situs berita dan informasi online
  Cari Berita :  
 
mobi pascabayar
ARTIKEL DARI PEMBACA
 
Opini :: Rabu, 01/02/2012 [13:49:26]
Sekedar
Cerita dari Cerita
catatan ini di amil dari fb milik temanku yang sangat baik, bahkan saya menganggap dia bagian dari keluarga saya. mari kita simak ‎"awas...!!" kata spontan yang terlontar kencang dari mulut... oleh imam elhazmi di Pandeglang
 
 
News :: Rabu, 01/02/2012 [11:36:02]
LIBURAN
Pandeeglang Berkah, Unsera Cerdas
News :: Senin, 30/01/2012 [03:29:33]
Peduli Bencana
Mahasiswa Komunikasi Unsera Peduli
Pengaduan :: Senin, 30/01/2012 [03:09:10]
Surat terbuka
Untukmu Siska Selvia
Opini :: Sabtu, 28/01/2012 [06:24:12]
Pencabutan Perda Anti-Miras Perlu Ditinjau
News :: Senin, 23/01/2012 [18:21:20]
Rekonsiliasi IPMADO Untuk Perubahan
Generasi Muda Harus Mampu Membawa Perubahan
Lowongan Perwakilan Biro Radar
  oleh : redaksi radar, Jakarta
  Radar.co.id membuka lowongan untuk perwakilan Biro diseluruh Indonesia, dengan syarat : a. Penga...
   
JUAL RUMAH DILEMBAH APARTEMEN
  oleh : d triarso, JAKARTA PUSAT
  DIJUAL : Bekas Rumah Dinas dilembah / dikelilingi Apartemen Kemayoran. LT/LB 171/110, 2 KT, 1 Gudg,...
   
DELL A840 Vostro
  oleh : win, Jakarta
  Jual males make, DELL VOSTRO A840 dual core 1,86GB, HDD 120GB, RAM 3GB, VGA X3100 350MB, WIFI, Bluet...
   
update smart v2 cuma 165rb
 
 
koran-radar.com Humaniora berita
 
 
 
     
 
Rabu, 14/07/2010 [10:21:42]
 
  Ganti Rugi 46 Lahan KBT Segera Dibayar  
  [Jakarta]  
     
  Keterangan Gambar : Salah satu titik galian BKT beberapa waktu lalu.  
  Jakarta, Radar Online
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera membayar ganti rugi kepada 46 pemilik lahan yang terkena proyek Kanal Banjir Timur (KBT), di kawasan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara. Sejauh ini, seluruh persyaratan administrasi yang dimiliki para pemilik lahan tersebut telah lengkap, sehingga tidak ada persoalan lagi dalam pembayaran ganti rugi tersebut.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Prjanto, mengatakan proses pembangunan KBT saat ini masih banyak kendala. Salah satunya pembayaran ganti rugi terhadap warga yang lahannya terkena proyek tersebut. Sebelumnya pembayaran tidak dapat dilakukan karena persyaratan administrasinya belum lengkap.

Jika hal itu terus tejadi, pengoperasian saluran KBT ini dapat terhambat. Sebab pemilik lahan yang belum dibayar ini melakukan demonstrasi dengan cara melakukan pemblokiran fasos dan fasum atau sejumlah tindakan yang dapat merugikan masyarakat secara keseluruhan.

Karena itu, Wagub meminta kepada dinas terkait untuk segera menyelesaikan pembayaran ganti rugi atas lahan yang digunakan untuk KBT itu. "Kalau sudah diserahkan kepada Dinas P2B dan Dinas Pekerjaan Umum kita bisa membuat daftar sebelum melakukan pembayaran," ujar Prijanto, Wakil Gubernur DKI Jakarta, saat berkunjung ke kantor Walikota Jakarta Utara, Selasa (13/7).

Selanjutnya, terhadap sejumlah hambatan tersebut, Pemprov DKI akan segera mengakomodir aksi protes yang dilakukan sejumlah warga yang merasa dirugikan. Misalnya, terputusnya sejumlah saluran irigasi untuk mengairi sekitar 500 hektare persawahan milik warga di Kelurahan Rorotan dan Marunda. Lahan tersebut terpangkas oleh aliran KBT. Namun sebagian lahan itu juga diketahui ada yang sudah masuk dalam wilayah Bekasi, Jawa Barat.

"Terkait masalah ini, kita akan berusaha mencarikan beberapa solusi. Dinas PU juga sudah memastikan wilayah mana saja yang terkena proyek KBT," lanjutnya. Pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum guna menemukan langkah-langkah yang tepat dan strategis. (B/S/Richard)
 
     
 
mark-it indonesia
 
     
 
Anda ingin memasang banner? hubungi kami di : 021 - 6833 5800
 
 
   
BERITA SEBELUMNYA...
 
Menpora & Presiden Digugat Pengacara
Waspadai Makanan Penyebab Jerawat!
Samsat Depok Santuni Puluhan Anak Yatim
Pejabat Depok Tes Urine
LSM LAKI Apresiasi Kapolda Kalbar Berantas Korupsi
 
     
 
Redaksi : Jl Jatinegara Barat No.181A Lt.3, Jakarta Timur 13310 - Phone 021 - 68335800 / Fax : 021-2800366
© 2010 radar.co.id . Gunakan browser dengan dukungan flash & java ketika mengunjungi web ini. Powered by MDevelopment v3.0