situs berita dan informasi online
  Cari Berita :  
 
mobi pascabayar
ARTIKEL DARI PEMBACA
 
Opini :: Rabu, 01/02/2012 [13:49:26]
Sekedar
Cerita dari Cerita
catatan ini di amil dari fb milik temanku yang sangat baik, bahkan saya menganggap dia bagian dari keluarga saya. mari kita simak ‎"awas...!!" kata spontan yang terlontar kencang dari mulut... oleh imam elhazmi di Pandeglang
 
 
News :: Rabu, 01/02/2012 [11:36:02]
LIBURAN
Pandeeglang Berkah, Unsera Cerdas
News :: Senin, 30/01/2012 [03:29:33]
Peduli Bencana
Mahasiswa Komunikasi Unsera Peduli
Pengaduan :: Senin, 30/01/2012 [03:09:10]
Surat terbuka
Untukmu Siska Selvia
Opini :: Sabtu, 28/01/2012 [06:24:12]
Pencabutan Perda Anti-Miras Perlu Ditinjau
News :: Senin, 23/01/2012 [18:21:20]
Rekonsiliasi IPMADO Untuk Perubahan
Generasi Muda Harus Mampu Membawa Perubahan
Lowongan Perwakilan Biro Radar
  oleh : redaksi radar, Jakarta
  Radar.co.id membuka lowongan untuk perwakilan Biro diseluruh Indonesia, dengan syarat : a. Penga...
   
JUAL RUMAH DILEMBAH APARTEMEN
  oleh : d triarso, JAKARTA PUSAT
  DIJUAL : Bekas Rumah Dinas dilembah / dikelilingi Apartemen Kemayoran. LT/LB 171/110, 2 KT, 1 Gudg,...
   
DELL A840 Vostro
  oleh : win, Jakarta
  Jual males make, DELL VOSTRO A840 dual core 1,86GB, HDD 120GB, RAM 3GB, VGA X3100 350MB, WIFI, Bluet...
   
update smart v2 cuma 165rb
 
 
koran-radar.com News berita
 
 
 
     
 
Jumat, 15/05/2009 [16:44:51]
 
  Kepala Dinas ProvDKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto  
  Pembelian Lahan Sarana Jalan Harus Diketahui Walik  
  ditulis oleh M. Ranto di Jakarta Timur  
     
  Kepala Dinas ProvDKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto
Pembelian Lahan Sarana Jalan Harus Diketahui Walikota Setempat

Jakarta, Koran Radar
Kasus dugaan Pungutan Liar (Pungli) diruang lingkup pendidikan baik di Sekolah Menegah Pertama (SMP) Negeri maupun di Sekolah Dasar (SD) Negeri khususnya di Kotamadya Jakarta Timur masih saja terjadi walaupun Pendidikan di gratiskan pemerintah. Modus operandi yang dilakukan pihak sekolah pihak sekolah bermacam cara.

Seperti yang tersorot KR beberapa pekan lalu di SD Negeri Pulogebang 11 Pagi dan SDN 21 Pagi, Kecamatan Cakung, selama ini masih numpang di tanah milik H.Ahmad Nasib. Untuk mengantisifasi akan tertutupnya jalan menuju pekarangan sekolah kedua sekolah tersebut mengadakan rapat komite sekolah mengundang orangtua murid, dalam hasil rapat tersebut pihak sekolah membutuhkan dana sebesar Rp 54.000.000,-/per dua sekolah.

Adapun rapat tersebut dilaksanakannya (22/1) dihadiri Kepala Sekolah SDN 11 & 21 Pagi didampingi komite sekolah maupunp perwakilan Kepala Seksi (Kasi)Dikdas Kecamatan Cakung, Drs. Imam Sabil dan Kasi Dungkaplak, Bantu Manik (sebelum direvisi). Hasil rapat tersebut untuk pembebasan lahan sarana jalan dan diserahkan sepenuhnya ke pihak komite.

Tujuan rapat diadakan untuk menanam rasa persatuan dan kesatuan dikalangan masyarakat, orangtua maupun wali murid, pihak sekolah, komite sekolah. Adapun rencanakegiatan dibahas sebagai berikut, untuk biaya pembebasan lahan 54 m2 x Rp 1.000.000,-= Rp 54.000.000,- dan pengurusan surat tanah sebesar Rp 3.000.000,- untuk pemangaran dan pengerasan jalan sebesar Rp 10.000.000,- total keseluruhan mencapai Rp 67.000.000,-.

Dalam kesempatan ini KR dapatkan data dari narasumber yang tidak mau disebutkan namannya, adapun nama-nama yang sudak membayar Yt Rp 200.000, Rt Rp 200.000, Es Rp 400.000, My Rp 100.000, By Rp 50.000, Ag Rp 50.000, Al Rp 100.000, Az Rp 100.000, saat KR mencoba menghubungi Kepala Sekolah SDN Pulogadung 21 Pagi, Dra. Khuriyah anggan dikonfirmasi. Dalam kesempatan ini salah satu pengurus komite sekolah mengatakan “Rapat kami laksanakan untuk merencanakan pembelian lahan yang ada di depan pintu masuk sekolah, kalau memenag lahan itu tidak kita beli. Bagaiamana kita masuk ke lokasi sekolah!!!,” Ujar anggota komite yang tidak mau disebutkan jati dirinya.

Kepala Suku Dinas Pendidikan Dasar Jakarta Timur, Zaenal Abidinmengatakan,”Informasi tentang hal itu suh lama didengar ”Namun menurut Kasudin lama kepada saya, dua tiga tahun lalusudah di usahakan untuk mendanai dari APBD tapi ngga bisa terealisasi,” ujarnya Zaenal Abidin saat di hubungi melalui selulernya.

Zaenal Abidin menambahkan”Timbulnya inisiatif dari orang tua /wali muriduntuk memberikan sumbangan, membuat salut dan mengucapkan terima kasih kepada orang tua murid/ wali murid atau orang tua yang peduli kepada pendidikan yang telah membantu, “Karena pembangunan ini bukan hanya tanggungjawab pemerintah ataupun pemda tapi masyarakat dan guru itu salah satu bukti untuk kepedulian mereka,” tandas Zaenal menambahkan.

Sementara Kepala Dinas Prov DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto saat di hubungi secara terpisah melalui telepon selulernya mengatakan,” Pembelian lahan sarana jalan untuk akses sekolah harus di ketahui Walikota setempat,” ujar Taufik Yudi Mulyanto

Dalam kesempatan ini KR menghubungi Seketaris Jenderal (Sekjen Lembaga Swadaya Masyarakat - Masyarakat Terpadu (LSM-Master), Mangatas Silaban mengatakan,” Diminta Kepala Dinas Pendidikan Pemprov DKI Jakarta turun tangan, dan menindak tegas Kepsek SDN Pulogebang 11 & 21 Pagi, kalau ini dibiarkan terus sekolah ini semakin kotor.” ujar mangatas dengan tegas saat di lingkungan DRPD DKI Jakarta. (Ranto)
- Sumber : www.dicky_manoel@yahoo.com

 
     
 
mark-it indonesia
 
     
 
Anda ingin memasang banner? hubungi kami di : 021 - 6833 5800
 
 
   
BERITA SEBELUMNYA...
 
Menpora & Presiden Digugat Pengacara
Waspadai Makanan Penyebab Jerawat!
Samsat Depok Santuni Puluhan Anak Yatim
Pejabat Depok Tes Urine
LSM LAKI Apresiasi Kapolda Kalbar Berantas Korupsi
 
     
 
Redaksi : Jl Jatinegara Barat No.181A Lt.3, Jakarta Timur 13310 - Phone 021 - 68335800 / Fax : 021-2800366
© 2010 radar.co.id . Gunakan browser dengan dukungan flash & java ketika mengunjungi web ini. Powered by MDevelopment v3.0