situs berita dan informasi online
  Cari Berita :  
 
mobi pascabayar
ARTIKEL DARI PEMBACA
 
Opini :: Rabu, 01/02/2012 [13:49:26]
Sekedar
Cerita dari Cerita
catatan ini di amil dari fb milik temanku yang sangat baik, bahkan saya menganggap dia bagian dari keluarga saya. mari kita simak ‎"awas...!!" kata spontan yang terlontar kencang dari mulut... oleh imam elhazmi di Pandeglang
 
 
News :: Rabu, 01/02/2012 [11:36:02]
LIBURAN
Pandeeglang Berkah, Unsera Cerdas
News :: Senin, 30/01/2012 [03:29:33]
Peduli Bencana
Mahasiswa Komunikasi Unsera Peduli
Pengaduan :: Senin, 30/01/2012 [03:09:10]
Surat terbuka
Untukmu Siska Selvia
Opini :: Sabtu, 28/01/2012 [06:24:12]
Pencabutan Perda Anti-Miras Perlu Ditinjau
News :: Senin, 23/01/2012 [18:21:20]
Rekonsiliasi IPMADO Untuk Perubahan
Generasi Muda Harus Mampu Membawa Perubahan
Lowongan Perwakilan Biro Radar
  oleh : redaksi radar, Jakarta
  Radar.co.id membuka lowongan untuk perwakilan Biro diseluruh Indonesia, dengan syarat : a. Penga...
   
JUAL RUMAH DILEMBAH APARTEMEN
  oleh : d triarso, JAKARTA PUSAT
  DIJUAL : Bekas Rumah Dinas dilembah / dikelilingi Apartemen Kemayoran. LT/LB 171/110, 2 KT, 1 Gudg,...
   
DELL A840 Vostro
  oleh : win, Jakarta
  Jual males make, DELL VOSTRO A840 dual core 1,86GB, HDD 120GB, RAM 3GB, VGA X3100 350MB, WIFI, Bluet...
   
update smart v2 cuma 165rb
 
 
koran-radar.com Bisnis & Ekonomi berita
 
 
 
     
 
Kamis, 19/08/2010 [10:30:08]
 
  KRL Khusus Wanita Beroperasi  
  [Jakarta]  
     
  Jakarta, Radar Online
Mulai Kamis (19/8) kaum hawa yang biasa menggunakan transportasi kereta rel listrik (KRL) bisa menikmati layanan gerbong khusus wanita pada rute Bogor-Jakartakota. Ada dua gerbong KRL khusus penumpang wanita yang akan diluncurkan PT Kereta Api (KA) hari ini.

Direktur Utama PT KA, Ignasius Jonan, saat ditemui di Stasiun KA Gambir, Jakarta Pusat, kemarin mengatakan, peluncuran gerbong khusus ini merupakan jawaban atas permintaan penumpang wanita yang resah karena selalu berdesakan dengan penumpang pria. “Untuk sementara kami lakukan pada KRL Ekonomi AC Jakarta-Bogor. Yang lainnya menyusul,” ujarnya.

Gerbong khusus wanita ini beberapa tahun lalu pernah diadakan PT KA, namun tidak efektif karena tidak ada penjagaan, sehingga “dilanggar” oleh penumpang pria. Kali ini di dalam gerbong khusus itu akan ada petugas yang melarang laki-laki masuk, sama seperti melarang pedagang masuk ke dalam kereta.

Sekretaris Perusahaan PT KAI Commuter Jabodetabek, Makmur Syaheran, secara terpisah mengatakan, pengoperasian gerbong khusus ini adalah uji coba dan akan selalu dievaluasi. Jika jumlah peminatnya bertambah, PT KAI Commuter Jabodetabek akan menambah layanan ini di KRL lainnya.

Dikatakan Makmur, gerbong KRL khusus wanita itu berada di rangkaian KRL Ekonomi AC dan KRL Ekspres.

Dua gerbong KRL khusus ini akan tersambung dengan enam gerbong penumpang umum lainnya, yakni di posisi pertama dan terakhir. Gerbong kedua sampai ketujuh disediakan untuk penumpang umum, laki-laki dan perempuan.

Menurut Makmur, jika dua gerbong khusus itu penuh, penumpang perempuan bisa memilih menggunakan gerbong kedua hingga ketujuh. “Namun, gerbong kesatu dan kedelapan tidak boleh digunakan penumpang laki-laki,” ujarnya seraya menambahkan, tidak ada perbedaan harga tiket untuk gerbong khusus itu.

Sejumlah wanita penumpang KRL menyatakan menyambut baik adanya gerbong khusus itu. Shanty, warga Depok yang bekerja di Cikini, Jakarta Pusat, mengatakan, “Memang suka risi, apalagi kalau ada laki-laki di belakang kita. Biar nggak megang-megang, mereka biasanya maunya nempel-nempel terus,” ujarnya.

Karyawati perusahaan swasta ini berharap pelaksanaan KRL khusus perempuan itu berlanjut terus dan tidak berhenti di tengah jalan.

KA Tambahan
Ditanya mengenai kereta mudik, Jonan membenarkan pihaknya akan membuka pemesanan tiket KA tambahan Lebaran pada pekan ini.

Namun, dia belum merinci tanggal pastinya.
Dia juga berjanji akan menindak calo tiket mudik, termasuk jika mereka itu oknum karyawan PT KA ataupun karyawan perusahaan rekanan. “Jika ada orang dalam yang terlibat, akan langsung diberhentikan, itu sanksinya. Bahkan kalau tertangkap basah, ada pidananya,” ujarnya. (K/Jarpen Gultom)

 
     
 
mark-it indonesia
 
     
 
Anda ingin memasang banner? hubungi kami di : 021 - 6833 5800
 
 
   
BERITA SEBELUMNYA...
 
Menpora & Presiden Digugat Pengacara
Waspadai Makanan Penyebab Jerawat!
Samsat Depok Santuni Puluhan Anak Yatim
Pejabat Depok Tes Urine
LSM LAKI Apresiasi Kapolda Kalbar Berantas Korupsi
 
     
 
Redaksi : Jl Jatinegara Barat No.181A Lt.3, Jakarta Timur 13310 - Phone 021 - 68335800 / Fax : 021-2800366
© 2010 radar.co.id . Gunakan browser dengan dukungan flash & java ketika mengunjungi web ini. Powered by MDevelopment v3.0