|
|
 |
|
 |
|
|
Lowongan Perwakilan Biro Radar |
| |
oleh : redaksi radar, Jakarta |
| |
Radar.co.id membuka lowongan untuk perwakilan Biro diseluruh Indonesia, dengan syarat :
a. Penga... |
| |
|
|
JUAL RUMAH DILEMBAH APARTEMEN |
| |
oleh : d triarso, JAKARTA PUSAT |
| |
DIJUAL :
Bekas Rumah Dinas dilembah / dikelilingi Apartemen Kemayoran. LT/LB 171/110, 2 KT, 1 Gudg,... |
| |
|
|
DELL A840 Vostro |
| |
oleh : win, Jakarta |
| |
Jual males make, DELL VOSTRO A840 dual core 1,86GB, HDD 120GB, RAM 3GB, VGA X3100 350MB, WIFI, Bluet... |
| |
|
|
|
 |
|
 |
|
|
 |
 |
 |
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
|
|
| |
|
|
| |
Rabu, 07/04/2010 [12:19:48] |
|
| |
Duhai Pria, Katakan Maumu |
|
| |
[Bekasi] |
|
| |
|
|
| |
Bekasi, Radar Online
Sudah beberapa hari ini cuaca panas. Jika siang suhu panasnya bisa membuat badan gerah dan berkeringat. Begitulah yang aku rasakan, termasuk malam ini. Beberapa kali terjadi mati listrik. Semakin lengkaplah suasana gerah.Kalau sudah begitu, harmonika menjadi teman penting yang lewat tiupannya bisa menghadirkan hawa penyejuk jiwa. Bayangan wajah kekasih hati, senyum ceria, dan tawa candanya betul-betul menjadi penyejuk jiwa, dan hati pun senantiasa bisa senang dan bahagia walau udara hangat terus melelehkan keringat di badan. Duh, jadi tambah kangen saja, nih. Sebuah SMS pun langsung terkirim untuk Si Dia: “Sayang, aku rindu, nih.”
Beruntungnya punya kekasih yang dirindui dan dengan penuh cinta bisa langsung disampaikan apa gerangan isi hati. Kadang sedih juga jika menemukan pria-pria yang hanya bisa memendam rasa cinta dan rindu di hati. Lebih sedih lagi jika mereka hanya bisa berkhayal. Malah ada yang parah, karena hanya mampu berfantasi. Akibatnya, terjadilah manstrubasi otak yang kadang bisa berakibat buruk bagi kejiwaan dan kesehatan.
Untungnya mati listrik kali ini tidak sampai berjam-jam. Begitu kipas angin bisa dihidupkan langsung saja badanku biarkan dibelai angin. Teringat juga apa yang mesti disarankan agar pria-pria fantasi itu dapat memiliki keberanian untuk menyatakan apa yang diinginkan dan apa yang difikirkan bisa diketahui. Sungguh, ambisi yang hanya bisa tersimpan dihati lebih berbahaya ketimbang sebuah ambisi bahaya yang diungkapkan.
***
Beruntungnya lagi, gerah yang aku alami seharian ini tidak sampai seperti gerahnya para politikus dan para penyelenggara negara sekarang ini, termasuk gerahnya publik. Tidak jelas dan kaburnya isu tentang pemakzulan dan reshuffle kabinet semakin menggerahkan semua pihak, termasuk publik yang saking gerahnya langsung mengajak SiBuYa untuk ikut demo.
Jadi teringat lagi pada pria-pria. Apa yang terjadi ya jika perempuan-perempuan mengorganisir diri dalam Aliansi Perempuan Menolak Pria Tebar Pesona karena gerah pada pria-pria yang tidak berani mengungkapkan apa maunya. Padahal dengan menyatakan isi hatinya perempuan atau pasangan akan bisa menyambut dengan gegap gempita atas keinginan-keinginan yang ada. Nggak mesti dengan menyatakan secara retorik, sebuah surat yang berisi ungkapan isi hati pasti juga akan sangat dihargai oleh pembacanya.
“Dik, kuning matahari senja yang hendak jatuh ke pelukan malam persis melukiskan isyarat isi hatiku padamu. Dan andai kaulah matahari senjaku sungguh aku akan menjadi samudera yang menemani seluruh hidupmu dengan cinta bagai matahari yang dengan setia memberi sinar cintanya pada sang kekasih, rembulan…. Kata Horatius pada Ophelia, dalam satu sesi drama Hamlet rasanya mewakili perasaan hatiku padamu: Sangsikan akan Matahari yang terbit esok pagi, tapi jangan sangsikan cintaku.”
Sungguh, membiarkan diri menjadi pribadi yang tidak diketahui hanya akan menimbulkan prahara hati. Persis seperti keadaan politik saat ini yang akibat tidak adanya komunikasi politik yang eunak telah berakibat munculnya ragam analisis dan pengamatan, yang ujungnya menumbuhkan kesan adanya keretakan hubungan politik tingkat tinggi untuk kemudian misalnya memposisikan kalau SBY sedang berhadapan dengan kelompok “Die Hard” (istilah Agum Gumelar), Demokrat bersitegang dengan Golkar dan PKS, dan publik terpecah dalam kubu dukung mendukung yang siap turun ke jalan untuk “bertarung.”
Padahal, kalau hati sudah memberi isyarat maka sebaiknya langsung dinyatakan agar apa yang ada dihati langsung bisa diketahui dan dipahami oleh pihak yang dituju. Jika tidak maka bisa semakin mengacaukan jagad raya pasangan dan mereka pasti tidak tahu apa yang diinginkan.
Memang tidak ada pilihan media yang benar-benar efektif untuk menyampaikan keinginan. Namun, jika menulis surat juga sudah tidak bisa karena tetap nervous maka seminimal-minimalnya bisa disampaikan lewat komunikasi simbolik, mungkin seperti yang dilakukan SBY melalui foto berikut ini.
Semua orang, walau tidak sama, pasti akan segera tahu kala melihat warna lantai (biru) dan bola (kuning) tenis meja atau ping pong. Jadi siapa pasangan politik yang paling diinginkan oleh SBY saat ini bisa langsung diketahui, dan yang melihat juga langsung jadi tahu. Sayang banyak analis dan pengamat kadang bisa menjadi pengabur petunjuk yang ada. Sama seperti banyak godaan dan ketakutan menjadi penghalang bagi pria untuk mengungkapkan maunya.
Sudahkah kita pria yang dengan ragam cara cinta mengungkapkan apa yang menjadi keinginan cinta kita yang dinyatakan juga dengan bahasa penuh cinta? (kp/rani)
|
|
| |
|
|
| |
|
|
| |
|
|
| |
Anda ingin memasang banner? hubungi kami di : 021 - 6833 5800 |
|
 |
 |
 |
| |
|
|
| |
|
|
|