|
|
 |
|
 |
|
|
Lowongan Perwakilan Biro Radar |
| |
oleh : redaksi radar, Jakarta |
| |
Radar.co.id membuka lowongan untuk perwakilan Biro diseluruh Indonesia, dengan syarat :
a. Penga... |
| |
|
|
JUAL RUMAH DILEMBAH APARTEMEN |
| |
oleh : d triarso, JAKARTA PUSAT |
| |
DIJUAL :
Bekas Rumah Dinas dilembah / dikelilingi Apartemen Kemayoran. LT/LB 171/110, 2 KT, 1 Gudg,... |
| |
|
|
DELL A840 Vostro |
| |
oleh : win, Jakarta |
| |
Jual males make, DELL VOSTRO A840 dual core 1,86GB, HDD 120GB, RAM 3GB, VGA X3100 350MB, WIFI, Bluet... |
| |
|
|
|
 |
|
 |
|
|
 |
 |
 |
| |
koran-radar.com Opini berita |
|
 |
 |
 |
| |
|
|
| |
|
|
| |
Sabtu, 28/01/2012 [06:24:12] |
|
| |
Pencabutan Perda Anti-Miras Perlu Ditinjau |
|
| |
ditulis oleh Danni Ferianto di depok |
|
| |
|
|
| |
Kecelakaan tragis di Tugu Tani, Gambir kian menegaskan bahaya pengaruh minuman keras. Sebagaimana penjelasan pihak Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, pengemudi Daihatsu Xenia B 2479 XI, Afriani Susanti, menenggak tiga botol minuman keras (miras) jenis whiski dan bir pada malam sebelum kecelakaan. Afriani juga disebutkan mengkonsumsi setengah butir pil ektasi.
Psikiater Universitas Indonesia, Profesor Dadang Hawari mengatakan penabrakan yang dilakukan Afriani membuktikan minuman keras dan narkoba berdampak fatal, tidak hanya bagi psikologis individu, tapi juga tindakan sosial. Realitanya membuktikan minuman keras dan narkoba memang berpotensi menimbulkan kerugian pada diri orang lain. Tidak menutup kemungkinan maraknya aksi pemerkosaan di angkot-angkot yang marak akhir-akhir ini juga akibat konsumsi miras dan narkoba.
Pendapat pihak-pihak yang menyebutkan bahwa perda anti-miras melanggar hak asasi manusia dan menimbulkan konflik horizontal adalah logika mengada-ada. Miras itulah yang sesungguhnya justru dapat memicu keresahan dan masalah sosial di masyarakat. Masyarakat tentu merasa lebih aman dengan lingkungan yang tidak mengkonsumsi miras daripada sebaliknya. Konflik horisontal juga tidak akan pernah terjadi di daerah yang masyarakatnya memang tidak punya kebiasaan menkonsumsi minuman keras, atau tidak menyukai minuman keras.
Keputusan Kemendagri untuk mencabut 9 perda yang mengatur tentang pelarangan peredaran minuman beralkohol sangat perlu ditinjau. Kalau alasannya melanggar aturan yang lebih tinggi, bertentangan dengan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 3 Tahun 1997 tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol, Presiden SBY perlu mengubah keppres tersebut dan mengeluarkan Keppres baru. Perda anti-miras adalah wujud aspirasi masyarakat. Perda ini dinilai membawa keamanan, ketertiban dan kesehatan di masyarakat.
Apakah masyarakat tidak berhak mendapat keamanan dan ketertiban? Jadi hak azasi siapa yang dilanggar? Perda anti-miras justru perlu dipertahankan dan diperkuat, bahkan bila perlu ditingkatkan menjadi undang-undang agar memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Danni Azzam Ferianto
Gandaria Raya 174 Depok
|
|
| |
|
|
| |
|
|
| |
|
|
| |
Anda ingin memasang banner? hubungi kami di : 021 - 6833 5800 |
|
 |
 |
 |
| |
|
|
| |
|
|
|