situs berita dan informasi online
  Cari Berita :  
 
mobi pascabayar
ARTIKEL DARI PEMBACA
 
Opini :: Rabu, 01/02/2012 [13:49:26]
Sekedar
Cerita dari Cerita
catatan ini di amil dari fb milik temanku yang sangat baik, bahkan saya menganggap dia bagian dari keluarga saya. mari kita simak ‎"awas...!!" kata spontan yang terlontar kencang dari mulut... oleh imam elhazmi di Pandeglang
 
 
News :: Rabu, 01/02/2012 [11:36:02]
LIBURAN
Pandeeglang Berkah, Unsera Cerdas
News :: Senin, 30/01/2012 [03:29:33]
Peduli Bencana
Mahasiswa Komunikasi Unsera Peduli
Pengaduan :: Senin, 30/01/2012 [03:09:10]
Surat terbuka
Untukmu Siska Selvia
Opini :: Sabtu, 28/01/2012 [06:24:12]
Pencabutan Perda Anti-Miras Perlu Ditinjau
News :: Senin, 23/01/2012 [18:21:20]
Rekonsiliasi IPMADO Untuk Perubahan
Generasi Muda Harus Mampu Membawa Perubahan
Lowongan Perwakilan Biro Radar
  oleh : redaksi radar, Jakarta
  Radar.co.id membuka lowongan untuk perwakilan Biro diseluruh Indonesia, dengan syarat : a. Penga...
   
JUAL RUMAH DILEMBAH APARTEMEN
  oleh : d triarso, JAKARTA PUSAT
  DIJUAL : Bekas Rumah Dinas dilembah / dikelilingi Apartemen Kemayoran. LT/LB 171/110, 2 KT, 1 Gudg,...
   
DELL A840 Vostro
  oleh : win, Jakarta
  Jual males make, DELL VOSTRO A840 dual core 1,86GB, HDD 120GB, RAM 3GB, VGA X3100 350MB, WIFI, Bluet...
   
update smart v2 cuma 165rb
 
 
koran-radar.com Lifestyle berita
 
 
 
     
 
Jumat, 08/05/2009 [09:52:15]
 
  Insiden Salah Ucap  
  Jangan Tiru Presenter "Dahsyat"  
  rolles [Jakarta]  
     
  Jakarta, KR Online
Luna Maya, satu dari tiga presenter tayangan "Dahsyat" di RCTI, mengimbau agar para pemirsa jangan meniru tingkah laku dua koleganya, Olga Syahputra dan Raffi Ahmad.

"Jangan ditiru ya!" tanggap Luna, usai peluncuran salah satu film terbarunya di Planet Hollywood, Jakarta, Rabu (6/5) malam.

Hal tersebut dilontarkan Luna, terkait teguran Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) terhadap Olga, yang pernah mengucap kata "K" alias alat kelamin laki-laki di tayangan "Dahsyat" pada awal Mei 2009.

Sebelumnya, atas pengaduan masyarakat, KPI memberikan teguran pada program tayangan musik tersebut lantaran Olga mengucapkan kata-kata vulgar yang tidak pantas disiarkan di televisi.

Menurut Yazirwan, ucapan Olga tersebut menjadi satu-satunya laporan masyarakat yang diangkat KPI menjadi satu dari tujuh program yang dipermasalahkan. Menanggapi ucapan latah yang terlontar dari mulut Olga tersebut, Yazirwan berpendapat, "si pembawa acara menyebut alat kelamin laki-laki selama tayang di televisi. Di negara mana pun di dunia ini, baik dalam bahasa Inggris maupun bahasa apapun, ini tidak diperbolehkan."

Luna juga mengakui jika penggunaan kata-kata kasar seperti bego, goblok, atau tolol, yang kerap saling dilontarkan antara Olga dan Raffi, merupakan hal yang tak layak untuk ditiru para pemirsa tayangan yang disiarkan pada pagi hari tersebut. "Aku pikir sih jangan ditiru," tanggap perempuan kelahiran Denpasar, Bali, tersebut.

"Tapi aku nggak mau komentar gimana-gimana. Aku bukan Olga dan aku bukan Raffi. Aku juga pernah kok terselip misalnya, `bego lo!`. Tapi kalau bisa, jangan dibiasakan lah," tambahnya.

Meski demikian, Luna berujar, saban tayangan ini rampung, ketiganya beserta para kru "Dahsyat" kerap mengingatkan satu sama lain akan hal-hal yang perlu diperbaiki untuk kelanjutan acara. "Dia (Olga) juga suka negur kesalahan gua," tuturnya.

"Seharusnya, masyarakat tahu, ini hanya acara menghibur, becandaan, dan jangan terlalu dianggap serius," pungkasnya. (Tmn/Gtr)
 
     
 
mark-it indonesia
 
     
 
Anda ingin memasang banner? hubungi kami di : 021 - 6833 5800
 
 
   
BERITA SEBELUMNYA...
 
Menpora & Presiden Digugat Pengacara
Waspadai Makanan Penyebab Jerawat!
Samsat Depok Santuni Puluhan Anak Yatim
Pejabat Depok Tes Urine
LSM LAKI Apresiasi Kapolda Kalbar Berantas Korupsi
 
     
 
Redaksi : Jl Jatinegara Barat No.181A Lt.3, Jakarta Timur 13310 - Phone 021 - 68335800 / Fax : 021-2800366
© 2010 radar.co.id . Gunakan browser dengan dukungan flash & java ketika mengunjungi web ini. Powered by MDevelopment v3.0