|
|
 |
|
 |
|
|
Lowongan Perwakilan Biro Radar |
| |
oleh : redaksi radar, Jakarta |
| |
Radar.co.id membuka lowongan untuk perwakilan Biro diseluruh Indonesia, dengan syarat :
a. Penga... |
| |
|
|
JUAL RUMAH DILEMBAH APARTEMEN |
| |
oleh : d triarso, JAKARTA PUSAT |
| |
DIJUAL :
Bekas Rumah Dinas dilembah / dikelilingi Apartemen Kemayoran. LT/LB 171/110, 2 KT, 1 Gudg,... |
| |
|
|
DELL A840 Vostro |
| |
oleh : win, Jakarta |
| |
Jual males make, DELL VOSTRO A840 dual core 1,86GB, HDD 120GB, RAM 3GB, VGA X3100 350MB, WIFI, Bluet... |
| |
|
|
|
 |
|
 |
|
|
 |
 |
 |
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
|
|
| |
|
|
| |
Jumat, 16/10/2009 [21:10:00] |
|
| |
Kabinet Pancasila |
|
| |
[Jakarta] |
|
| |
|
|
| |
Demikianlah tersurat rekomendasi Daoed Joesoef Pancasila Untuk Apa Lagi, (Suara Pembaruan, 16 Oktober 2009) yang patut dijadikan landasan pola pikir eksekutif bagi terbentuknya kinerja penyelengaraan Negara saat ini ketika menghadapi ancaman situasi global seperti krisis energi dan pangan dunia yang berangsur mengarusutama.Sejalan dengan termaksud diatas, maka sebenarnya pada 14 Oktober 2009 saat temu silahturahim kebangsaan bersama Laboratorium Pancasila Universitas Negeri Malang dengan berbagai pemuka masyarakat ibukota seperti bapak Tri Sutrisno, bapak Amin Aryoso, bapak Sulastomo, dlsb, bertempat di resto Pulau Dua, Senayan, telah pula disampaikan perihal 5 (lima) usulan rancangan pokok-pokok addendum UUD45 bagi penyelenggara legislatif, yang bersemangatkan mengutamakan Pancasila yaitu agar supaya Butir-butir Pancasila.
Nilai dan Norma yang terkandung dalam Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (Eka Prasetya Pancakarsa) sesuai dengan Ketetapan No. II/MPR/1978 tanggal 22 Maret 1978, dimasukkan kedalam Batang Tubuh.
Seiring dengan hal ini, juga diusulkan agar supaya kriteria “Kegentingan Luar Biasa” berkaitan dengan diskresi Presiden dalam penerbitan PerPPU dapat diatur di tingkat Konstitusi Tertulis dengan maksud agar Presidential Heavy dapat diseimbangkan, tidak mengulang kontroversi sebagaimana pasca penerbitan PerPPU Pimpinan Plt KPK yang sampai saat ini masih mengidap perbedaan pendapat yang cukup menajam diantara para pakar politik dan hukum, sehingga cepat atau lambat berkemampuan menggoyahkan upaya2 penguatan Indeks Persepsi Korupsi Indonesia (IPKI) skala dunia, yang pada gilirannya dapat pula menggoyang baik sila ke-3 maupun sila ke-5 Pancasila.
Demikian pula, pokok politik hukum tentang Perlindungan Hukum bagi penggiat Anti Korupsi termasuk Peniup Suling, dan penggiat HAM, diusulkan dapat segera diatur di tingkat Konstitusi Tertulis guna menghindari munculnya fenomena dugaan Pencemaran Nama Baik sebagaimana kini marak terjadi.
Selanjutnya adalah tentang keberadaan Otoritas Perbatasan dan Pengawal Pantai (Coast Guard) guna menangkal berlanjutnya masalah pergeseran tapal batas Negara, illegal lodging, illegal trading, illegal fishing, kehadiran infiltrasi fisik kekuatan asing yang secara strategis taktis dianggap dapat potensial membahayakan Persatuan Indonesia (Sila ke-3 Pancasila).
Last but not least, ikhwal peranan Moral Review oleh Masyarakat Madani patut pula diatur di tingkat Konstitusi Tertulis, disamping Judicial Review oleh Mahkamah Konstitusi dan Political Review oleh Dewan Perwakilan Rakyat, terutama ketika berkaitan dengan dugaan Tindak Pidana Ideologi & Politik Kebangsaan Kenegaraan, guna perkuatan sila ke-3 Pancasila.
Jakarta, 16 Oktober 2009
Komite, Politik Pelurusan Konstitusi Republik Indonesia (PPKRI)
Pandji R Hadinoto / HP : 0817 983 4545 / indocounsellor@yahoo.com
|
|
| |
|
|
| |
|
|
| |
|
|
| |
Anda ingin memasang banner? hubungi kami di : 021 - 6833 5800 |
|
 |
 |
 |
| |
|
|
| |
|
|
|