situs berita dan informasi online
  Cari Berita :  
 
mobi pascabayar
ARTIKEL DARI PEMBACA
 
Opini :: Rabu, 01/02/2012 [13:49:26]
Sekedar
Cerita dari Cerita
catatan ini di amil dari fb milik temanku yang sangat baik, bahkan saya menganggap dia bagian dari keluarga saya. mari kita simak ‎"awas...!!" kata spontan yang terlontar kencang dari mulut... oleh imam elhazmi di Pandeglang
 
 
News :: Rabu, 01/02/2012 [11:36:02]
LIBURAN
Pandeeglang Berkah, Unsera Cerdas
News :: Senin, 30/01/2012 [03:29:33]
Peduli Bencana
Mahasiswa Komunikasi Unsera Peduli
Pengaduan :: Senin, 30/01/2012 [03:09:10]
Surat terbuka
Untukmu Siska Selvia
Opini :: Sabtu, 28/01/2012 [06:24:12]
Pencabutan Perda Anti-Miras Perlu Ditinjau
News :: Senin, 23/01/2012 [18:21:20]
Rekonsiliasi IPMADO Untuk Perubahan
Generasi Muda Harus Mampu Membawa Perubahan
Lowongan Perwakilan Biro Radar
  oleh : redaksi radar, Jakarta
  Radar.co.id membuka lowongan untuk perwakilan Biro diseluruh Indonesia, dengan syarat : a. Penga...
   
JUAL RUMAH DILEMBAH APARTEMEN
  oleh : d triarso, JAKARTA PUSAT
  DIJUAL : Bekas Rumah Dinas dilembah / dikelilingi Apartemen Kemayoran. LT/LB 171/110, 2 KT, 1 Gudg,...
   
DELL A840 Vostro
  oleh : win, Jakarta
  Jual males make, DELL VOSTRO A840 dual core 1,86GB, HDD 120GB, RAM 3GB, VGA X3100 350MB, WIFI, Bluet...
   
update smart v2 cuma 165rb
 
 
koran-radar.com Kultur & Budaya berita
 
 
 
     
 
Selasa, 10/08/2010 [15:02:04]
 
  Din Syamsuddin :  
  Tindak Tegas Pelaku Kekerasan Agama  
  [Jakarta]  
     
  Keterangan Gambar : Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin  
  Jakarta, Radar Online
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin minta pemerintah maupun aparat hukum agar bersikap tegas, dengan mengenakan hukuman setimpal, terhadap pelaku kekerasan terhadap umat agama tertentu.

"Berlakukan tindakan tegas terhadap para pelaku yang melakukan kekerasan terhadap kelompok agama tertentu. Saya menyatakan sangat prihatin dengan masih adanya kekerasan dengan kedok agama," kata Din Syamsuddin kepada pers, di Kantor Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, di Jakarta, Selasa (10/8).

Hal tersebut dikemukakannya, menanggapi adanya kekerasan bernuansa antarumat agama yang terjadi di Bekasi, Jawa Barat, beberapa hari lalu.

Menurut Din, siapapun umat beragama di Indonesia memiliki kebebasan untuk melaksanakan ajarannya dan itu dijamin sesuai dengan undang-undang serta merupakan hak asasi manusia termasuk yang diajarkan oleh Islam.

Jika memang ada masalah terkait dengan pendirian rumah ibadah, dia mengatakan hal itu hendaknya diselesaikan dengan musyawarah, jangan dengan kekerasan dan main hakim sendiri, serta menyerahkan ke aparat hukum.

"Saya mengusulkan agar kelompok umat agama yang berselisih di Bekasi dan mungkin juga di kota lain, jika ada masalah soal pendirian rumah ibadah sebaiknya diselesaikan dengan musyawarah, tidak lagi dengan kekerasan," kata Din.

Kepada umat Islam dan ormas Islam, dia mengajak menyelesaikan masalah dengan umat Kristiani apa masalahnya dan mencari penyelesaian.

Dia juga menangkap fenomena saat ini masih banyak masyarakat yang masih suka main hakim sendiri dalam menyelesaikan masalah keagamaan, sehingga ini menunjukkan masih rendahnya tingkat toleransi umat beragama di Indonesia.

Din juga mencurigai sepertinya aparat keamanan membiarkan kasus seperti itu dan mengkhawatirkan jika hal itu terus terjadi akan meluncurkan negara ke negara kekerasan. "Kekerasan seperti itu saya amati sudah seringkali berulang-ulang dan saya mengimbau agar umat Islam bersikap sabar dan bisa menahan diri," katanya. (TM/An/Rbp)
 
     
 
mark-it indonesia
 
     
 
Anda ingin memasang banner? hubungi kami di : 021 - 6833 5800
 
 
   
BERITA SEBELUMNYA...
 
Menpora & Presiden Digugat Pengacara
Waspadai Makanan Penyebab Jerawat!
Samsat Depok Santuni Puluhan Anak Yatim
Pejabat Depok Tes Urine
LSM LAKI Apresiasi Kapolda Kalbar Berantas Korupsi
 
     
 
Redaksi : Jl Jatinegara Barat No.181A Lt.3, Jakarta Timur 13310 - Phone 021 - 68335800 / Fax : 021-2800366
© 2010 radar.co.id . Gunakan browser dengan dukungan flash & java ketika mengunjungi web ini. Powered by MDevelopment v3.0