|
|
 |
|
 |
|
|
Lowongan Perwakilan Biro Radar |
| |
oleh : redaksi radar, Jakarta |
| |
Radar.co.id membuka lowongan untuk perwakilan Biro diseluruh Indonesia, dengan syarat :
a. Penga... |
| |
|
|
JUAL RUMAH DILEMBAH APARTEMEN |
| |
oleh : d triarso, JAKARTA PUSAT |
| |
DIJUAL :
Bekas Rumah Dinas dilembah / dikelilingi Apartemen Kemayoran. LT/LB 171/110, 2 KT, 1 Gudg,... |
| |
|
|
DELL A840 Vostro |
| |
oleh : win, Jakarta |
| |
Jual males make, DELL VOSTRO A840 dual core 1,86GB, HDD 120GB, RAM 3GB, VGA X3100 350MB, WIFI, Bluet... |
| |
|
|
|
 |
|
 |
|
|
 |
 |
 |
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
|
|
| |
|
|
| |
Kamis, 02/09/2010 [13:08:34] |
|
| |
Bocah 2,5 Tahun Disodomi Tetangga |
|
| |
[Pontianak] |
|
| |
|
|
| |
Sintang, Radar Online
Nasib malang menimpa Kumbang (bukan nama sebenarnya). Bocah yang baru berumur 2,5 tahun ini disodomi berulang kali oleh tetangganya, Agustinus Sinchan (19) di rumah kost kawasan Jalan Kol. Sugino, Sintang.
Peristiwa tak senonoh ini diketahui Selasa (31/8) kemarin, ibu Kumbang, Dw (30) mendapatkan puteranya tersebut kesakitan saat duduk. Setelah ditanya dan diperiksakan ke dokter, barulah puteranya ini mengakui apa yang diperbuat Agustinus. Kasus itu pun kemudian dilaporkan ke Polres Sintang.
Kemarahan Dw di ruangan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sintang tak terbendung. Dia berulang kali memaki Agustinus yang telah diamankan petugas. Padahal dia telah menganggap tersangka ini sebagai keluarga.
"Saya sudah membawa anak saya ke dokter karena dia sudah tidak bisa duduk dan sering mengeluh kesakitan. Saya tak menyangka Agustinus memperlakukan anak saya seperti ini," kata Dw di ruang PPA Polres Sintang.
Saat kejadian itu, Dw mengaku dirinya dan suaminya masih bekerja di lantai dasar tempat usaha milik pemilik usaha. Sementara anaknya bersama Agustinus berada di lantai dua yang selama ini dijadikan penginapan bagi karyawan tempat penjualan makanan di Jalan Kol. Sugiono.
Agustinus sendiri mengakui perbuatan tak senonoh tersebut dilakukannnya dua kali karena sering menonton film porno di telepon genggamnya. “Saya lakukan pada malam ketika kedua orang tuanya sedang bekerja sementara anaknya bersama saya di kamar,” kata Agustinus yang mengaku menyesali perbuatannya itu. Agustinus menyatakan sebelum melakukan perbuatan tersebut, dirinya memberi iming-iming berupa mainan kepada korban.
Kasat Reskrim Polres Sintang melalui Kanit PPA, Bripka SA Pasaribu mengatakan, sejak kasus itu dilaporkan, tersangka langsung ditangkap. “Karena bukti mendukung, tersangka langsung kita tangkap saat tidur-tiduran di kamar kostnya,” terang Pasaribu.
Tersangka dikenakan undang-undang perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. Selain melakukan penahanan pihak kepolisian juga menyita beberapa barang bukti seperti celana korban begitu juga telepon genggam tersangka. (Rachmat Effendi)
|
|
| |
|
|
| |
|
|
| |
|
|
| |
Anda ingin memasang banner? hubungi kami di : 021 - 6833 5800 |
|
 |
 |
 |
| |
|
|
| |
|
|
|