situs berita dan informasi online
  Cari Berita :  
 
mobi pascabayar
ARTIKEL DARI PEMBACA
 
Opini :: Rabu, 01/02/2012 [13:49:26]
Sekedar
Cerita dari Cerita
catatan ini di amil dari fb milik temanku yang sangat baik, bahkan saya menganggap dia bagian dari keluarga saya. mari kita simak ‎"awas...!!" kata spontan yang terlontar kencang dari mulut... oleh imam elhazmi di Pandeglang
 
 
News :: Rabu, 01/02/2012 [11:36:02]
LIBURAN
Pandeeglang Berkah, Unsera Cerdas
News :: Senin, 30/01/2012 [03:29:33]
Peduli Bencana
Mahasiswa Komunikasi Unsera Peduli
Pengaduan :: Senin, 30/01/2012 [03:09:10]
Surat terbuka
Untukmu Siska Selvia
Opini :: Sabtu, 28/01/2012 [06:24:12]
Pencabutan Perda Anti-Miras Perlu Ditinjau
News :: Senin, 23/01/2012 [18:21:20]
Rekonsiliasi IPMADO Untuk Perubahan
Generasi Muda Harus Mampu Membawa Perubahan
Lowongan Perwakilan Biro Radar
  oleh : redaksi radar, Jakarta
  Radar.co.id membuka lowongan untuk perwakilan Biro diseluruh Indonesia, dengan syarat : a. Penga...
   
JUAL RUMAH DILEMBAH APARTEMEN
  oleh : d triarso, JAKARTA PUSAT
  DIJUAL : Bekas Rumah Dinas dilembah / dikelilingi Apartemen Kemayoran. LT/LB 171/110, 2 KT, 1 Gudg,...
   
DELL A840 Vostro
  oleh : win, Jakarta
  Jual males make, DELL VOSTRO A840 dual core 1,86GB, HDD 120GB, RAM 3GB, VGA X3100 350MB, WIFI, Bluet...
   
update smart v2 cuma 165rb
 
 
koran-radar.com Politik berita
 
 
 
     
 
Kamis, 19/08/2010 [13:19:12]
 
  Terkait Amandemen UUD 1945  
  Max Sopacua: Ruhut Perlu Di Warning  
  [Jakarta]  
     
  Jakarta, Radar Online
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Max Sopacua menegaskan, pihaknya akan memberi peringatan pada anggota Fraksi Partai Demokrat DPR Ruhut Sitompul, terkait pernyataan perlunya amendemen lanjutan terhadap UUD 1945 untuk memberi peluang kepada presiden menjabat lebih dua periode.

Max mengatakan “Tapi kita tahu Ruhut Sitompul suka meledak-ledak. Ada kalanya perlu berikan warning,” kata Max di Gedung DPR di Jakarta, Kamis (19/8).

Menurut Max, peringatan yang akan dilakukan oleh DPP PD diserahkan kepada Badan Kehormatan Partai Demokrat. “Saya kira karena baru terjadi kemarin. Ketua fraksi kita juga baru mulai betugas. Partai ini punya BK, segala sesuatu yang menyangkut kader akan dibahas di situ. Kita tidak semata-mata secara individu melakukan sesuatu,” kata Max.

Ia mengaku kaget dengan pernyataan Ruhut tersebut. Max juga membantah, apa yang disampaikan Ruhut adalah suatu agenda besar yang sedang disusun oleh Partai Demokrat.
“Sehingga kalau ada lepas kendali, kami sama sekali kaget. Saya mau klarifikasi kalau Ruhut peniup terompet. Itu wajib ditegur karena itu tindakan yang tidak berdasarkan konstalasi politik yang berkembang di partai. Seolah-olah ada agenda besar dari partai ini, itu tidak benar dan keliru,” kata Max.

Dengan pernyataan Ruhut, kata mantan penyiar TVRI ini, Partai Demokrat menjadi sorotan publik dan juga elit politik lainnya. “`Gak` ada angin, `gak` ada hujan, statement gitu. Kita semua juga kaget. Tidak ada lagi urusan untuk mengamendemen UUD 45 karena sudah final. Sekarang kami jadi sorotan,” kata Max.

Wakil Sekretaris Jenderal Demokrat Angelina Sondakh sependapat dengan Max.
“Ya, DPP PD akan memberikan `warning` kepada Ruhut. Kita mau rapat soal ini,” kata Angelina.

Ruhut telah menyatakan, diperlukan amendeman lanjutan terhadap UUD 1945 agar presiden bisa memperpanjang masa jabatannya hingga tiga periode. (TMA, Ant, Rdr)
 
     
 
mark-it indonesia
 
     
 
Anda ingin memasang banner? hubungi kami di : 021 - 6833 5800
 
 
   
BERITA SEBELUMNYA...
 
Menpora & Presiden Digugat Pengacara
Waspadai Makanan Penyebab Jerawat!
Samsat Depok Santuni Puluhan Anak Yatim
Pejabat Depok Tes Urine
LSM LAKI Apresiasi Kapolda Kalbar Berantas Korupsi
 
     
 
Redaksi : Jl Jatinegara Barat No.181A Lt.3, Jakarta Timur 13310 - Phone 021 - 68335800 / Fax : 021-2800366
© 2010 radar.co.id . Gunakan browser dengan dukungan flash & java ketika mengunjungi web ini. Powered by MDevelopment v3.0