situs berita dan informasi online
  Cari Berita :  
 
mobi pascabayar
ARTIKEL DARI PEMBACA
 
Opini :: Rabu, 01/02/2012 [13:49:26]
Sekedar
Cerita dari Cerita
catatan ini di amil dari fb milik temanku yang sangat baik, bahkan saya menganggap dia bagian dari keluarga saya. mari kita simak ‎"awas...!!" kata spontan yang terlontar kencang dari mulut... oleh imam elhazmi di Pandeglang
 
 
News :: Rabu, 01/02/2012 [11:36:02]
LIBURAN
Pandeeglang Berkah, Unsera Cerdas
News :: Senin, 30/01/2012 [03:29:33]
Peduli Bencana
Mahasiswa Komunikasi Unsera Peduli
Pengaduan :: Senin, 30/01/2012 [03:09:10]
Surat terbuka
Untukmu Siska Selvia
Opini :: Sabtu, 28/01/2012 [06:24:12]
Pencabutan Perda Anti-Miras Perlu Ditinjau
News :: Senin, 23/01/2012 [18:21:20]
Rekonsiliasi IPMADO Untuk Perubahan
Generasi Muda Harus Mampu Membawa Perubahan
Lowongan Perwakilan Biro Radar
  oleh : redaksi radar, Jakarta
  Radar.co.id membuka lowongan untuk perwakilan Biro diseluruh Indonesia, dengan syarat : a. Penga...
   
JUAL RUMAH DILEMBAH APARTEMEN
  oleh : d triarso, JAKARTA PUSAT
  DIJUAL : Bekas Rumah Dinas dilembah / dikelilingi Apartemen Kemayoran. LT/LB 171/110, 2 KT, 1 Gudg,...
   
DELL A840 Vostro
  oleh : win, Jakarta
  Jual males make, DELL VOSTRO A840 dual core 1,86GB, HDD 120GB, RAM 3GB, VGA X3100 350MB, WIFI, Bluet...
   
update smart v2 cuma 165rb
 
 
koran-radar.com Hukum berita
 
 
 
     
 
Kamis, 19/08/2010 [14:14:30]
 
  Kejaksaan Usut Kasus Jamkesmas  
  Kepala Puskesmas Jadi Tersangka  
  [Jawa Barat]  
     
  Sukabumi,Radar Online
Kejaksaan Negeri Cibadak, Kabupaten Sukabumi terus mengusut dugaan korupsi dana Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) sebesar Rp200 juta di Kecamatan Purabaya. Beberapa pejabat dilingkup kesehatan kabupaten Sukabumi itu telah diperiksa diantaranya Kepala Puskesmas Purabaya berinisial, IK.

IK ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan dalam kasus Jamkesmas tahun 2008-2009. Dari hasil penyidikan, IK, diduga memakai dana Jamkesmas tak sesuai dengan Plan of Action (POA). IK malah diduga mencairkan uang untuk kegiatan fiktif yang tidak sesuai dengan POA.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Cibadak, Dedy Supardi menjelaskan, selain tersangka IK pihaknya juga meminta keterangan saksi mantan Kepala Seksi Jaminan dan Program Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi berinsial DY.

“Kami akan melakukan pemeriksaan selanjutnya. Karena pengusutan dugaan korupsi ini belum tuntas,” tegasnya.

Sementara itu, di lain pihak pengusutan kejaksaan terhadap kasus dugaa korupsi di Puskesmas Purabaya mendapat sorotan dari sejumlah kalangan.

Mereka mengharapkan agar semua pengusutan dana Jamkesmas tidak hanya difokuskan kepada satu titik. Namun, harus dilakukan secara menyeluruh.

“Bisa saja, indikasi tindakan korupsi terjadi di puskesmas lain. Sehingga kami minta agar kejaksaan tidak tebang pilih,” pinta Ketua LSM Aliansi Masyarakat Peduli Transparansi (AMPET) Iwan A.Ridwan kepada Radar Online.

Menurutnya, pengusutan kejaksaan harus mendapatkan dukungan dari semua pihak.

“Ini mengenai dana jatah orang miskin. Jadi kejaksaan harus didukung agar keadilan dan kebenaran ditegakan. Namun kami minta jangan hanya di Purabaya saja,”ujarnya. (Yovi Giovani)
 
     
 
mark-it indonesia
 
     
 
Anda ingin memasang banner? hubungi kami di : 021 - 6833 5800
 
 
   
BERITA SEBELUMNYA...
 
Menpora & Presiden Digugat Pengacara
Waspadai Makanan Penyebab Jerawat!
Samsat Depok Santuni Puluhan Anak Yatim
Pejabat Depok Tes Urine
LSM LAKI Apresiasi Kapolda Kalbar Berantas Korupsi
 
     
 
Redaksi : Jl Jatinegara Barat No.181A Lt.3, Jakarta Timur 13310 - Phone 021 - 68335800 / Fax : 021-2800366
© 2010 radar.co.id . Gunakan browser dengan dukungan flash & java ketika mengunjungi web ini. Powered by MDevelopment v3.0