situs berita dan informasi online
  Cari Berita :  
 
mobi pascabayar
ARTIKEL DARI PEMBACA
 
Pengaduan :: Sabtu, 04/09/2010 [06:16:19]
pencurian sepatu
RW, RT KEAMANAN MAKAN GAJI BUTA
warga jl mawar 5 perumnas kotamadya depok 1 16432, resah. banyaknya warung-warung, lapak penyerobotan tanah negara, sekitar smpn 2 depok dan sekolah kristen teresia membuat komplek menjadi rawan kejah... oleh ahmad rafi di depok
 
 
News :: Jumat, 03/09/2010 [20:09:11]
DPR-RI
Gedung Baru DPR Tak Akan Batal
News :: Jumat, 03/09/2010 [19:30:03]
DPR-RI
Bubarkan BURT DPR
News :: Jumat, 03/09/2010 [15:42:35]
KADIN BANDA ACEH BUBER WARGA MISKIN KOTA
H.MUNTASIR HAMID SH: "HENTIKAN PERAMPOK PROYEK!"
News :: Jumat, 03/09/2010 [11:57:29]
DPR-RI
Komisi V DPR meminta PT. Kereta Api
News :: Kamis, 02/09/2010 [17:44:24]
DPR-RI
Kronologi Rencana Pembangunan Gedung DPR
Lowongan Perwakilan Biro Radar
  oleh : redaksi radar, Jakarta
  Radar.co.id membuka lowongan untuk perwakilan Biro diseluruh Indonesia, dengan syarat : a. Penga...
   
JUAL RUMAH DILEMBAH APARTEMEN
  oleh : d triarso, JAKARTA PUSAT
  DIJUAL : Bekas Rumah Dinas dilembah / dikelilingi Apartemen Kemayoran. LT/LB 171/110, 2 KT, 1 Gudg,...
   
DELL A840 Vostro
  oleh : win, Jakarta
  Jual males make, DELL VOSTRO A840 dual core 1,86GB, HDD 120GB, RAM 3GB, VGA X3100 350MB, WIFI, Bluet...
   
update smart v2 cuma 165rb
 
 
koran-radar.com HOT berita
 
 
 
     
 
Jumat, 13/02/2009 [14:59:31]
 
  AKI Bukan Yaskum  
  Rolles Herwin S, S.Kom [Jakarta]  
     
  Jakarta, KR Online
"Penyerbuan" yang dilakukan massa Gerakan Reformis Islam (Garis) dan Persis ke markas Amanah Keagungan Ilahi (AKI) pimpinan Kurnia Wahyu di Bandung, 16 Januari lalu, berbuntut. Ini terjadi karena AKI, yang ditengarai menyebarkan aliran sesat kepada anggotanya, menyeret nama Yayasan Kharisma Usada Mustika yang berpusat di Jakarta.

Menurut Ketua PW Garis Jawa Barat, Suryana Nurfatwa, gerakan AKI pimpinan Kurnia Wahyu memiliki hubungan yang sama dengan gerakan AKI di kota-kota lain. Namun identitasnya berbeda-beda. "Di Bekasi, kepanjangannya Alam Kuasa Ilahi. Sedangkan di Bandung dan Tasikmalaya, kami menemukan Amanah Keagungan Ilahi," katanya. Kesamaannya, "AKI ini di bawah yayasan yang sama, yaitu Kharisma Usada Mustika," papar lelaki berusia 51 tahun itu (Gatra Nomor 11 Tahun XV, edisi 22-28 Januari 2009).

Pernyataan Suryana itulah yang membuat gerah para pengurus Yayasan Kharisma Usada Mustika (Yaskum). Sejak berita itu muncul, banyak orang bertanya-tanya tentang kebenaran informasi tersebut. Para pengurus yayasan itu tak kalah sibuk menjelaskan kepada para simpatisan dan masyarakat umum. "Kami hanya ingin menyampaikan hak jawab kami bahwa Yaskum tidak ada hubungannya dengan AKI," tutur Teuku M. Bulganon Hasbullah Amir, 56 tahun, Ketua Dewan Pembina Yaskum.

Kepada Gatra, Abang --begitu Teuku M. Bulganon Hasbullah Amir disapa orang-orang dekatnya-- Kurnia Wahyu dan dirinya pernah berguru kepada M. Syamsoe, seorang spiritualis asal Cianjur, Jawa Barat. Abang bergabung dengan Syamsoe sejak 1975, sedangkan Kurnia Wahyu bergabung pada 1979. Selain Kurnia, AKI juga dikembangkan di Jakarta oleh Andreas. Nama terakhir ini adalah pengikut Syamsoe yang belakangan bergabung, pada 1986.

Adapun ajaran Syamsoe, menurut Abang, adalah belajar mengendalikan diri dan berbagi terhadap sesama. "Aki Syamsoe tidak membolehkan pengikutnya berbuat syirik, seperti mengoleksi ajimat-ajimat," katanya. Aki yang dimaksud adalah dalam bahasa Sunda, yang artinya kakek. Tak ada wirid-wirid khusus. Kalaupun ada, menurut Abang, hanyalah wirid dengan menyebut, "Ya Allah, ya Allah, ya Allah."

Dalam ajaran Syamsoe, masih kata Abang, orang Islam wajib melaksanakan salat, puasa, zakat, haji, dan seterusnya. "Meskipun dalam beberapa hal saya berbeda pendapat dengan Aki Syamsoe, saya melihat ajaran beliau tidak ada unsur syiriknya," tutur Abang.

Setelah Syamsoe meninggal di Jakarta pada 7 Juni 1995, Abang mendirikan Yaskum yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan, hukum, pendidikan formal dan informal, kesehatan/pengobatan, dan pembinaan mental. Semua jasa itu diberikan secara gratis. "Kini cabangnya ada di 27 provinsi," kata Abang, yang juga seorang pengusaha.

Sedangkan Kurnia Wahyu dan Andreas mendirikan AKI. "Masing-masing bergerak sendiri-sendiri. Ujung-ujungnya, ya, cari duit dengan memanfaatkan nama besar Aki Syamsoe," ujar Abang, tegas. "Mereka itu dalam prakteknya, ya, perdukunan, sesuatu yang ditentang oleh Aki Syamsoe," katanya.

Itulah sebabnya, Abang mengundang Suryana Nurfatwa bertandang ke kantornya. Pada 28 Januari lalu, pihak Garis berkunjung ke kantor Yaskum di Jalan Kembangan Baru, Jakarta Barat. "Setelah melakukan dialog dan investigasi, kami berkesimpulan bahwa Yaskum benar-benar tidak ada kaitan dengan AKI," kata Suryatna Nurfatwa kepada Gatra. Ucapan ini otomatis mencabut pernyataan Suryana pada Gatra Nomor 11 itu.

Tentang AKI sendiri, masih belum ada putusan final. Sejauh ini, pihak Badan Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (Bakor Pakem) Kabupaten Bandung belum memutuskan apakah AKI termasuk aliran sesat atau hanya penipuan dan pembodohan kepada anggotanya. "Kami masih ingin mengetahui lebih lengkap soal aliran ini," ujar D.B. Susanto, Wakil Ketua Bakor Pakem Kabupaten Bandung, kepada Wisnu Wage Pamungkas dari Gatra. Jika AKI menyebarkan aliran sesat, menurut Susanto, pihaknya akan meneruskan persoalan ini ke Kejaksaan Agung.

Sebelum ada keputusan dari Bakor Pakem, sejak 16 Januari lalu semua aktivitas AKI dibekukan. (Tmn/Gatra)
 
     
 
mark-it indonesia
 
     
 
Anda ingin memasang banner? hubungi kami di : 021 - 6833 5800
 
 
   
BERITA SEBELUMNYA...
 
Toilet St Senen Lebih Bersih Dari Bandara Soeta
APBD P Rohil Disahkan
Dinilai Hanya Memindahkan Kemacetan
Kasus Buol Pelanggaran HAM Serius
Penduduk Miskin Kalbar Turun
 
     
 
Redaksi : Jl Jatinegara Barat No.181A Lt.3, Jakarta Timur 13310 - Phone 021 - 68335800 / Fax : 021-2800366
© 2010 radar.co.id . Gunakan browser dengan dukungan flash & java ketika mengunjungi web ini. Powered by MDevelopment v3.0