|
|
 |
|
 |
|
|
Lowongan Perwakilan Biro Radar |
| |
oleh : redaksi radar, Jakarta |
| |
Radar.co.id membuka lowongan untuk perwakilan Biro diseluruh Indonesia, dengan syarat :
a. Penga... |
| |
|
|
JUAL RUMAH DILEMBAH APARTEMEN |
| |
oleh : d triarso, JAKARTA PUSAT |
| |
DIJUAL :
Bekas Rumah Dinas dilembah / dikelilingi Apartemen Kemayoran. LT/LB 171/110, 2 KT, 1 Gudg,... |
| |
|
|
DELL A840 Vostro |
| |
oleh : win, Jakarta |
| |
Jual males make, DELL VOSTRO A840 dual core 1,86GB, HDD 120GB, RAM 3GB, VGA X3100 350MB, WIFI, Bluet... |
| |
|
|
|
 |
|
 |
|
|
 |
 |
 |
| |
koran-radar.com Hukum berita |
|
 |
 |
 |
| |
|
|
| |
|
|
| |
Senin, 23/08/2010 [13:08:59] |
|
| |
Walikota Depok “Dalang “ Bansos Gate |
|
| |
[Depok] |
|
| |
|
|
| |
Keterangan Gambar : Walikota Depok Nurmahmudi Ismail (Ist) |
|
| |
Depok,Radar Online
Usai penetapan bakal calon Walikota Depok oleh Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Minggu (22/8/2010) kemarin, hari ini, Senin (23/8/2010) kantor Kejaksan Negeri Depok dilempari telor dan di demo oleh koalisi LSM dan Ormas Depok.
Mereka menuntut Kajari Depok untuk mengadili dan menangkap walikota Depok Nurmahmudi Ismail terkait dugaan kuat keterlibatan dirinya dalam kasus dana bantuan sosial alat-alat kesehatan senilai Rp.800.000.000,-.
Mereka menuding bahwa Walikota Depok sangat berperan dalam proses penyimpangan dana bantuan itu sehingga merugikan negara ratusan juta.
“ Adili Walikota, tangkap Walikota. Walikota dalang korupsi bansos gate,” demikian yel-yel masa yang meneriakan agar Kejaksaan segera menuntaskan kasus tersebut termasuk mengadili Walikota Depok.
Ketua LSM Garda Pena Cornelis Leo Lamonggi yang juga koordinator aksi kepada radar Online di sela-sela aksi mengatakan, aksi masa ini akan terus berlanjut sampai Walikota Depok diadili dan diperiksa oleh Kejari .
“ Kami akan terus melakukan demo sampai Walikota diperiksa. Aksi ini terjadwal Senin dan Kamis dan terus akan kami lakukan,” ujar Cornelis.
Ditempat yang sama Fikri, salah satu ketua LSM menegaskan,walikota Depok Nur Mahmudi Ismail kami yakini terlibat kuat sebagai aktor dan dalang utama dibalik perkara kasus bansos alat kesehatan seniali 800 juta,” ujar Fikri.
Sebagai mana di ketahui dalam fakta persidangan di Pengadilan Negeri Depok yang di gelar, Rabu (10/8/2010) pekan lalu, terungkap bahwa Surat Keputusan ( SK ) Walikota Depok nomor 216 tertanggal 11 September 2008, mendahului surat Rekomendasi Dinas Kesehatan yang muncul tanggal 16 Desember 2008.
Seharusnya Surat Rekomendasi dahulu, baru kemudian SK Walikota. Dari fakta tersebut jelas bahwa walikota depok diduga kuat sangat berperan terkait proses penyaluran sehingga terjadi penyimpangan.( Asep Nasrudin )
|
|
| |
|
|
| |
|
|
| |
|
|
| |
Anda ingin memasang banner? hubungi kami di : 021 - 6833 5800 |
|
 |
 |
 |
| |
|
|
| |
|
|
|