situs berita dan informasi online
  Cari Berita :  
 
mobi pascabayar
ARTIKEL DARI PEMBACA
 
Opini :: Rabu, 01/02/2012 [13:49:26]
Sekedar
Cerita dari Cerita
catatan ini di amil dari fb milik temanku yang sangat baik, bahkan saya menganggap dia bagian dari keluarga saya. mari kita simak ‎"awas...!!" kata spontan yang terlontar kencang dari mulut... oleh imam elhazmi di Pandeglang
 
 
News :: Rabu, 01/02/2012 [11:36:02]
LIBURAN
Pandeeglang Berkah, Unsera Cerdas
News :: Senin, 30/01/2012 [03:29:33]
Peduli Bencana
Mahasiswa Komunikasi Unsera Peduli
Pengaduan :: Senin, 30/01/2012 [03:09:10]
Surat terbuka
Untukmu Siska Selvia
Opini :: Sabtu, 28/01/2012 [06:24:12]
Pencabutan Perda Anti-Miras Perlu Ditinjau
News :: Senin, 23/01/2012 [18:21:20]
Rekonsiliasi IPMADO Untuk Perubahan
Generasi Muda Harus Mampu Membawa Perubahan
Lowongan Perwakilan Biro Radar
  oleh : redaksi radar, Jakarta
  Radar.co.id membuka lowongan untuk perwakilan Biro diseluruh Indonesia, dengan syarat : a. Penga...
   
JUAL RUMAH DILEMBAH APARTEMEN
  oleh : d triarso, JAKARTA PUSAT
  DIJUAL : Bekas Rumah Dinas dilembah / dikelilingi Apartemen Kemayoran. LT/LB 171/110, 2 KT, 1 Gudg,...
   
DELL A840 Vostro
  oleh : win, Jakarta
  Jual males make, DELL VOSTRO A840 dual core 1,86GB, HDD 120GB, RAM 3GB, VGA X3100 350MB, WIFI, Bluet...
   
update smart v2 cuma 165rb
 
 
koran-radar.com Humaniora berita
 
 
 
     
 
Sabtu, 24/10/2009 [11:24:21]
 
  Kereta Api Kedinasan Presiden Selesai Akhir 2009  
  [Surabaya]  
     
  MADIUN, Radar Online
PT Industri Kereta Api (INKA) di Madiun, Jawa Timur, tengah mengebut pengerjaan dua gerbong kereta api bagi kedinasan Presiden Republik Indonesia dan pejabat negara yang merupakan pesanan dari Departemen Perhubungan. Dan hingga kini, proses pengerjaannya sudah mencapai 70 persen dan diperkirakan selesai pada akhir tahun 2009 mendatang.


Humas PT INKA Madiun, Fathor Ryasid mengatakan, pengerjaan kereta api kedinasan untuk presiden tersebut saat ini tinggal pengecatan dan pembuatan interior. Pengerjaannya sendiri dimulai pada awal tahun 2009 dan saat ini telah mencapai 70 persen. Diperkirakan, pada 100 hari pemerintahan presiden baru yang terpilih ke depan, kereta sudah dapat dioperasikan untuk urusan tugas presiden. "Target kami, akhir tahun ini, kereta akan selesai dikerjakan," ujar Ryasid kepada wartawan, Jumat (23/10).

Menurutnya, untuk angkutan presiden dan pejabat negara, desain kereta berbeda dengan kereta angkutan pada umumnya. Meski demikian, demikian kereta ini tetap menggunakan kereta pembangkit seperti kereta angkutan pada umumnya.

Spesifikasi interior yang digunakan merupakan tipe etnik Andalas Borneo, dimana semua bahan yang dipakai merupakan bahan kelas satu. Seperti lantai akan dibuat dari "vinyl heavy duty", dinding akan dibuat dari kombinasi kayu jati dan polymer dengan aksen "stainless frame, dan plafon terbuat dari kombinasi polymer dan lembaran kayu jati kelas satu.

"Secara umum hampir sama. Kereta dinas nantinya juga akan ditarik oleh kereta pembangkit seperti kereta angkutan pada umunya. Hal yang membedakan adalah desain interior dan tingkat keamanannya. Kereta dinas kepresidenan ini akan dilengkapi dengan kaca anti peluru," katanya.

Rasyid menambahkan, di dalam kereta juga disediakan, ruang pertemuan, ruang inspeksi, ruang makan, ruang istirahat, dan fasilitas lainnya untuk menunjang tugas-tugas kepresidenan. Kereta dinas presiden ini baru pertama kalinya dibuat oleh PT INKA. (nar)

Sunarsa, Desa Sukolilo RT 33/10, Kecamatan Jiwan, Madiun
HP : 081359330244
 
     
 
mark-it indonesia
 
     
 
Anda ingin memasang banner? hubungi kami di : 021 - 6833 5800
 
 
   
BERITA SEBELUMNYA...
 
Menpora & Presiden Digugat Pengacara
Waspadai Makanan Penyebab Jerawat!
Samsat Depok Santuni Puluhan Anak Yatim
Pejabat Depok Tes Urine
LSM LAKI Apresiasi Kapolda Kalbar Berantas Korupsi
 
     
 
Redaksi : Jl Jatinegara Barat No.181A Lt.3, Jakarta Timur 13310 - Phone 021 - 68335800 / Fax : 021-2800366
© 2010 radar.co.id . Gunakan browser dengan dukungan flash & java ketika mengunjungi web ini. Powered by MDevelopment v3.0