|
|
 |
|
 |
|
|
Lowongan Perwakilan Biro Radar |
| |
oleh : redaksi radar, Jakarta |
| |
Radar.co.id membuka lowongan untuk perwakilan Biro diseluruh Indonesia, dengan syarat :
a. Penga... |
| |
|
|
JUAL RUMAH DILEMBAH APARTEMEN |
| |
oleh : d triarso, JAKARTA PUSAT |
| |
DIJUAL :
Bekas Rumah Dinas dilembah / dikelilingi Apartemen Kemayoran. LT/LB 171/110, 2 KT, 1 Gudg,... |
| |
|
|
DELL A840 Vostro |
| |
oleh : win, Jakarta |
| |
Jual males make, DELL VOSTRO A840 dual core 1,86GB, HDD 120GB, RAM 3GB, VGA X3100 350MB, WIFI, Bluet... |
| |
|
|
|
 |
|
 |
|
|
 |
 |
 |
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
|
|
| |
|
|
| |
Kamis, 08/10/2009 [10:51:11] |
|
| |
Ketua Umum Lempahi Jhoni Krisno |
|
| |
Membangun Depok Harus Berawal dari Moral |
|
| |
[Depok] |
|
| |
|
|
| |
Depok, Radar, Online
Tokoh masyarakat Depok, yang juga selaku ketua Umum Lempalhi Jhoni Krisno, mengatakan, kota Depok selama 4 tahun tidak ada kemajuan yang berarti sepanjang pemerintahan Nurmahmudi Ismail. Oleh karena itu, Depok maju jika melibatkan semua lapisan masyarakat tidak bisa dibangun oleh sekelompok mayoritas seperti sekarang ini, kata Jhoni Krisno, di sela-sela halal-bihalal bersama warga kampung Parung Serab Sukamajaya Depok, Rabu kemarin.
Jhoni Krisno, mengatakan kekuatan ada di masyarakat Depok, maka untuk membangun kota Depok, harus diawali pembangun moral dan kebersamaan melalui silaturahmi memperbaiki moralitas yang sudah rusak.
Ini dampak dari pimpinan sorang berasal dari politikus yang hanya mengutamakan kelompoknya saja. Seharusanya kan melibatkan semua pihak, kata Jhoni Krisno.
Joni Krisno, juga mengatakan bahwa membangun Depok sesuai dengan moral bukan politik, atau mayoritas yang haus dengan kekuasaan, apalagi tidak bertanggung jawab atas penderitaan yang dialami oleh warga Depok, tegasnya lagi
Ditempat yang sama, Walikota Depok Nurmamudi Ismail, yang diwakilih oleh Dadang Wahana, mengatakan pemerintah daerah hingga pusat seharusnya intropeksi diri dalam berbagai musibah yang terjadi di Indonesia. Pasalnya pada tanggal (30/9), bangsa kita seharusnya menaikan bendera merah putih setengah tiang, dengan tujuan untuk mengingat kembali para jasa pahlawan kita yang gugur dalam pristiwa G.30-S PKI.
Sejarah itu, telah terlupakan oleh pemerintah, sehingga banyak musibah yang terjadi di Indonesia, mulai dari Gempa Tasikmalaya Jawa Barat, Hingga ke Padang Pariaman Sumatra Utara, mengorbankan ribuan jiwa.
"Oleh karena itu, kedepan harus betul-betul mengingatkan kembali jasa para pahlawan Indoinesia, gempa dimana-mana bisa saja merupakan kutukan bagi kita karena melupakan sejarah itu," ujar Dadang
Sementara itu, Kamis (8/10) pemerintah Kota Depok, mengelar acara halal-bihalal di halaman Masjid Baitul Kamal, balai kota Depok. Acara dihadiri oleh seluruh unsure pejabat dari tingkatan lurah hingga pejabat teras. (A. Azis/ Asp )
|
|
| |
|
|
| |
|
|
| |
|
|
| |
Anda ingin memasang banner? hubungi kami di : 021 - 6833 5800 |
|
 |
 |
 |
| |
|
|
| |
|
|
|