|
|
 |
|
 |
|
|
Lowongan Perwakilan Biro Radar |
| |
oleh : redaksi radar, Jakarta |
| |
Radar.co.id membuka lowongan untuk perwakilan Biro diseluruh Indonesia, dengan syarat :
a. Penga... |
| |
|
|
JUAL RUMAH DILEMBAH APARTEMEN |
| |
oleh : d triarso, JAKARTA PUSAT |
| |
DIJUAL :
Bekas Rumah Dinas dilembah / dikelilingi Apartemen Kemayoran. LT/LB 171/110, 2 KT, 1 Gudg,... |
| |
|
|
DELL A840 Vostro |
| |
oleh : win, Jakarta |
| |
Jual males make, DELL VOSTRO A840 dual core 1,86GB, HDD 120GB, RAM 3GB, VGA X3100 350MB, WIFI, Bluet... |
| |
|
|
|
 |
|
 |
|
|
 |
 |
 |
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
|
|
| |
|
|
| |
Rabu, 04/08/2010 [16:37:11] |
|
| |
160 Guru Jakbar Mengikuti Pelatihan |
|
| |
[Jakarta] |
|
| |
|
|
| |
Jakarta Radar Online
Guru atau tenaga pengajar se-Jakarta Barat Sebanyak 160 mengikuti pelatihan pengembangan bahan ajar berbasis Teknologi Informasi (TI) dan komunikasi yang diselenggarakan Sudin Pendidikan Menengah (Dikmen) Jakarta Barat, di gedung Yayasan Pendidikan Al Kamal, Kedoya, Jakarta Barat, Senin (2/8). Pelatihan ini bertujuan supaya guru dalam proses kegiatan belajar mengajar nantinya tidak lagi menggunakan sistem manual melainkan sudah menggunakan alat teknologi yang sudah canggih seperti proyektor maupun laptop.“Jadi, kalau para guru mengajar tinggal bawa flash disk, laptop, dan proyektor saja,” ujar Abdul Hamid, Kepala Sudin Dikmen Jakarta Barat, Senin (2/8). Anjuran Abdul Hamid, perkembangan dan penggunaan TI untuk saat ini tidak bisa ditolerir lagi. Sebab, hampir seluruh sektor kehidupan manusia saat ini berbasis TI. Untuk itu, ia berharap, seluruh tenaga pengajar yang berada di lingkungan Kota Administrasi Jakarta Barat mampu memahami dan menerapkan TI dalam proses kegiatan belajar mengajar.
Dijelaskannya, hingga saat ini, hampir seluruh tenaga pengajar SMA di Jakarta Barat telah memahami perkembangan dan penggunaan TI. "Sekitar 95 persen tenaga pengajar di SMA sudah paham dengan TI. Oleh karena itu, dengan adanya pelatihan pengembangan ini, para tenaga pengajar kita jangan sampai kalah dengan negara lain," paparnya.
Tidak hanya para tenaga pengajar, dirinya juga menargetkan untuk urusan administrasi tata usaha sekolah juga berbasis TI agar tercipta keteraturan dan ketertiban administrasi sekolah. Rencananya, kegiatan serupa akan dijadikan ajang rutin setiap tahun.
Dengan adanya program pelatihan berbasis TI, sambungnya, diharapkan para tenaga pengajar yang telah paham dengan TI dapat menularkan ilmunya pada rekan guru yang lain. "Jangan sampai guru kalah dengan murid. Guru juga harus paham dan bisa mempergunakan teknologi yang saat ini berkembang pesat," ucapnya.
Pelatihan yang digelar rencananya akan berlangsung selama dua hari. "Para peserta pelatihan diperkenalkan dengan program, seperti power point dan lain sebagainya. Kalau memang para pengajar bisa, mereka juga boleh mengajar dengan teknologi animasi. Dengan begitu, proses kegiatan belajar mengajar jauh akan lebih menarik dan para siswa akan lebih antusias dalam menyimak dan menyerap ilmu yang disampaikan oleh para pengajar," ujarnya. (Tumpal)
|
|
| |
|
|
| |
|
|
| |
|
|
| |
Anda ingin memasang banner? hubungi kami di : 021 - 6833 5800 |
|
 |
 |
 |
| |
|
|
| |
|
|
|