situs berita dan informasi online
  Cari Berita :  
 
mobi pascabayar
ARTIKEL DARI PEMBACA
 
Opini :: Senin, 14/05/2012 [15:07:31]
Kembalikan pada standar yang benar
Ketika yang tak wajar dipandang lumrah
Terinspirasi dari kemacetan yang terjadi di sebuah terminal bus kota Depok, saya tertarik untuk membahas tentang standar kewajaran. Sebenarnya kemacetan di seputar terminal bukan hal yang baru. Bisa d... oleh Sarah di cibinong
 
 
News :: Rabu, 09/05/2012 [12:35:45]
Dari Kita
Seputar Kampus Unsera
Opini :: Selasa, 01/05/2012 [10:40:28]
Pendidikan
BBM non-subsidi untuk motor pendidikan
News :: Senin, 30/04/2012 [23:25:45]
Perguruan Al Hikmah Aceh Gelar Maulid
AL HIKMAH; TAKTIK DAKWAH MERAJUT UKHUWAH
News :: Senin, 09/04/2012 [03:13:45]
Surat Terbuka untuk Anggota Wisma
-
Opini :: Sabtu, 07/04/2012 [19:45:18]
secercah Harapan
Untuk KH. A. Mustofa Bisr
Lowongan Perwakilan Biro Radar
  oleh : redaksi radar, Jakarta
  Radar.co.id membuka lowongan untuk perwakilan Biro diseluruh Indonesia, dengan syarat : a. Penga...
   
JUAL RUMAH DILEMBAH APARTEMEN
  oleh : d triarso, JAKARTA PUSAT
  DIJUAL : Bekas Rumah Dinas dilembah / dikelilingi Apartemen Kemayoran. LT/LB 171/110, 2 KT, 1 Gudg,...
   
DELL A840 Vostro
  oleh : win, Jakarta
  Jual males make, DELL VOSTRO A840 dual core 1,86GB, HDD 120GB, RAM 3GB, VGA X3100 350MB, WIFI, Bluet...
   
update smart v2 cuma 165rb
 
 
koran-radar.com Advertorial berita
 
 
 
     
 
Jumat, 20/08/2010 [16:10:52]
 
  Danau Siturawa Badung Tercemar Limbah Industri  
  PT.JIEP Masa Bodoh  
  [Jakarta]  
     
  Keterangan Gambar : Siturawa Badung  
  Jakarta, Radar Online.
PT.JIEP perusahaan milik negara sekaligus sebagai kuasa pengelola Kawasan Industri Pulogadung (KIP) Jakarta Timur, tutup mata dengan Limbah industri yang mencemari Siturawa Badung yang berlokasi persis ditengah kawasan. Danau yang dari semula diperuntukkan sebagai wadah penampungan air berubah wujud menjadi danau yang diduga sudah tercemar logam berat (mercuri) dan bahan kimia lainnya.

Realita ini mencemaskan penduduk sekitar pasalnya, saluran akhir aliran danau berujung di kali Petukangan Cakung yang melintas di tengah pemukiman warga berpotensi menimbulkan dampak jangka pendek maupun jangka panjang bahkan bisa menimbulkan kematian.

Warga yang paling tersiksa adalah warga yang langsung mengkonsumsi air dari tanah seperti sumur pantek. Pantauan Radar-Online dilokasi, Rawa yang mestinya dikelola dengan baik tampak berwarna hitam pekat tidak karu-karuan dan mengeluarkan bau yang sangat menyengat.

Danau yang sudah tidak berbentuk itu dipenuhi tumbuhan liar seperti enceng gondok dan tumbuhan liar lainnya berbaur dengan sampah –sampah plastic serta kertas menambah kehancuran struktur danau.

Direktut Utama PT.JIEP, Agus Dwikarna yang dicoba dikomfirmasi Radar-Online seputar pencemaran danau tersebut tidak berkenan. Sementara PR. PT.JIEP, Drs.Purwati dengan singkat mengatakan bahwa masalah lingkungan sudah ada yang urus “urusan lingkungan sudah ada yang urus” kata Purwati dengan enteng.

Keperdulian terhadap lingkungan danau Siturawa badung justru dilakukan oleh orang lain. Pada bulan Juni 2007 kelompok pencinta alam “Pamalayu” pernah membersihkan permukaan danau , akan tetapi upaya itu tidak ditindaklanjuti oleh PT.JIEP sebagai pengelola kawasan alias masa bodoh.

Undang-Undang R.I Nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolahan lingkungan hidup secara tegas mengatakan bahwa ”setiap orang berhak atas lingkungan hudup yang baik dan sehat sebagai bagian dari hak azasi manusia”. Dalam UU ini juga secara tegas mengatur ketentuan perdata serta pidananya namun sangat disayangkan sepertinya ketentuan itu dianggap angin lalu. (Slamat Tambunan/JG)
 
     
 
mark-it indonesia
 
     
 
Anda ingin memasang banner? hubungi kami di : 021 - 6833 5800
 
 
   
BERITA SEBELUMNYA...
 
Menpora & Presiden Digugat Pengacara
Waspadai Makanan Penyebab Jerawat!
Samsat Depok Santuni Puluhan Anak Yatim
Pejabat Depok Tes Urine
LSM LAKI Apresiasi Kapolda Kalbar Berantas Korupsi
 
     
 
Redaksi : Jl Jatinegara Barat No.181A Lt.3, Jakarta Timur 13310 - Phone 021 - 68335800 / Fax : 021-2800366
© 2010 radar.co.id . Gunakan browser dengan dukungan flash & java ketika mengunjungi web ini. Powered by MDevelopment v3.0