|
|
 |
|
 |
|
|
Lowongan Perwakilan Biro Radar |
| |
oleh : redaksi radar, Jakarta |
| |
Radar.co.id membuka lowongan untuk perwakilan Biro diseluruh Indonesia, dengan syarat :
a. Penga... |
| |
|
|
JUAL RUMAH DILEMBAH APARTEMEN |
| |
oleh : d triarso, JAKARTA PUSAT |
| |
DIJUAL :
Bekas Rumah Dinas dilembah / dikelilingi Apartemen Kemayoran. LT/LB 171/110, 2 KT, 1 Gudg,... |
| |
|
|
DELL A840 Vostro |
| |
oleh : win, Jakarta |
| |
Jual males make, DELL VOSTRO A840 dual core 1,86GB, HDD 120GB, RAM 3GB, VGA X3100 350MB, WIFI, Bluet... |
| |
|
|
|
 |
|
 |
|
|
 |
 |
 |
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
|
|
| |
|
|
| |
Kamis, 10/09/2009 [09:49:40] |
|
| |
Kota Tua di Pantura Jawa |
|
| |
[Jakarta] |
|
| |
|
|
| |
Radar Online
Sejarah perencanaan kota di Indonesia sudah dimulai sejak beberapa abad yang lalu dari perencanaanIbu Kota Kerajaan Hindu Majapahit hingga Kesultanan Yogyakarta.
Diluar perencanaan kota secara tradisional. Belanda juga merencanakan kota-kota Pantai Utara (Pantura) Jawa sebagai kota pertahanan dari serangan bangsa Eropa lain.
Daendels merencanakan pertahanan seluruh Jawa dengan menghubungkan kota-kota penting melalui jalur utama. Tetapi, perencanaan kota secara modern baru dimulai awal abad ke-20 mengikuti pola perencanaan kota-kota di Eropa. Salah satu kota yang menjadi eksperimen adalah Semarang.
Sejarah perencanaan kota Semarang kurun waktu 1900-1970 merupakan bagian penting perencanaan kota Indonesia. Kurun waktu 70 tahun, yakni periode awal dari tahun 1900-1942, kemudian tahun 1942-1945, 1945-1965 dan diakhiri pada periode 1965-1970__awal Orde Baru berkuasa.
Kota Modern diawali dengan proses desentralisasi tahun 1906, dimana Kota Semarang bebas menyusun anggaran belanjanya serta mencari dana bagi pengembangan kota tanpa persetujuan pemerintah pusat. Periode awal perencanaan modern kota Semarang, pengembangannya ke arah Selatan dengan menggelar pameran pembangunan yang sangat terkenal, Koloniale Tentoonsteling.
Pengembangan kota Semarang ke arah selatan, baru terealisasi setelah datangnya Thomas Kartsten (1916) yang meninggalkan pola pembagian masyarakat menurut etnis menjadi kelas ekonomi.
Pada periode 1945-1965, proses urbanisasi terjadi dengan berkembangnya perkampungan dan masuknya masyarakat pedesaan ke Semarang. Pada era Bung Karno pengembangan kota Semarang di tandai dengan pembangunan Simpang Lima. Pada periode 1965-1970 Bung Karno jatuh dan Soeharto berkuasa sera sosialisme pudar. Perencanaan kota akhirnya dikendalikan pemilik modal. (wk)
|
|
| |
|
|
| |
|
|
| |
|
|
| |
Anda ingin memasang banner? hubungi kami di : 021 - 6833 5800 |
|
 |
 |
 |
| |
|
|
| |
|
|
|