situs berita dan informasi online
  Cari Berita :  
 
mobi pascabayar
ARTIKEL DARI PEMBACA
 
Opini :: Rabu, 01/02/2012 [13:49:26]
Sekedar
Cerita dari Cerita
catatan ini di amil dari fb milik temanku yang sangat baik, bahkan saya menganggap dia bagian dari keluarga saya. mari kita simak ‎"awas...!!" kata spontan yang terlontar kencang dari mulut... oleh imam elhazmi di Pandeglang
 
 
News :: Rabu, 01/02/2012 [11:36:02]
LIBURAN
Pandeeglang Berkah, Unsera Cerdas
News :: Senin, 30/01/2012 [03:29:33]
Peduli Bencana
Mahasiswa Komunikasi Unsera Peduli
Pengaduan :: Senin, 30/01/2012 [03:09:10]
Surat terbuka
Untukmu Siska Selvia
Opini :: Sabtu, 28/01/2012 [06:24:12]
Pencabutan Perda Anti-Miras Perlu Ditinjau
News :: Senin, 23/01/2012 [18:21:20]
Rekonsiliasi IPMADO Untuk Perubahan
Generasi Muda Harus Mampu Membawa Perubahan
Lowongan Perwakilan Biro Radar
  oleh : redaksi radar, Jakarta
  Radar.co.id membuka lowongan untuk perwakilan Biro diseluruh Indonesia, dengan syarat : a. Penga...
   
JUAL RUMAH DILEMBAH APARTEMEN
  oleh : d triarso, JAKARTA PUSAT
  DIJUAL : Bekas Rumah Dinas dilembah / dikelilingi Apartemen Kemayoran. LT/LB 171/110, 2 KT, 1 Gudg,...
   
DELL A840 Vostro
  oleh : win, Jakarta
  Jual males make, DELL VOSTRO A840 dual core 1,86GB, HDD 120GB, RAM 3GB, VGA X3100 350MB, WIFI, Bluet...
   
update smart v2 cuma 165rb
 
 
koran-radar.com Opini berita
 
 
 
     
 
Rabu, 24/06/2009 [17:23:17]
 
  Capres Pengusaha, Berbahayakah?  
  [Jakarta]  
     
  Jakarta, Radar Online
Adalah hak setiap orang berada di kalangan mana pun. Pengusaha juga memiliki hak yang sama dengan warga negara lainnya untuk menjabat sebagai presiden atau wakil presiden.

Demikian yang dikatakan Faisal Basri dalam diskusi yang bertajuk "Capres dan Cawapres Pengusaha, Berbahayakah?" di Cafe Hongkong, Jakarta, Rabu (24/6).

Menurutnya, latar belakang dan rekam jejak capres-cawapres lebih penting. "Pengusaha punya rekam jejak yang bagus, maka sewaktu jadi penguasa juga akan bagus. Begitu juga dengan tentara, kalau rekam jejaknya bagus, ia akan jadi penguasa yang baik pula," ujar dia.

Yang menjadi perhatian, lanjut dia, adalah bagaimana cara membentuk good governance. Pasalnya, good governance diperlukan untuk menciptakan fondasi bagi terbentuknya pemerintahan yang demokratis sehingga terwujudnya menghasilkan pemerintahan yang efektif.

Danang Widoyoko, Koordinator Indonesia Coruption Watch, berpendapat lain. Jika seorang pengusaha menjadi penguasa, sedikit banyak akan terjadi konflik kepentingan. Ia menerangkan, ada penelitian, kecenderungan pola bisnis di Asia, selalu dekat dengan kekuasaan. "Hal itulah yang menimbulkan disktriminatif. Jika pengusaha jadi pengusa, kebijkan publik diarahkan untuk kepentingan perusahaan," tuturnya.

Selain itu, jika pengusaha jadi penguasa, peluang terjadinya korupsi akan semakin besar dan besar kepentingan rakyat akan semakin diabaikan. "Oleh karena itu, ke depan harus ada peraturan mengenai hal ini, diperlukan undang-undang yang mengikat," kata dia. (Kps/Richard)
 
     
 
mark-it indonesia
 
     
 
Anda ingin memasang banner? hubungi kami di : 021 - 6833 5800
 
 
   
BERITA SEBELUMNYA...
 
Menpora & Presiden Digugat Pengacara
Waspadai Makanan Penyebab Jerawat!
Samsat Depok Santuni Puluhan Anak Yatim
Pejabat Depok Tes Urine
LSM LAKI Apresiasi Kapolda Kalbar Berantas Korupsi
 
     
 
Redaksi : Jl Jatinegara Barat No.181A Lt.3, Jakarta Timur 13310 - Phone 021 - 68335800 / Fax : 021-2800366
© 2010 radar.co.id . Gunakan browser dengan dukungan flash & java ketika mengunjungi web ini. Powered by MDevelopment v3.0