situs berita dan informasi online
  Cari Berita :  
 
mobi pascabayar
ARTIKEL DARI PEMBACA
 
Opini :: Rabu, 01/02/2012 [13:49:26]
Sekedar
Cerita dari Cerita
catatan ini di amil dari fb milik temanku yang sangat baik, bahkan saya menganggap dia bagian dari keluarga saya. mari kita simak ‎"awas...!!" kata spontan yang terlontar kencang dari mulut... oleh imam elhazmi di Pandeglang
 
 
News :: Rabu, 01/02/2012 [11:36:02]
LIBURAN
Pandeeglang Berkah, Unsera Cerdas
News :: Senin, 30/01/2012 [03:29:33]
Peduli Bencana
Mahasiswa Komunikasi Unsera Peduli
Pengaduan :: Senin, 30/01/2012 [03:09:10]
Surat terbuka
Untukmu Siska Selvia
Opini :: Sabtu, 28/01/2012 [06:24:12]
Pencabutan Perda Anti-Miras Perlu Ditinjau
News :: Senin, 23/01/2012 [18:21:20]
Rekonsiliasi IPMADO Untuk Perubahan
Generasi Muda Harus Mampu Membawa Perubahan
Lowongan Perwakilan Biro Radar
  oleh : redaksi radar, Jakarta
  Radar.co.id membuka lowongan untuk perwakilan Biro diseluruh Indonesia, dengan syarat : a. Penga...
   
JUAL RUMAH DILEMBAH APARTEMEN
  oleh : d triarso, JAKARTA PUSAT
  DIJUAL : Bekas Rumah Dinas dilembah / dikelilingi Apartemen Kemayoran. LT/LB 171/110, 2 KT, 1 Gudg,...
   
DELL A840 Vostro
  oleh : win, Jakarta
  Jual males make, DELL VOSTRO A840 dual core 1,86GB, HDD 120GB, RAM 3GB, VGA X3100 350MB, WIFI, Bluet...
   
update smart v2 cuma 165rb
 
 
koran-radar.com Politik berita
 
 
 
     
 
Jumat, 23/07/2010 [15:28:12]
 
  Perdebatan Kekuatan Politik  
  DPD Jangan Merengek Pada DPR  
  [Jakarta]  
     
  Keterangan Gambar : Anggota dewan saling bersalaman, dalam acara penutupan sidang paripurna.  
  Jakarta, Radar Online
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) hendaknya berbesar hati kalau akhirnya DPR tetap memilih tidak rapat bersama, sebelum pembacaan nota keuangan oleh Presiden, Agustus nanti. Dan jika itu terjadi DPD harus bisa menunjukkan kredibilitasnya.

Pengamat Hukum Tata Negara, Irman Putra Sidin, mengatakan “Saya rasa ini bukan persoalan besar, dan ada baiknya jika lobi ke DPR kali ini tidak berhasil, sebaiknya DPD tidak lagi merengek-rengek pada DPR untuk itu (rapat bersama),” kata Irman, didalam talk show ‘Perspektif Indonesia, Mekaniseme Kerja DPR-DPD Untuk Peningkatan Kualitas Parlemen’ di Gedung DPD, Jl Gatot Subroto, Senayan, Jakarta, Jumat (23/7).

Irman mengatakan, perdebatan soal keinginan rapat bersama ini harusnya tidak perlu terjadi jika DPD bisa menunjukkan pentas konstitusionalnya. Namun memang tidak bisa dipungkiri pula sejak tahun 2009, DPD gagal dalam pentas konstitusionalitas. “DPD sudah saatnya mempunyai panggung sendiri untuk dikelola, kalau tidak maka DPD nggak akan kelihatan,” ujarnya.

Dia yakin, sikap keras ketua DPR untuk tetap melakukan rapat sendiri-sendiri bukan karena adanya kekuatan politik tertentu. Sebab, perdebatan ini bukanlah isu yang sensitif seperti kasus Bank Century. “Isu ini tidak sesensitif Century (bailout Bank Century), ini hanya persoalan kosmetik. Tinggal bagaimana DPD bisa melakukan lobi politik kepada pimpinan DPR,” jelas pria berkacamata ini.

Dia yakin mungkin masih ada sedikit peluang DPD untuk bisa lakukan rapat bersama dengan DPR. Namun, agar itu berhasil pastinya DPD diharapkan hanya menjadi lembaga yang autis dan tidak melakukan sesuatu yang menunjukkan eksistensi mereka. “Menaklukkan pimpinan DPR saya rasa tidaklah rumit, ini hanya hambatan komunikasi politik yang belum ketemu saja (antara DPR dan DPD). Tapi saya yakin itu masih bisa dilakukan, dengan catatan DPD tidak autis,” tandasnya. (l/n/yen)

 
     
 
mark-it indonesia
 
     
 
Anda ingin memasang banner? hubungi kami di : 021 - 6833 5800
 
 
   
BERITA SEBELUMNYA...
 
Menpora & Presiden Digugat Pengacara
Waspadai Makanan Penyebab Jerawat!
Samsat Depok Santuni Puluhan Anak Yatim
Pejabat Depok Tes Urine
LSM LAKI Apresiasi Kapolda Kalbar Berantas Korupsi
 
     
 
Redaksi : Jl Jatinegara Barat No.181A Lt.3, Jakarta Timur 13310 - Phone 021 - 68335800 / Fax : 021-2800366
© 2010 radar.co.id . Gunakan browser dengan dukungan flash & java ketika mengunjungi web ini. Powered by MDevelopment v3.0