situs berita dan informasi online
  Cari Berita :  
 
mobi pascabayar
ARTIKEL DARI PEMBACA
 
Opini :: Rabu, 01/02/2012 [13:49:26]
Sekedar
Cerita dari Cerita
catatan ini di amil dari fb milik temanku yang sangat baik, bahkan saya menganggap dia bagian dari keluarga saya. mari kita simak ‎"awas...!!" kata spontan yang terlontar kencang dari mulut... oleh imam elhazmi di Pandeglang
 
 
News :: Rabu, 01/02/2012 [11:36:02]
LIBURAN
Pandeeglang Berkah, Unsera Cerdas
News :: Senin, 30/01/2012 [03:29:33]
Peduli Bencana
Mahasiswa Komunikasi Unsera Peduli
Pengaduan :: Senin, 30/01/2012 [03:09:10]
Surat terbuka
Untukmu Siska Selvia
Opini :: Sabtu, 28/01/2012 [06:24:12]
Pencabutan Perda Anti-Miras Perlu Ditinjau
News :: Senin, 23/01/2012 [18:21:20]
Rekonsiliasi IPMADO Untuk Perubahan
Generasi Muda Harus Mampu Membawa Perubahan
Lowongan Perwakilan Biro Radar
  oleh : redaksi radar, Jakarta
  Radar.co.id membuka lowongan untuk perwakilan Biro diseluruh Indonesia, dengan syarat : a. Penga...
   
JUAL RUMAH DILEMBAH APARTEMEN
  oleh : d triarso, JAKARTA PUSAT
  DIJUAL : Bekas Rumah Dinas dilembah / dikelilingi Apartemen Kemayoran. LT/LB 171/110, 2 KT, 1 Gudg,...
   
DELL A840 Vostro
  oleh : win, Jakarta
  Jual males make, DELL VOSTRO A840 dual core 1,86GB, HDD 120GB, RAM 3GB, VGA X3100 350MB, WIFI, Bluet...
   
update smart v2 cuma 165rb
 
 
koran-radar.com Bisnis & Ekonomi berita
 
 
 
     
 
Selasa, 13/07/2010 [14:46:11]
 
  Tarif Baru  
  TDL Naik Rp. 64 per Kwh  
  [Jakarta]  
     
  Keterangan Gambar : Petugas PLN yang sedang memperbaiki kabel listrik  
  Jakarta, Radar Online
Tarif dasar listrik (TDL) yang ditetapkan Pemerintah per tanggal 1 Juli 2010 lalu akan membuat rekening yang dibayarkan oleh para pelanggan secara keseluruhan rata-rata naik sebesar Rp 64 per kilowatt hour (Kwh).

Menurut staf ahli Menteri ESDM Luluk Sumiarso, dengan TDL baru, rata-rata rekening yang dibayarkan oleh pelanggan secara keseluruhan hanya Rp 735 per KWh atau mengalami kenaikan rata-rata 10% dari rekening seluruh pelanggan pada bulan Februari 2010 sekitar Rp 671 per Kwh sehingga penyesuaian yang dialami oleh masing-masing pelanggan dapat berbeda-beda.

Luluk mengatakan "Dari hasil simulasi yang telah dilakukan ada pelanggan yang mengalami kenaikan lebih besar, namun ada juga yang mengalami penurunan rekening," ujar Luluk dalam konferensi pers di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (12/7).

Ia mencontohkan, dengan tarif baru, untuk pelanggan industri besar dengan daya 555 kVA, rekening rata-rata yang dibayarkan pelanggan golongan itu naik dari Rp 546 per Kwh menjadi Rp 680 per Kwh atau naik sekitar 25% dari rekening rata-rata sebelum naik.

Sementara untuk pelanggan bisnis besar dengan daya tersambung 2.770 kVA, rekening rata-rata yang dibayarkan pelanggan golongan itu justru mengalami penurunan dari Rp 920 per Kwh menjadi Rp 910 per Kwh atau turun Rp 1% dari rekening rata-rata sebelum TDL naik.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Manajemen Bisnis dan Risiko PLN Murtaqi Syamsuddin menambahkan penggunakan realisasi rekening pada bulan Februari sebagai dasar perhitungan tarif baru listrik karena di dalamnya sudah mencakup penerapan kebijakan-kebijakan yang diterapkan sejak tahun 2005 seperti dayamax plus (untuk pelanggan bisnis, industri dan kantor pemerintah) dan tarif multiguna.

"Sementara, pengusaha hanya membandingkan TDL tahun 2004, tanpa memasukkan dayamax plus dan multiguna. Jadi, tidak 'apple to appple'. Lagipula kalau hanya berdasarkan tarif tahun 2004, maka pendapatan PLN sesuai tarif baru, malah akan menurun," paparnya. (epi/dnl/ran)
 
     
 
mark-it indonesia
 
     
 
Anda ingin memasang banner? hubungi kami di : 021 - 6833 5800
 
 
   
BERITA SEBELUMNYA...
 
Menpora & Presiden Digugat Pengacara
Waspadai Makanan Penyebab Jerawat!
Samsat Depok Santuni Puluhan Anak Yatim
Pejabat Depok Tes Urine
LSM LAKI Apresiasi Kapolda Kalbar Berantas Korupsi
 
     
 
Redaksi : Jl Jatinegara Barat No.181A Lt.3, Jakarta Timur 13310 - Phone 021 - 68335800 / Fax : 021-2800366
© 2010 radar.co.id . Gunakan browser dengan dukungan flash & java ketika mengunjungi web ini. Powered by MDevelopment v3.0