malam hari tanpa lampu.

Tidak terasa matahari semakin tinggi, delmannya sudah penuh dengan penumpang. Tatang memainkan tali kekang dan pecut untuk mengendalikan kudanya menyusuri jalanan di kota Garut. Mengantar para pelanggannya yang masih setia.

 
     
 
mark-it indonesia
 
     
 
Anda ingin memasang banner? hubungi kami di : 021 - 6833 5800
 
 
   
BERITA SEBELUMNYA...
 
Menpora & Presiden Digugat Pengacara
Waspadai Makanan Penyebab Jerawat!
Samsat Depok Santuni Puluhan Anak Yatim
Pejabat Depok Tes Urine
LSM LAKI Apresiasi Kapolda Kalbar Berantas Korupsi
 
     
 
Redaksi : Jl Jatinegara Barat No.181A Lt.3, Jakarta Timur 13310 - Phone 021 - 68335800 / Fax : 021-2800366
© 2010 radar.co.id . Gunakan browser dengan dukungan flash & java ketika mengunjungi web ini. Powered by MDevelopment v3.0