|
|
 |
|
 |
|
|
Lowongan Perwakilan Biro Radar |
| |
oleh : redaksi radar, Jakarta |
| |
Radar.co.id membuka lowongan untuk perwakilan Biro diseluruh Indonesia, dengan syarat :
a. Penga... |
| |
|
|
JUAL RUMAH DILEMBAH APARTEMEN |
| |
oleh : d triarso, JAKARTA PUSAT |
| |
DIJUAL :
Bekas Rumah Dinas dilembah / dikelilingi Apartemen Kemayoran. LT/LB 171/110, 2 KT, 1 Gudg,... |
| |
|
|
DELL A840 Vostro |
| |
oleh : win, Jakarta |
| |
Jual males make, DELL VOSTRO A840 dual core 1,86GB, HDD 120GB, RAM 3GB, VGA X3100 350MB, WIFI, Bluet... |
| |
|
|
|
 |
|
 |
|
|
 |
 |
 |
| |
koran-radar.com Hukum berita |
|
 |
 |
 |
| |
|
|
| |
|
|
| |
Senin, 30/08/2010 [05:53:06] |
|
| |
Evaluasi Hukum Secara Besar-Besaran |
|
| |
Patrialis Akbar Akan Buat Gebrakan Lagi |
|
| |
[Jakarta] |
|
| |
|
|
| |
Keterangan Gambar : Patrialis Akbar |
|
| |
Jakarta, Radar-Online
Lagi-lagi Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Patrialis Akbar membuat gebrakan, Mentri yang mengawali karir dari Pos bantuan Hukum (Posbakum) ini berjanji akan segera melakukan kajian dan evaluasi besar-besaran bidang penegakan hukum, terkait banyaknya temuan penegakan hukum yang tidak memenuhi rasa keadilan.
Hal itu dikatakan oleh Patrialis Akbar di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Serang Banten Minggu (29/8). "Banyak temuan gara-gara kasus sepele yang seharusnya orang tidak dipenjara, tetapi masuk penjara. Jika ini dibiarkan terus, semakin lama semakin tipis rasa keadilan." Katanya.
Patrialis berjanji dalam bulan ini ia akan segera turun tangan untuk melakukan kajian bersama dengan pihak Kepolisian, Kejaksaan dan Pengadilan, berkaitan dengan banyaknya temuan orang-orang dipenjara karena masalah-masalah pelanggaran hukum yang kecil, yang seharusnya tidak masuk penjara tetapi orang tersebut tetap masuk penjara.
"Banyak persoalan diluar logika hukum manusia, sehingga yang terjadi pelecehan hak asasi manusia," katanya.
Kementerian Hukum Dan Ham yang dikomandoinya akan melakukan kajian hukum dan evaluasi secara menyeluruh melalui Litbang masing-masing lembaga penegak hukum, tidak hanya di pusat tetapi di semua daerah terhadap sekitar 50 ribu orang yang berada di Rumah Tahanan (Rutan) dan sekitar 80 ribu orang narapidana yang ada di Lembaga Pemasyarakatan.
Banyaknya kasus-kasus kecil yang mestinya tidak layak dihukum menjadi prioritas Patrialis. Seperti adanya seorang ibu-ibu yang hanya gara-gara pinjam mukena tanpa sepengetahuan majikannya harus masuk penjara, serta masih banyak kasus pelanggaran hukum kecil lainnya yang sebenarnya tidak layak berakhir di penjara.
Ironisnya lagi menurut Patrialis, ada orang yang dipenjara itu mengaku dimintai bayaran Rp700 juta oleh oknum penegak hokum dan temuan ini akan dilaporkan kepada Satgas Anti Mafia hukum.
Kepala Kanwil Kementerian Hukum Dan HAM Provinsi Banten Poppy Pujiaswati menyambut baik rencana yang akan dilakukan Kementerian Hukum dan HAM tersebut. Pihaknya akan segera menindak lanjuti kajian tersebut khususnya untuk para napi yang ada di Provinsi Banten dengan terlebih dahulu berkordinasi dengan penegak hukum lainnya.
"Secara teknis kami masih menunggu langkah untuk melakukan kajian dan evaluasi tersebut dari Kementerian. Kami di daerah siap melakukannya," kata Poppy.
Dukungan serupa juga disampaikan Wakil Gubernur Banten HM Masduki yang mendampingi patrialis Akbar. ”Kita siap mendukung langkah yang akan dilakukan Menteri Hukum dan HAM untuk melakukan kajian dan evaluasi besar-besaran dalam bidang penegakan hukum” katanya.
"Ini langkah yang baik sekali. Kami atas nama pemerintah daerah siap mendukung bersama dengan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Banten," tambahnya. (Slamat Tambunan
|
|
| |
|
|
| |
|
|
| |
|
|
| |
Anda ingin memasang banner? hubungi kami di : 021 - 6833 5800 |
|
 |
 |
 |
| |
|
|
| |
|
|
|