situs berita dan informasi online
  Cari Berita :  
 
mobi pascabayar
ARTIKEL DARI PEMBACA
 
Opini :: Senin, 14/05/2012 [15:07:31]
Kembalikan pada standar yang benar
Ketika yang tak wajar dipandang lumrah
Terinspirasi dari kemacetan yang terjadi di sebuah terminal bus kota Depok, saya tertarik untuk membahas tentang standar kewajaran. Sebenarnya kemacetan di seputar terminal bukan hal yang baru. Bisa d... oleh Sarah di cibinong
 
 
News :: Rabu, 09/05/2012 [12:35:45]
Dari Kita
Seputar Kampus Unsera
Opini :: Selasa, 01/05/2012 [10:40:28]
Pendidikan
BBM non-subsidi untuk motor pendidikan
News :: Senin, 30/04/2012 [23:25:45]
Perguruan Al Hikmah Aceh Gelar Maulid
AL HIKMAH; TAKTIK DAKWAH MERAJUT UKHUWAH
News :: Senin, 09/04/2012 [03:13:45]
Surat Terbuka untuk Anggota Wisma
-
Opini :: Sabtu, 07/04/2012 [19:45:18]
secercah Harapan
Untuk KH. A. Mustofa Bisr
Lowongan Perwakilan Biro Radar
  oleh : redaksi radar, Jakarta
  Radar.co.id membuka lowongan untuk perwakilan Biro diseluruh Indonesia, dengan syarat : a. Penga...
   
JUAL RUMAH DILEMBAH APARTEMEN
  oleh : d triarso, JAKARTA PUSAT
  DIJUAL : Bekas Rumah Dinas dilembah / dikelilingi Apartemen Kemayoran. LT/LB 171/110, 2 KT, 1 Gudg,...
   
DELL A840 Vostro
  oleh : win, Jakarta
  Jual males make, DELL VOSTRO A840 dual core 1,86GB, HDD 120GB, RAM 3GB, VGA X3100 350MB, WIFI, Bluet...
   
update smart v2 cuma 165rb
 
 
koran-radar.com Opini berita
 
 
 
     
 
Selasa, 27/12/2011 [10:39:15]
 
  Dampak Urbanisasi  
  Urbanisasi, Tidak Menjamin Taraf Hidup Meningkat  
  ditulis oleh Kety Intana Janesonia di Surabaya  
     
  Urbanisasi secara tidak langsung merupakan permasalahan klasik yang terjadi sejak lama. Banyak penduduk yang memilih untuk berpindah dari asalnya, yang bisa dibilang tempat asalnya tersebut memang terbilang kawasan pedesaan. Banyak penduduk yang beranggapan bahwa kawasan perkotaan merupakan tempat yang ideal untuk mencari pekerjaan. Hal ini terjadi karena kota identik dengan kehidupan yang praktis, kehidupan yang serba ada, atau juga identik dengan teknologi yang canggih. Penduduk semakin tertarik untuk berpindah ke Kota, dengan melihat orang-orang yang mencari pekerjaan di Kota dapat dengan mudah mengumpulkan uang lebih banyak dibanding mereka.
Faktor-faktor diataslah yang menyebabkan banyak penduduk dari desa ingin berpindah ke Kota besar, dan itu pula yang terjadi pada Kota Surabaya. Kota Surabaya, pastinya kita akan langsung berpikir tentang pelabuhan yang menjadi tumpuan distribusi dari segala macam barang yang ada di Jawa Timur, dan juga Surabaya yang menjadi pusat dari perdagangan. Hal ini sudah cukup untuk membuat penduduk yang berada di desa maupun kota-kota kecil di sekitar Surabaya untuk berpindah ke Kota besar ini.
Kota Surabaya, yang memiliki 2 juta lebih penduduk akan semakin padat dengan adanya gelombang urbanisasi ini, jika kita melihat disekitar rel kereta api, kita akan melihat rumah-rumah semipermanen yang ada disana, rumah-rumah yang tidak memiliki sistem sanitasi yang baik, dengan lingkungan yang kumuh dan kurang terawat. Hal ini pastinya akan membuat kesehatan penduduk disana kurang terjamin. Dan ditempat inilah tempatpenduduk yang melakukan urbanisasi biasa tinggal. Atau juga mereka kebanyakan tinggal di pinggir jalan Kota Surabaya.
Permasalahan pertama yang timbul disini adalah kurangnya fasilitas umum seperti halnya yang paling vital yaitu tempat untuk mandi dan buang air, karena kebanyakan penduduk melakukan hal tersebut di sungai-sungai yang bisa kita nilai sendiri kurang layak untuk hal tersebut. Selain itu, kita juga harus memperhatikan dari segi psikologi yang dimana tekanan kebutuhan bisa menekan mereka para penduduk yang berurbanisasi untuk melakukan tindakan untuk memenuhi kebutuhan mereka.
Anak-anak yang ikut orang tua mereka untuk berurbanisasi juga mendapat dampak dari hal ini, yang dimana mereka berharap taraf kehidupannya akan semakin meningkat, pendidikan yang mereka dapat kualitasnya akan semakin meningkat, disini mereka malah menjadi anak-anak yang putus sekolah, anak-anak tersebut membantu orang tua mereka untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Bisa kita lihat di berbagai penjuru Kota Surabaya, banyak anak kecil yang menjadi pengamen, berjualan, dan bahkan ada anak-anak yang menjadi prilaku kriminal. Disini, anak-anak tidak akan bisa berkembang, mereka hanya akan berpikiran bagaimana mreka bisa bertahan hidup untuk esok hari.
Urbanisasi memiliki banyak dampak terutama kepada para penduduk yang melakukan urbanisasi, maupun secara tampak dan tidak tampak. Harusnya mereka memiliki pengetahuan agar tidak gegabah untuk berurbanisasi, selain itu mereka juga harus memiliki keterampilan agar ketika mereka telah berada di kota besar mereka memiliki daya saing untuk bekerja.

 
     
 
mark-it indonesia
 
     
 
Anda ingin memasang banner? hubungi kami di : 021 - 6833 5800
 
 
   
BERITA SEBELUMNYA...
 
Menpora & Presiden Digugat Pengacara
Waspadai Makanan Penyebab Jerawat!
Samsat Depok Santuni Puluhan Anak Yatim
Pejabat Depok Tes Urine
LSM LAKI Apresiasi Kapolda Kalbar Berantas Korupsi
 
     
 
Redaksi : Jl Jatinegara Barat No.181A Lt.3, Jakarta Timur 13310 - Phone 021 - 68335800 / Fax : 021-2800366
© 2010 radar.co.id . Gunakan browser dengan dukungan flash & java ketika mengunjungi web ini. Powered by MDevelopment v3.0