situs berita dan informasi online
  Cari Berita :  
 
mobi pascabayar
ARTIKEL DARI PEMBACA
 
Opini :: Rabu, 01/02/2012 [13:49:26]
Sekedar
Cerita dari Cerita
catatan ini di amil dari fb milik temanku yang sangat baik, bahkan saya menganggap dia bagian dari keluarga saya. mari kita simak ‎"awas...!!" kata spontan yang terlontar kencang dari mulut... oleh imam elhazmi di Pandeglang
 
 
News :: Rabu, 01/02/2012 [11:36:02]
LIBURAN
Pandeeglang Berkah, Unsera Cerdas
News :: Senin, 30/01/2012 [03:29:33]
Peduli Bencana
Mahasiswa Komunikasi Unsera Peduli
Pengaduan :: Senin, 30/01/2012 [03:09:10]
Surat terbuka
Untukmu Siska Selvia
Opini :: Sabtu, 28/01/2012 [06:24:12]
Pencabutan Perda Anti-Miras Perlu Ditinjau
News :: Senin, 23/01/2012 [18:21:20]
Rekonsiliasi IPMADO Untuk Perubahan
Generasi Muda Harus Mampu Membawa Perubahan
Lowongan Perwakilan Biro Radar
  oleh : redaksi radar, Jakarta
  Radar.co.id membuka lowongan untuk perwakilan Biro diseluruh Indonesia, dengan syarat : a. Penga...
   
JUAL RUMAH DILEMBAH APARTEMEN
  oleh : d triarso, JAKARTA PUSAT
  DIJUAL : Bekas Rumah Dinas dilembah / dikelilingi Apartemen Kemayoran. LT/LB 171/110, 2 KT, 1 Gudg,...
   
DELL A840 Vostro
  oleh : win, Jakarta
  Jual males make, DELL VOSTRO A840 dual core 1,86GB, HDD 120GB, RAM 3GB, VGA X3100 350MB, WIFI, Bluet...
   
update smart v2 cuma 165rb
 
 
koran-radar.com Kesehatan berita
 
 
 
     
 
Kamis, 22/07/2010 [12:53:08]
 
  Epilepsi Bisa Kambuh Kapan Saja  
  [Jakarta]  
     
  Jakarta, Radar Online
Epilepsi bisa muncul kapan saja tanpa mengenal tempat. Manifestasi epilepsi bisa berupa kejang atau kehilangan kesadaran sekejap. "Kejang bisa muncul kapan pun dan di mana saja, termasuk saat menyetir atau berenang," kata dr Andreas Harry, SpS (K), ahli saraf.

Epilepsi, menurut Mayo Clinic, adalah gangguan berupa pola abnormal dari aktivitas sel-sel otak, mirip dengan hubungan pendek listrik. Sinyal yang abnormal tadi menyebabkan terjadinya perubahan sementara pada sensasi perilaku, gerakan, atau kesadaran.

Kendati bisa membahayakan, sebenarnya serangan epilepsi bisa dikendalikan dengan obat-obatan. "Fungsi utama obat-obatan epilepsi adalah melapisi sel-sel otak agar tidak terjadi kontak. Kalau ada kontak, akibatnya adalah kejang," papar dr Andreas.

Pemilihan obat berikut dosisnya harus dilakukan di bawah pengawasan dokter. "Jenis obatnya harus disesuaikan dengan penyebabnya. Yang penting pasien harus disiplin minum obat agar epilepsinya tak kambuh," ujar dokter yang berpraktik di RS Gading Pluit, Jakarta, ini.

Dengan dikendalikannya serangan epilepsi, penyandang epilepsi bisa melakukan kegiatan sehari-hari dengan baik, berprestasi di sekolah maupun di tempat kerja. (k/yen)
 
     
 
mark-it indonesia
 
     
 
Anda ingin memasang banner? hubungi kami di : 021 - 6833 5800
 
 
   
BERITA SEBELUMNYA...
 
Menpora & Presiden Digugat Pengacara
Waspadai Makanan Penyebab Jerawat!
Samsat Depok Santuni Puluhan Anak Yatim
Pejabat Depok Tes Urine
LSM LAKI Apresiasi Kapolda Kalbar Berantas Korupsi
 
     
 
Redaksi : Jl Jatinegara Barat No.181A Lt.3, Jakarta Timur 13310 - Phone 021 - 68335800 / Fax : 021-2800366
© 2010 radar.co.id . Gunakan browser dengan dukungan flash & java ketika mengunjungi web ini. Powered by MDevelopment v3.0