|
|
 |
|
 |
|
|
Lowongan Perwakilan Biro Radar |
| |
oleh : redaksi radar, Jakarta |
| |
Radar.co.id membuka lowongan untuk perwakilan Biro diseluruh Indonesia, dengan syarat :
a. Penga... |
| |
|
|
JUAL RUMAH DILEMBAH APARTEMEN |
| |
oleh : d triarso, JAKARTA PUSAT |
| |
DIJUAL :
Bekas Rumah Dinas dilembah / dikelilingi Apartemen Kemayoran. LT/LB 171/110, 2 KT, 1 Gudg,... |
| |
|
|
DELL A840 Vostro |
| |
oleh : win, Jakarta |
| |
Jual males make, DELL VOSTRO A840 dual core 1,86GB, HDD 120GB, RAM 3GB, VGA X3100 350MB, WIFI, Bluet... |
| |
|
|
|
 |
|
 |
|
|
 |
 |
 |
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
|
|
| |
|
|
| |
Jumat, 12/06/2009 [12:56:38] |
|
| |
Penilaian KPI : |
|
| |
"Termehek-mehek" Bohongi Penonton |
|
| |
rolles [Kepulauan Riau] |
|
| |
|
|
| |
Batam, KR Online
Wakil Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat Fetty Fajriati Misbach menyatakan, tayangan televisi "Termehek-mehek" telah membohongi penonton, karena tidak seluruh tayangan berdasarkan realitas."Mereka bilang itu reality show, padahal bukan. Itu membohongi masyarakat," kata Fetty, usai sosialisasi hasil pemantauan KPI di Batam, Kamis (11/6).
Menurutnya, tayangan "Termehek-mehek" tidak sepenuhnya kisah nyata, karena telah dibumbui.
Fetty mengatakan, seharusnya, tim program tayangan ini jujur dengan menyebut "Termehek-mehek" sebagai drama reality, bukan reality show. Selain itu, pemberitahuan di akhir acara yang kira-kira berbunyi, "tayangan ini telah mendapatkan persetujuan semua pihak yang terlibat," menurut Fetty, juga bukti pembohongan.
"Dengan tulisan itu, seolah-olah ini tayangan nyata," ujarnya.
Di tempat yang sama, perwakilan Trans Coorporation, Panca, mengakui jika "Termehek-mehek" tidak murni kisah nyata, melainkan drama reality. "Dari awal, kita maunya drama reality, tapi AC Nielsen tidak memiliki genre itu," tuturnya.
Panca menduga, pengkotakkan reality show untuk "Termehek-mehek" bakal menjadi masalah.
Sementara, Wakil Ketua KPI Daerah Kepulauan Riau, Aulia Indriaty, mengatakan bahwa perbedaan antara reality show dengan drama reality pada fakta. "Reality show masuk dalam tayangan non-fiksi. Sedangkan drama reality masuk pada fiksi," jelasnya.
Pada drama reality, lanjut Aulia, sebuah kenyataan bisa didramatisir sehingga menghibur. Sedangkan tayangan non-fiksi harus murni kenyataan, tanpa rekayasa. "Reality show tanpa skenario, drama reality dijalankan sesuai naskah," ujarnya. (Tmn/Gtr)
|
|
| |
|
|
| |
|
|
| |
|
|
| |
Anda ingin memasang banner? hubungi kami di : 021 - 6833 5800 |
|
 |
 |
 |
| |
|
|
| |
|
|
|