|
|
 |
|
 |
|
|
Lowongan Perwakilan Biro Radar |
| |
oleh : redaksi radar, Jakarta |
| |
Radar.co.id membuka lowongan untuk perwakilan Biro diseluruh Indonesia, dengan syarat :
a. Penga... |
| |
|
|
JUAL RUMAH DILEMBAH APARTEMEN |
| |
oleh : d triarso, JAKARTA PUSAT |
| |
DIJUAL :
Bekas Rumah Dinas dilembah / dikelilingi Apartemen Kemayoran. LT/LB 171/110, 2 KT, 1 Gudg,... |
| |
|
|
DELL A840 Vostro |
| |
oleh : win, Jakarta |
| |
Jual males make, DELL VOSTRO A840 dual core 1,86GB, HDD 120GB, RAM 3GB, VGA X3100 350MB, WIFI, Bluet... |
| |
|
|
|
 |
|
 |
|
|
 |
 |
 |
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
|
|
| |
|
|
| |
Sabtu, 14/02/2009 [14:33:15] |
|
| |
Dalam Kasus Perkara Perampasan Kamera Wartawan KR |
|
| |
Kepala Cabang PT. SAF Diperiksa Sebaga Saksi |
|
| |
rolles [Surabaya] |
|
| |
|
|
| |
KR, Online, Surabaya
Majelis Hakim yang diketua oleh Berlin Damanik.SH, M.Hum dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Soelastri.SH dari Kejaksaan Tinggi Jawa-Timur (Kejati Jatim) meminta keterangan dari Kepala Cabang PT.SAF (Sasana Artha Finance) Surabaya Endra Lisa Agun sebagai saksi dalam perakara perampasan kamera Wartawan KR (Koran Radar) yang dilakukan oleh anak buahnya pada Maret 2008 yang lalu pada sidang lanjutan Kamis (05/02 2009) lalu.
Ketua Majelis Hakim yang sekaligus HUMAS Pengadilan Negeri (PN) Surabaya Berlin Damanik.SH, M.Hum memberikan pertanyaan seputar wewenangnya selaku Kepala Cabang PT.SAF Surabaya kepada Endra Lisa Agun. ?Saya bekerja di PT.SAF sejak tahun 2006 hingga sekarang. Dan saya tidak pernah memberikan perintah kepada karyawan untuk melarang wartwan mengambil gambar. Saya tau kejadian ini dari karyawan saya karena saya pada saat kejadian ada di luar kota. Memang ada banyak Sepeda Motor yang ditarik,? kata Endra Lisa Agun, menjawab beberapa pertanyaan Ketua Majelis.
Sementara saksi lain yang juga Satpam PT.SAF menjelaskan kepada Ketua Majelis Hakim Berlin Damanik dan JPU Sulastri.SH mengatakan, ?Saya tidak tau. Setau saya, Mifta (Terdakwa) keluar dari dalam kantor dan sudah membawa kamera kembali kedalam. Sewaktu pemeriksaan di POLDA Jatim saya bingung waktu itu. Kamera sempat berada beberapa hari di Pos Satpam sebelum diserahkan ke POLSEK Wonocolo,? katanya menjawab pertanyaan Majelis Hakim dan JPU.
Sementara saksi Parlin yang pada saat kejadian itu bersama-sama dengan Wartawan KR menjelaskan kepada Majelis Hakim dan JPU mengatakan, ?Saat itu saya bersama-sama dengan korban (Wartawan Koran Radar) untuk mengkonfirmasi kepihak PT.SAF atas penarikan satu unit Sepeda Motor Honda dari konsumen.
Pada saat kejadian, saya berada tidak jauh dari korban. Dan yang melakukan perampasan kamera dan sempat mendorong Wartawan Koran Radar umtuk masuk kedalam kantor PT.SAF adalah terdakawa yang berbadan besar (sambil menunjuk ke arah terdakwa Mifta) karena saya sudah lupa namanya kejadian ini sudah hampir satu tahun pak hakim. Untungnya bukan saya yang didorong. Setelah kejadian itu, saya mengajak korban untuk melapor ke Polisi,? kata Parlin dengan tegas.
Dalam kasus perkara tersebut di atas, yang perlu dipertanyakan adalah keterangan saksi dari Kepala Cabang PT. Sasana Artha Fianace (SAF) Surabaya yang seakan-akan melepaskan tanggungjawabnya selaku pimpinan. Hal itu terbukti tidak adanya etikad baik selaku pimpinan untuk menyelesaikan kejadian ini begitu mengetahuinya.
Melainkan hanya mengirm surat ter-tgl.(10/03/2008) kepada korban (Wartawan Koran Rada) yang isinya, ?Supaya segera mengambil kamera yang tertinggal di kantor PT.SAF Jalan Jemur Sari No 11 Surabaya? Pada hal, korban tidak peranah merasa kalau kameranya tertinggal atau meninggalkan di kantor PT.SAF. (Tim KR)
|
|
| |
|
|
| |
|
|
| |
|
|
| |
Anda ingin memasang banner? hubungi kami di : 021 - 6833 5800 |
|
 |
 |
 |
| |
|
|
| |
|
|
|