|
|
 |
|
 |
|
|
Lowongan Perwakilan Biro Radar |
| |
oleh : redaksi radar, Jakarta |
| |
Radar.co.id membuka lowongan untuk perwakilan Biro diseluruh Indonesia, dengan syarat :
a. Penga... |
| |
|
|
JUAL RUMAH DILEMBAH APARTEMEN |
| |
oleh : d triarso, JAKARTA PUSAT |
| |
DIJUAL :
Bekas Rumah Dinas dilembah / dikelilingi Apartemen Kemayoran. LT/LB 171/110, 2 KT, 1 Gudg,... |
| |
|
|
DELL A840 Vostro |
| |
oleh : win, Jakarta |
| |
Jual males make, DELL VOSTRO A840 dual core 1,86GB, HDD 120GB, RAM 3GB, VGA X3100 350MB, WIFI, Bluet... |
| |
|
|
|
 |
|
 |
|
|
 |
 |
 |
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
|
|
| |
|
|
| |
Minggu, 22/11/2009 [12:05:51] |
|
| |
SAVE OUR NATION |
|
| |
[Jakarta] |
|
| |
|
|
| |
Keterangan Gambar : Ilustrasi |
|
| |
Begitulah judul unggulan salah satu media pirsa terkemuka ibukota yang sungguh dapat menginspirasi agar supaya menjadi keutamaan ketika dilakukan pembentukan kebijakan publik oleh para petinggi Negara terutama penerima mandat daulat rakyat tertinggi.
Sikap batin Save Our Nation sesungguhnya telah diamanatkan secara holistik oleh Pancasila yakni sila-2 Kemanusiaan yang adil dan beradab demi sila-3 Persatuan Indonesia berdasarkan sila-5 Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia berkerangkakan sila-4 Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan dengan berpayungkan sila-1 Ketuhanan Yang Maha Esa.
Menurut salah satu pejoang 45 dari keluarga besar Tentara Pelajar Solo, bapak Hidayat Yudoprawiro (80) pada pagi hari 21 Nopember 2009, politik penjajahan kolonialisme tempo doeloe adalah berwujud Bunuh Janin (terkait tekad politik Indonesia Merdeka dan Berdaulat), Potong Kepala (terkait semangat kepemimpinan Indonesia Merdeka dan Berdaulat), Adu Domba (terkait ikhtiar pelumpuhan perlawananan dan perjoangan Indonesia Merdeka dan Berdaulat) adalah ternyata masih relevan diwaspadai sebagai ancaman, hambatan, gangguan dan tantangan masa kini dan masa depan dengan hadirnya politik penjajahan neoliberalisme melalui beragam bentuk Soft War [Perang Modern, Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu, 10 Nopember 2009].Sebenarnya para bapak pendiri bangsa telah mewariskan petuah berupa pesan 7 (tujuh) kata semangat di Penjelasan UUD 1945 (Jang sangat penting dalam pemerintahan dan dalam hal hidup Negara, ialah semangat, semangat para penjelenggara Negara, semangat para pemimpin pemerintahan. Meskipun dibikin Undang-undang Dasar jang menurut kata-katanja bersifat kekeluargaan, apabila semangat para pejelenggara Negara, para pemimpin pemerintah itu bersifat perseorangan. Undang-undang Dasar tadi tentu tidak ada artinja dalam praktek. Sebaliknja meskipun Undang-undang Dasar itu tidak sempurna, akan tetapi djikalau semangat para penjelenggara pemerintahan baik, Undang-undang Dasar itu tentu tidak akan merintangi djalannja Negara.
Djadi jang paling penting ialah semangat. Maka semangat itu hidup, atau dengan lain perkataan, dinamis), yang kemudian dijabarkan oleh Badan Pembudayaan Kejoangan 45 berupa 17 (tujuh belas) Jiwa, Semangat Nilai-nilai 45 atau 17JSN45 (Ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa; Jiwa dan Semangat Merdeka; Nasionalisme; Patriotisme; Rasa harga diri sebagai bangsa yang merdeka; Pantang mundur dan tidak kenal menyerah; Persatuan dan kesatuan; Anti penjajah dan penjajahan; Percaya kepada diri sendiri dan atau percaya kepada kekuatan dan kemampuan sendiri; Percaya kepada hari depan yang gemilang dari bangsanya; Idealisme kejuangan yang tinggi; Berani, rela dan ikhlas berkorban untuk tanah air, bangsa dan Negara; Kepahlawanan; Sepi ing pamrih rame ing gawe; Kesetiakawanan, senasib sepenanggungan dan kebersamaan; Disiplin yang tinggi; Ulet dan tabah menghadapi segala macam ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan).
Sehingga adalah tidak perlu harus muncul dugaan SBY dalam Posisi Dilematis [Tajuk Rencana, Suara Pembaruan, 21 Nopember 2009] yakni selang setahun setelah Rapat tentang Bank Century 21 Nopember 2008 yang kini mengundang kontroversial yang menasional bahkan terduga mendunia. Apalagi secara GeoEkonomi, Baut RI Melenceng dari Mur Globalisasi [Internasional, Kompas, 22 Nopember 2009].
Demikian pula, bilamana ke-7 kata semangat dan ke-17 JSN45 tersebut diatas dapat dihayati dengan kebenaran yang hakiki maka tidaklah harus mencuat pernyataan MayJen Sjamsu Djalal [Viva News, 20 Nopember 2009] bahwa “kalau ragu, pulang saja” yang dalam konteks kepemimpinan nasional dijabarkan menjadi “kalau ragu, turun saja” atau “Bilamana Presiden Republik Indonesia tidak dapat menyelesaikan konflik antar lembaga Negara, maka Presiden Republik Indonesia harus mengembalikan mandat kepada rakyat dalam tempo sesingkat-singkatnya” [Petisi45, 7 Nopember 2009].
Semoga Save Our Nation ini menjadi himbauan bahkan nasehat yang dapat diterima dan dipahami dengan bajik, bijak dan mulia (BBM) sebagaimana diamanatkan dalam QS 103 Al Ashr (Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang, amat rugilah manusia yang tidak memanfaatkan waktunya untuk berbakti 1. Demi masa, 2. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, 3. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasihati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran).
Jakarta, 21 Nopember 2009
Badan Pekerja, Petisi45,
Pandji R Hadinoto Ketua
|
|
| |
|
|
| |
|
|
| |
|
|
| |
Anda ingin memasang banner? hubungi kami di : 021 - 6833 5800 |
|
 |
 |
 |
| |
|
|
| |
|
|
|