situs berita dan informasi online
  Cari Berita :  
 
mobi pascabayar
ARTIKEL DARI PEMBACA
 
Opini :: Rabu, 01/02/2012 [13:49:26]
Sekedar
Cerita dari Cerita
catatan ini di amil dari fb milik temanku yang sangat baik, bahkan saya menganggap dia bagian dari keluarga saya. mari kita simak ‎"awas...!!" kata spontan yang terlontar kencang dari mulut... oleh imam elhazmi di Pandeglang
 
 
News :: Rabu, 01/02/2012 [11:36:02]
LIBURAN
Pandeeglang Berkah, Unsera Cerdas
News :: Senin, 30/01/2012 [03:29:33]
Peduli Bencana
Mahasiswa Komunikasi Unsera Peduli
Pengaduan :: Senin, 30/01/2012 [03:09:10]
Surat terbuka
Untukmu Siska Selvia
Opini :: Sabtu, 28/01/2012 [06:24:12]
Pencabutan Perda Anti-Miras Perlu Ditinjau
News :: Senin, 23/01/2012 [18:21:20]
Rekonsiliasi IPMADO Untuk Perubahan
Generasi Muda Harus Mampu Membawa Perubahan
Lowongan Perwakilan Biro Radar
  oleh : redaksi radar, Jakarta
  Radar.co.id membuka lowongan untuk perwakilan Biro diseluruh Indonesia, dengan syarat : a. Penga...
   
JUAL RUMAH DILEMBAH APARTEMEN
  oleh : d triarso, JAKARTA PUSAT
  DIJUAL : Bekas Rumah Dinas dilembah / dikelilingi Apartemen Kemayoran. LT/LB 171/110, 2 KT, 1 Gudg,...
   
DELL A840 Vostro
  oleh : win, Jakarta
  Jual males make, DELL VOSTRO A840 dual core 1,86GB, HDD 120GB, RAM 3GB, VGA X3100 350MB, WIFI, Bluet...
   
update smart v2 cuma 165rb
 
 
koran-radar.com Kultur & Budaya berita
 
 
 
     
 
Minggu, 27/12/2009 [13:09:13]
 
  Film :  
  MUI Samarinda Tolak Suster Keramas  
  [Jakarta]  
     
  Radar Online, Samarinda
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Samarinda menolak pemutaran film Suster Keramas yang rencananya akan ditayangkan secara serentak di berbagai daerah menjelang pergantian tahun pada 31 Desember 2009.


"Kami menolak pemutaran film Suster Kramas yang akan diputar di Samarinda," kata Ketua MUI Samarinda KH Zaini Naim, di Samarinda, Sabtu (26/12).

Film yang dibintangi bintang porno Jepang, Rin Sakuragi, pengganti Maria Ozawa tersebut, direncanakan diputar serentak di bioskop di seluruh Indonesia pada malam tahun baru. "Tidak ada nuansa pendidikan pada film itu tetapi justru dapat merusak moral generasi muda. Sudah bisa dipastikan bahwa jika film itu diputar, penontonya didominasi oleh kalangan remaja," kata Zaini Naim.

Film garapan Maxima Pictures tersebut menggambarkan kedatangan seorang wanita Jepang ke Indonesia untuk mencari saudaranya yang bekerja sebagai perawat.

Persoalan yang kemudian banyak menuai kecaman yakni, film horor yang dibintangi wanita kelahiran Hyogo, Jepang, pada 03 Maret 1989 itu, tidak terlepas dari adegan porno yang diperankan Rin Sakuragi.

Pada salah satu adeganya, pengganti Maria Ozawa itu terlihat memamerkan kemolekan tubuhnya pada dua pemuda. "Film ini tidak layak ditonton, pasalahnya hanya memamerkan aurat wanita sehingga MUI meminta pihak terkait di Samarinda melarang pemutaran film itu" katanya.

Zaini Naim menambahkan, selain menghimbau agar mmasyarakat agar tidak menonton film itu, juga pihaknya akan meminta pihak terkait yang memiliki kewenangan agar melarang pemutaran film itu di Samarinda.

Manajer Studio 21 Samarinda Central Plasa (SCP), Bono, mengatakan bahwa pihaknya belum menerima pemberitahuan tentang rencana pemutaran film Suster Keramas tersebut. "Hingga saat ini (Sabtu (26/12)) saya belum mendengar rencana pemutaran film itu di Studio 21 SCP," ungkap Bono.

Salah seorang warga Samarinda, Rzal, mengaku belum mengetahui adanya film yang diperankan bintang porno Jepang, Rin Sakuragi. "Setahu saya, yang selama ini digembar-gemborkan film itu akan dibintangi Miyabi dan katanya batal dibuat. Kami berharap film itu bisa diputar di Samarinda persis dimalam tahun baru agar warga tidak berkumpul di satu tempat saja," tanggapnya.

Warga lainnya, Sari mengaku, dirinya tidak tertarik dengan film berbau porno. "Saya sudah membaca di koran kalau film merupakan film porno dan akan di putar di berbagai bioskop pada 31 Desember 2009. Saya tidak berminat menonton karena film itu bukan tontonan yang dapat memberi manfaat. Leih baik merayakan tahun baru di rumah bersama keluarga," ujarnya. (Tmn/Ant)
 
     
 
mark-it indonesia
 
     
 
Anda ingin memasang banner? hubungi kami di : 021 - 6833 5800
 
 
   
BERITA SEBELUMNYA...
 
Menpora & Presiden Digugat Pengacara
Waspadai Makanan Penyebab Jerawat!
Samsat Depok Santuni Puluhan Anak Yatim
Pejabat Depok Tes Urine
LSM LAKI Apresiasi Kapolda Kalbar Berantas Korupsi
 
     
 
Redaksi : Jl Jatinegara Barat No.181A Lt.3, Jakarta Timur 13310 - Phone 021 - 68335800 / Fax : 021-2800366
© 2010 radar.co.id . Gunakan browser dengan dukungan flash & java ketika mengunjungi web ini. Powered by MDevelopment v3.0