situs berita dan informasi online
  Cari Berita :  
 
mobi pascabayar
ARTIKEL DARI PEMBACA
 
Opini :: Rabu, 01/02/2012 [13:49:26]
Sekedar
Cerita dari Cerita
catatan ini di amil dari fb milik temanku yang sangat baik, bahkan saya menganggap dia bagian dari keluarga saya. mari kita simak ‎"awas...!!" kata spontan yang terlontar kencang dari mulut... oleh imam elhazmi di Pandeglang
 
 
News :: Rabu, 01/02/2012 [11:36:02]
LIBURAN
Pandeeglang Berkah, Unsera Cerdas
News :: Senin, 30/01/2012 [03:29:33]
Peduli Bencana
Mahasiswa Komunikasi Unsera Peduli
Pengaduan :: Senin, 30/01/2012 [03:09:10]
Surat terbuka
Untukmu Siska Selvia
Opini :: Sabtu, 28/01/2012 [06:24:12]
Pencabutan Perda Anti-Miras Perlu Ditinjau
News :: Senin, 23/01/2012 [18:21:20]
Rekonsiliasi IPMADO Untuk Perubahan
Generasi Muda Harus Mampu Membawa Perubahan
Lowongan Perwakilan Biro Radar
  oleh : redaksi radar, Jakarta
  Radar.co.id membuka lowongan untuk perwakilan Biro diseluruh Indonesia, dengan syarat : a. Penga...
   
JUAL RUMAH DILEMBAH APARTEMEN
  oleh : d triarso, JAKARTA PUSAT
  DIJUAL : Bekas Rumah Dinas dilembah / dikelilingi Apartemen Kemayoran. LT/LB 171/110, 2 KT, 1 Gudg,...
   
DELL A840 Vostro
  oleh : win, Jakarta
  Jual males make, DELL VOSTRO A840 dual core 1,86GB, HDD 120GB, RAM 3GB, VGA X3100 350MB, WIFI, Bluet...
   
update smart v2 cuma 165rb
 
 
koran-radar.com Kriminal berita
 
 
 
     
 
Rabu, 04/08/2010 [14:44:15]
 
  Harga Rp. 500 rb-Rp. 2 juta  
  Siswa SMA Swasta Dijual  
  [Surabaya]  
     
  Keterangan Gambar : Ilustrasi  
  Surabaya, Radar Online
Transaksi penjualan siswi SMA ke lelaki hidung belang seharga Rp 2.juta sekali kencan, itupun ada pilihan yang paling rendah Rp 500 ribu ternyata pekerjaan mereka sudah tercium oleh anggota reskrim Polsekta Sawahan, Senin (2/8) lalu. Marak penjualan gadis dibahwa umur, seorang bapak dua anak di tangkap polisi saat berhasil menangkap germo.

Slamet Supardi alias bagong (45) yang masih mempunyai stok gadis-gadis imut-imut dibahwa umur , yang akan dipesan lelaki hidung belang. Untung tersangka warga Jl Kupang Segunting, Surabaya itu tertangkap saat mengantarkan seorang siswi kelas Xl SMA swasta dikawasan Surabaya Selatan, ke sebuah hotel di Jl. Tunjungan.

Kapolsekta Sawahan AKP Sih Widodo, mengatakan tersangka sudah lama kami pantau penjualan anak gadis-gadis dibahwa umur, dia dikenal sebagai germo khusus menyediakan anak gadis sebagai mangsanya. "Kepada pelanggannya terang-terangan menawarkan gadis status pelajar,” kata Sih widodo di Mapolsekta Sawahan kemarin.

Tersangka mencari gadis-gadis tersebut dengan cara mengelabuhi cara iming-iming menawarkan pekerjaan penghasilan besar, ketika korban menghubungi , tersangka bergerak cepat menjemput siswi pelajar yang butuh duit, begitu korban terpedaya , tersangka langsung menyerahkan pada pelanggannya, karena tersangka tidak punya tempat penampungan khusus.

Para gadis tersebut, dibebaskan menjalankan aktivitas seperti biasa, tapi sewaktu-waktu ada pelanggan yang memesan, tersangka langsung menghubungi via ponsel atau kirim (SMS). Begitu ada balasan Oky, dari korban, tersangka menjemput gadis pelajar tersebut dan diserahkan pada pemesan, transaksi dengan pelanggan dilakukan dengan via ponsel oleh tersangka, tersangka juga mengirim foto gadis-gadis yang dipesan oleh pelanggan, terang Kapolsek.

Gadis imut-imut itu dibandrol antara Rp 500.000,- sampai dengan Rp. 2 juta sekali main, hingga saat ditangkap, tersangka masih memiliki enam gadis siap diperdagangkan, sebut saja Melati (l6) mengaku sudah tiga kali melayani lelaki. “Awalnya saya memang butuh uang, setelah tahu pekerjaannya seperti itu, kapok tapi saya tidak bisa menolak saat diajak lagi,” ujar siswi itu.

Tiap transaksi korban mendapat 50 persen, tersangka 50 persen, tersangka mengaku sudah lima bulan ini menjual anak-anak gadis dibahwa umur, Polisi akan menjerat dengan pasal 2 jo pasal l7 UU RI 2l/2007 tentang pemberantasan tidak pidana perdagangan orang dan pasal 88 UU RI 23/2002 tentang perlindungan anak, selain menahan tersangka, polisi juga menyita lima ponsel tersangka yang dipakai sebagai penghubung dan transaksi. Selain itu, juga uang tunai Rp. 1 juta hasil transaksi terakhir. (Rokim)

 
     
 
mark-it indonesia
 
     
 
Anda ingin memasang banner? hubungi kami di : 021 - 6833 5800
 
 
   
BERITA SEBELUMNYA...
 
Menpora & Presiden Digugat Pengacara
Waspadai Makanan Penyebab Jerawat!
Samsat Depok Santuni Puluhan Anak Yatim
Pejabat Depok Tes Urine
LSM LAKI Apresiasi Kapolda Kalbar Berantas Korupsi
 
     
 
Redaksi : Jl Jatinegara Barat No.181A Lt.3, Jakarta Timur 13310 - Phone 021 - 68335800 / Fax : 021-2800366
© 2010 radar.co.id . Gunakan browser dengan dukungan flash & java ketika mengunjungi web ini. Powered by MDevelopment v3.0