|
|
 |
|
 |
|
|
Lowongan Perwakilan Biro Radar |
| |
oleh : redaksi radar, Jakarta |
| |
Radar.co.id membuka lowongan untuk perwakilan Biro diseluruh Indonesia, dengan syarat :
a. Penga... |
| |
|
|
JUAL RUMAH DILEMBAH APARTEMEN |
| |
oleh : d triarso, JAKARTA PUSAT |
| |
DIJUAL :
Bekas Rumah Dinas dilembah / dikelilingi Apartemen Kemayoran. LT/LB 171/110, 2 KT, 1 Gudg,... |
| |
|
|
DELL A840 Vostro |
| |
oleh : win, Jakarta |
| |
Jual males make, DELL VOSTRO A840 dual core 1,86GB, HDD 120GB, RAM 3GB, VGA X3100 350MB, WIFI, Bluet... |
| |
|
|
|
 |
|
 |
|
|
 |
 |
 |
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
|
|
| |
|
|
| |
Senin, 16/08/2010 [10:45:10] |
|
| |
Rokok E-Cigs |
|
| |
[Jakarta] |
|
| |
|
|
| |
Jakarta, Radar Online
Merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi dan gangguan kehamilan dan janin. Artikel diatas ada di setiap bungkus rokok yang diperjual belikan di pasar. Bagi perokok berat, peringatan tersebut sangat tidak berarti, di lain pihak ada upaya untuk mengurangi ketagihan terhadap rokok tersebut, dengan berbagai macam cara, sebagai terapi atau pengganti rokok, E-Cigs (electronic ciggarates) malah berbahaya bagi kesehatan bahkan berujung kematian.
Rokok elektronik atau ENDS dianggap sebagai alat penolong bagi mereka yang kecanduan rokok supaya berhenti merokok. Alat ini dipasarkan sebagai alternatif yang lebih aman dari produk tembakau biasa. Label "HEALTH" pun terpasang jelas pada kemasannya.
Namun, Dr. Danardi Sosrosumihardjo, Sp. KJ., Direktur Pengawasan NAPZA Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengatakan, sejauh ini Kementerian Kesehatan dan BPOM belum bisa merekomendasikan ENDS sebagai pengganti rokok karena mengandung bahan kimia yang berpotensi toksik pada tubuh.
Dirinya menjelaskan, berdasarkan penelitian yang dilakukan WHO terhadap sejumlah sampel produk ENDS ditemukan bahan-bahan seperti nikotin, dietilen glikol, gliserin dan nitrosamin.
"Selain itu produk ini juga mengandung banyak senyawa karsinogen, meskipun dalam kadar yang lebih kecil dibanding rokok biasa," ujarnya.
ENDS memang tidak membahayakan perokok pasif, karena efek asap yang ditimbulkan hanya buatan dan merangsang sugesti perokok aktif. Namun secara tidak sadar, ENDS sangat berisiko bagi perokok aktif bila dibandingkan dengan rokok tembakau.
Rokok tembakau bisa diketahui kandungan nikotin dan TAR-nya karena tercantum pada kemasan, sedangkan ENDs tidak ada keterangan apapun tentang kandungan produk ini. Karena produknya yang refill atau isi ulang, perokok aktif tidak bisa mengetahui seberapa banyak nikotin yang masuk ke dalam paru-paru.
"Pemakaiannya tergantung orangnya, kalau orangnya tidak bisa mengendalikan diri dia enggak akan peduli berapa kali harus isi ulang, lama-kelamaan dia bisa keracunan nikotin," tuturnya.
Saat ini, WHO sendiri masih menganggap apapun produk yang mengandung nikotin berbahaya bagi kesehatan. Jika ENDS dianggap bisa menjadi terapi atau pengganti bagi pecandu rokok rasanya masih banyak uji klinis yang harus dilakukan.
"Nantinya, bukan memperbaiki kesehatan malah menurunkan kesehatan lagi," sahut Danardi, tidak ada jalan keluar bagi pecandu rokok, selain niat dari dirinya sendiri untuk untuk stop tidak merokok demi menjaga kesehatan.(K/JG)
|
|
| |
|
|
| |
|
|
| |
|
|
| |
Anda ingin memasang banner? hubungi kami di : 021 - 6833 5800 |
|
 |
 |
 |
| |
|
|
| |
|
|
|