situs berita dan informasi online
  Cari Berita :  
 
mobi pascabayar
ARTIKEL DARI PEMBACA
 
News :: Selasa, 07/09/2010 [16:34:19]
BERTENTANGAN DENGAN UUD’45
MENOLAK UU 40/2004 TENTANG SJSN
I. UU 40/2004 KEPENTINGAN SIAPA? Setelah membaca keseluruhan Undang-undang No. 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) kami sampai pada kesimpulan bahwa Undang-undang ini mengikut... oleh Tri sasongko di Jakarta
 
 
News :: Selasa, 07/09/2010 [08:54:11]
Dinilai sering hambat perjanjian kerja bersama
Said Didu Diminta Lengser
News :: Senin, 06/09/2010 [16:12:10]
PNPM-MP
KEDOK
News :: Senin, 06/09/2010 [15:13:38]
DPR-RI
Polemik Gedung Baru, Ketua DPR Salahkan Setjen
News :: Senin, 06/09/2010 [14:02:16]
DPR-RI
Marzuki Alie Siap Stop Rencana Gedung Baru DPR
News :: Minggu, 05/09/2010 [11:52:39]
BURT
Kolam Renang DPR Untuk Atasi Kebakaran
Lowongan Perwakilan Biro Radar
  oleh : redaksi radar, Jakarta
  Radar.co.id membuka lowongan untuk perwakilan Biro diseluruh Indonesia, dengan syarat : a. Penga...
   
JUAL RUMAH DILEMBAH APARTEMEN
  oleh : d triarso, JAKARTA PUSAT
  DIJUAL : Bekas Rumah Dinas dilembah / dikelilingi Apartemen Kemayoran. LT/LB 171/110, 2 KT, 1 Gudg,...
   
DELL A840 Vostro
  oleh : win, Jakarta
  Jual males make, DELL VOSTRO A840 dual core 1,86GB, HDD 120GB, RAM 3GB, VGA X3100 350MB, WIFI, Bluet...
   
update smart v2 cuma 165rb
 
 
koran-radar.com HOT berita
 
 
 
     
 
Senin, 14/12/2009 [09:06:19]
 
  BKT Dengan Banjir Jakarta  
  Richard Burton.P [Jakarta]  
     
  Keterangan Gambar : Banjir Jakarta pada tahun lalu  
  Jakarta, Radar Online
Penyelesaian proyek Banjir Kanal Timur (BKT) dan pengerukan saluran air diandalkan Pemerintah Provinsi Jakarta untuk mengurangi wilayah banjir dan ketinggian air saat puncak musim hujan. Namun, buruknya drainase di sejumlah wilayah tetap berpotensi menyebabkan genangan air.

Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, (11/12) lalu, mengatakan, saluran air Banjir Kanal Timur (BKT) dipastikan tembus ke laut pada akhir 2009. Pada awal 2010, air dari lima sungai yang melintasi Jakarta akan dapat dialirkan langsung ke laut melalui kanal tersebut.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto mengungkapkan, jika tahun 2007 banjir di Jakarta merendam 78 kawasan, pada 2010 diperkirakan berkurang 20 persen atau sekitar 15 kawasan.

Sebagai antisipasi banjir, Pemerintah Provinsi DKI mempercepat penyelesaian pembuatan saluran air BKT serta pengerukan sungai dan drainase. Penyelesaian proyek ini juga termasuk dalam Program 100 Hari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Ancaman banjir kali ini diperkirakan terjadi bulan Desember 2009 sampai Februari 2010. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika bersama Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Departemen Pekerjaan Umum serta Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional memperkirakan banjir terjadi selama Desember 2009, serta Januari dan Februari 2010.

BKT sepanjang 23,5 kilometer melintasi dua kelurahan di Jakarta Utara dan 11 kelurahan di Jakarta Timur. BKT sudah dapat menampung aliran air dari Sungai Sunter, Sungai Buaran, Sungai Jati Kramat, Sungai Cakung, dan Sungai Cipinang.

Kondisi itu membuat sebagian Jakarta Timur dan Jakarta Utara bagian timur akan terbebas dari banjir. Saat banjir besar tahun 2007, kedua wilayah ini merupakan kawasan yang menderita kerugian paling besar. Sebagian besar wilayah itu terendam berhari-hari. ”BKT akan membantu mengatasi banjir pada daerah tangkapan air seluas 207 kilometer persegi, atau sekitar 31 persen wilayah Jakarta,” kata Fauzi.

Data Dinas Pekerjaan Umum DKI menunjukkan, sampai Jumat (11/12), lahan BKT yang belum dibebaskan dan belum dikeruk masih sekitar 20 persen.

Pantauan Minggu (13/12), lima sungai yang bermuara ke BKT belum terhubung sepenuhnya. Masih ada titik-titik yang dipisahkan jalan atau permukiman penduduk. Pembongkaran rumah juga masih berlangsung di sejumlah lokasi yang bakal dilewati badan saluran BKT.

Namun, Kepala Bidang Jembatan Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta Novizal yakin pembebasan dan pengerukan dapat berjalan cepat sehingga selesai sesuai target gubernur Jakarta.

”Masalah administrasi sudah diselesaikan. Kami tinggal membayar langsung atau menitipkan uang melalui pengadilan dan penggalian akan langsung dikerjakan,” kata Novizal yang yakin pengerukan selesai Desember.

Menara saluran udara tegangan ekstra tinggi yang berada di tengah saluran air BKT pun tinggal dipindahkan karena menara baru sudah dibangun. Pipa Pertamina yang melintang di badan saluran juga sudah ditanam lebih dalam sehingga tak ada penghalang lagi untuk tembus ke laut.

Kalau semua target itu meleset, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) memperkirakan banjir justru akan semakin luas merendam Jakarta.

Tidak masuk

Saat saluran air BKT tembus ke laut, kata Novizal, air laut tidak dapat masuk ke tengah saluran karena ada tekanan air sungai. Beda ketinggian dari hulu ke hilir pun mencapai 30 meter.

Penggalian drainase dan anak sungai di lima kota (Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara, dan Jakarta Barat) juga sudah selesai. Dengan dana Rp 195 miliar, Pemprov DKI mengangkat 1,5 juta meter kubik endapan lumpur dari 64 saluran air dan anak sungai.

Di Jakarta Barat, bangunan yang menutupi saluran air sudah dibongkar dan salurannya direhabilitasi. Saluran yang tertutup bangunan sering menjadi penyebab banjir lokal.

Tanggul Banjir Kanal Barat (BKB) juga ditinggikan 1,2 meter untuk mengatasi banjir di Jakarta Pusat dan Jakarta Barat. Beberapa kawasan di dua wilayah itu sering tergenang karena tanggul BKB tidak dapat menahan luapan air banjir kiriman.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Budi Widiantoro mengatakan, di Jakarta Selatan ancaman banjir muncul di Sungai Pesanggrahan. Belum diperbaikinya Situ Gintung membuat volume Sungai Pesanggrahan dapat naik sangat tinggi pada puncak musim hujan dan menyebabkan banjir di kanan kiri sungai.

Di Jakarta Timur, Sungai Ciliwung masih menjadi ancaman penyebab banjir di Kecamatan Jatinegara. Banjir di Kampung Pulo hampir dipastikan kembali terulang di puncak musim hujan Januari sampai Februari 2010.

Di Jakarta Utara, banjir juga diperkirakan masih akan terjadi meskipun pompa di Waduk Pluit sudah diperbaiki. Selain banjir dari sungai, luapan air laut saat rob juga akan terjadi karena tanggul di Pelabuhan Muara Baru belum ditinggikan.

Genangan

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta mengingatkan Pemprov DKI akan bahaya munculnya genangan saat hujan deras di dalam kota. Tanpa banjir kiriman dari kawasan hulu, Jakarta dapat lumpuh hanya karena ruas-ruas jalan utama tergenang air hujan.

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Berlin Hutajulu mengatakan, genangan akibat buruknya jaringan drainase terlihat pada pertengahan November saat hujan dengan curah 99 milimeter mengguyur Jakarta selama dua jam. Kemacetan parah melanda Jakarta akibat hujan itu.

”Genangan akibat hujan lokal tanda buruknya drainase. Ada yang tertutup fondasi bangunan, tersumbat sampah, tanah, dan jaringan pipa, sampai mengecil karena penurunan muka tanah seperti di Jakarta Pusat. Benahi dulu drainase agar hujan tidak berubah jadi musibah,” ujarnya.

Semua pemerintah kota mengintensifkan pembersihan jaringan drainase setelah muncul berbagai genangan pada pertengahan November. Namun, masalah drainase yang tertutup fondasi, jaringan pipa, dan mengalami penurunan belum diselesaikan. (ECA/NEL/ART/RICHARD)
 
     
 
mark-it indonesia
 
     
 
Anda ingin memasang banner? hubungi kami di : 021 - 6833 5800
 
 
   
BERITA SEBELUMNYA...
 
H-2 Idul Fitri Tol Cikampek Macet Parah
Cyrus Sinaga Datangi KPK
Menunggu Ketua KPK Yang Baru
Relokasi Warga Gg.Teluk Batang
Padati Jalur Pantura Indramayu
 
     
 
Redaksi : Jl Jatinegara Barat No.181A Lt.3, Jakarta Timur 13310 - Phone 021 - 68335800 / Fax : 021-2800366
© 2010 radar.co.id . Gunakan browser dengan dukungan flash & java ketika mengunjungi web ini. Powered by MDevelopment v3.0