|
|
 |
|
 |
|
|
Lowongan Perwakilan Biro Radar |
| |
oleh : redaksi radar, Jakarta |
| |
Radar.co.id membuka lowongan untuk perwakilan Biro diseluruh Indonesia, dengan syarat :
a. Penga... |
| |
|
|
JUAL RUMAH DILEMBAH APARTEMEN |
| |
oleh : d triarso, JAKARTA PUSAT |
| |
DIJUAL :
Bekas Rumah Dinas dilembah / dikelilingi Apartemen Kemayoran. LT/LB 171/110, 2 KT, 1 Gudg,... |
| |
|
|
DELL A840 Vostro |
| |
oleh : win, Jakarta |
| |
Jual males make, DELL VOSTRO A840 dual core 1,86GB, HDD 120GB, RAM 3GB, VGA X3100 350MB, WIFI, Bluet... |
| |
|
|
|
 |
|
 |
|
|
 |
 |
 |
| |
koran-radar.com Bidik berita |
|
 |
 |
 |
| |
|
|
| |
|
|
| |
Selasa, 22/12/2009 [17:23:15] |
|
| |
Turap Dibangun Tanpa Pondasi |
|
| |
Proyek BBWS Citarum Diduga Sarat KKN |
|
| |
[Jakarta] |
|
| |
|
|
| |
Karawang, Radar Online
Rehabilitasi turap SS lamaran yang sedang dilaksanakan BBWS Citarum irigasi I di Kab.Karawang mendapat kritikan dari masyarakat sekitar , pasalnya proyek rehabilitasi turap yang dikerjakan oleh PT ARSENDA ABADI diduga kuat menyalahi bistek dan tidak transparan sepertinya sengaja ditutup-tutupi oleh BBWS sendiri maupun oleh kontraktor PT ARSENDA ABADI. Hal tersebut dapat dilihat dengan tidak adanya papan nama proyek di lokasi, sebagaimana PP. No. 80 Tahun 2003 tentang Prosedur Pengadaan Barang dan Jasa.
Masyarakat mempertanyakan kompetensi PT ARSENDA ABADI dalam mengerjakan turap, karena mengesampingkan aspek ketahanan dan kelayakan turap yang di bangun.
Sebagai contoh turap di bangun tanpa pondasi, sedangkan dalam pandangan Ujang (30), masyarakat setempat yang berprofesi sebagai pekerja bangunan mengatakan bahwa dirinya yang masih awam dalam ilmu bangunan tapi tahu betul akan pentingnya pondasi dalam sebuah bangunan, apalagi bangunan turap yang berdiri di atas tanah yang labil sangat mutlak dibutuhkan pondasi yang kokoh, aneh memang.
Jika masyarakat awam seperti Ujang yang mengaku SD pun tidak tamat mampu melebihi kapasitas keilmuan seluruh staf bahkan tenaga ahli yang di miliki PT ARSENDA ABADI dan BBWS, atau ada motiv lain dibalik proyek tersebut.
Odih (28) warga setempat, buruh bongkar muat yang biasa mangkal didepan perumahan Citra Asri mengaku heran atas tidak adanya pondasi dalam pemasangan turap .
”Bapa lihat sendirikan, pondasinya hanya ditores-tores aja dengan sendok semen” kata Odih, dengan nada penuh curiga.
Radar Online beberapa kali datang keproyek untuk konfirmasi tentang masalah ini kepada Pengawas dan Direksi proyek, namun hasilnya selalu nihil karena para pejabat tersebut tidak pernah berada dilokasi (dalam pandangan wartawan Koran Radar yang di amini oleh para pekerja proyek) sehingga kontraktor pelaksana semakin leluasa melakukan penyimpangan bistek dalam pemasangan turap SS Lamaran.
Tidak adanya pengawas dan direksi dalam pelaksanaan pemasangan turap ini diduga memang disengaja karena adanya komitmen KKN antara direksi dengan kontraktor dan juga sebagai upaya untuk menghindar dari para pemburu berita.
Menurut informasi yang berhasil di himpun dilapangan, Pemborong Proyek Turap SS Lamaran sering menyambangi lokasi proyek dengan inova hitamnya, namun saat Bewok, begitu ia biasa di sapa oleh bawahannya, mencium keberadaan pemburu berita, Bewok langsung tancap Gas.
Hal senada juga disampaikan oleh Bayu (27) aktifis Lingkungan Hidup yang mengaku pernah membuat Opini di beberapa media nasional,mengatakan, dia sangat yakin bahwa pemasangan turap tersebut menyalahi bistek.
“Tidak mungkin BBWS membuat bistek seperti ini,” jelas Bayu, seraya menyaranakan agar media massa harus angkat permasalahan ini. Mudah-mudahan aja BBWS tanggap serta tidak menerima pekerjaan yang dilaksanakan oleh kontraktor, agar ada efek jera dan hal seperti ini tidak terulang kembali. (ROB/Limb)
________________________________________
|
|
| |
|
|
| |
|
|
| |
|
|
| |
Anda ingin memasang banner? hubungi kami di : 021 - 6833 5800 |
|
 |
 |
 |
| |
|
|
| |
|
|
|