situs berita dan informasi online
  Cari Berita :  
 
mobi pascabayar
ARTIKEL DARI PEMBACA
 
Opini :: Rabu, 01/02/2012 [13:49:26]
Sekedar
Cerita dari Cerita
catatan ini di amil dari fb milik temanku yang sangat baik, bahkan saya menganggap dia bagian dari keluarga saya. mari kita simak ‎"awas...!!" kata spontan yang terlontar kencang dari mulut... oleh imam elhazmi di Pandeglang
 
 
News :: Rabu, 01/02/2012 [11:36:02]
LIBURAN
Pandeeglang Berkah, Unsera Cerdas
News :: Senin, 30/01/2012 [03:29:33]
Peduli Bencana
Mahasiswa Komunikasi Unsera Peduli
Pengaduan :: Senin, 30/01/2012 [03:09:10]
Surat terbuka
Untukmu Siska Selvia
Opini :: Sabtu, 28/01/2012 [06:24:12]
Pencabutan Perda Anti-Miras Perlu Ditinjau
News :: Senin, 23/01/2012 [18:21:20]
Rekonsiliasi IPMADO Untuk Perubahan
Generasi Muda Harus Mampu Membawa Perubahan
Lowongan Perwakilan Biro Radar
  oleh : redaksi radar, Jakarta
  Radar.co.id membuka lowongan untuk perwakilan Biro diseluruh Indonesia, dengan syarat : a. Penga...
   
JUAL RUMAH DILEMBAH APARTEMEN
  oleh : d triarso, JAKARTA PUSAT
  DIJUAL : Bekas Rumah Dinas dilembah / dikelilingi Apartemen Kemayoran. LT/LB 171/110, 2 KT, 1 Gudg,...
   
DELL A840 Vostro
  oleh : win, Jakarta
  Jual males make, DELL VOSTRO A840 dual core 1,86GB, HDD 120GB, RAM 3GB, VGA X3100 350MB, WIFI, Bluet...
   
update smart v2 cuma 165rb
 
 
koran-radar.com Humaniora berita
 
 
 
     
 
Kamis, 26/08/2010 [15:24:08]
 
  Terkait Limbah Industri Di KIP  
  PT.JIEP: Urusan Itu Sudah Ada Yang Urus  
  [Jakarta]  
     
  Keterangan Gambar : Lokasi danau Siturawa Badung di KIP.  
  Jakarta, Radar Online
PT. JIEP selaku perusahaan milik negara sekaligus sebagai kuasa pengelola Kawasan Industri Pulogadung (KIP) Jakarta Timur, tutup mata dengan limbah industri yang mencemari Siturawa Badung yang berlokasi persis ditengah kawasan. Danau yang dari semula diperuntukkan sebagai wadah penampungan air diduga sudah tercemar logam berat (Mercuri) dan bahan kimia lainnya.

Realita ini mencemaskan penduduk sekitar. Pasalnya, saluran akhir aliran danau berujung di kali Petukangan Cakung yang melintas di tengah pemukiman warga berpotensi menimbulkan dampak jangka pendek maupun jangka panjang bahkan bisa menimbulkan kematian.

Warga yang paling tersiksa adalah warga yang langsung mengkonsumsi air dari tanah seperti sumur pantek. Pantauan Radar-Online dilokasi, Rawa yang mestinya dikelola dengan baik tampak berwarna hitam pekat tidak karu-karuan dan mengeluarkan bau yang sangat menyengat.

Danau yang sudah tidak berbentuk itu dipenuhi tumbuhan liar seperti enceng gondok dan tumbuhan liar lainnya berbaur dengan sampah–sampah plastik serta kertas menambah kehancuran struktur danau.

Direktut Utama PT.JIEP, Agus Dwitarto yang dicoba dikomfirmasi Radar-Online seputar pencemaran danau tersebut tidak berkenan. Sementara PR. PT.JIEP, Drs.Purwati dengan singkat mengatakan bahwa masalah lingkungan sudah ada yang urus. “Urusan lingkungan sudah ada yang urus,” kata Purwati dengan enteng.

Keperdulian terhadap lingkungan danau Siturawa badung justru dilakukan oleh orang lain. Pada bulan Juni 2007 kelompok pencinta alam “Pamalayu” pernah membersihkan permukaan danau, akan tetapi upaya itu tidak ditindaklanjuti oleh PT.JIEP sebagai pengelola kawasan alias masa bodoh.

Undang-Undang R.I Nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolahan lingkungan hidup secara tegas mengatakan bahwa ”Setiap orang berhak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat sebagai bagian dari hak azasi manusia”. Dalam UU ini juga secara tegas mengatur ketentuan perdata serta pidananya namun sangat disayangkan sepertinya ketentuan itu dianggap angin lalu. (Slamat T/Jarpen G)
 
     
 
mark-it indonesia
 
     
 
Anda ingin memasang banner? hubungi kami di : 021 - 6833 5800
 
 
   
BERITA SEBELUMNYA...
 
Menpora & Presiden Digugat Pengacara
Waspadai Makanan Penyebab Jerawat!
Samsat Depok Santuni Puluhan Anak Yatim
Pejabat Depok Tes Urine
LSM LAKI Apresiasi Kapolda Kalbar Berantas Korupsi
 
     
 
Redaksi : Jl Jatinegara Barat No.181A Lt.3, Jakarta Timur 13310 - Phone 021 - 68335800 / Fax : 021-2800366
© 2010 radar.co.id . Gunakan browser dengan dukungan flash & java ketika mengunjungi web ini. Powered by MDevelopment v3.0