|
|
 |
|
 |
|
|
Lowongan Perwakilan Biro Radar |
| |
oleh : redaksi radar, Jakarta |
| |
Radar.co.id membuka lowongan untuk perwakilan Biro diseluruh Indonesia, dengan syarat :
a. Penga... |
| |
|
|
JUAL RUMAH DILEMBAH APARTEMEN |
| |
oleh : d triarso, JAKARTA PUSAT |
| |
DIJUAL :
Bekas Rumah Dinas dilembah / dikelilingi Apartemen Kemayoran. LT/LB 171/110, 2 KT, 1 Gudg,... |
| |
|
|
DELL A840 Vostro |
| |
oleh : win, Jakarta |
| |
Jual males make, DELL VOSTRO A840 dual core 1,86GB, HDD 120GB, RAM 3GB, VGA X3100 350MB, WIFI, Bluet... |
| |
|
|
|
 |
|
 |
|
|
 |
 |
 |
| |
koran-radar.com Hukum berita |
|
 |
 |
 |
| |
|
|
| |
|
|
| |
Jumat, 03/09/2010 [14:46:27] |
|
| |
Kasus Bansos Gate Rp. 87 Miliar |
|
| |
Walikota Depok Harus Diperiksa |
|
| |
[Depok] |
|
| |
|
|
| |
Depok,Radar Online
Kasus dana bantuan sosial (bansos) di Kota Depok Jawa Barat semakin menghangat dan mengelinding bagaikan bola salju. Sejumlah pejabat telah diperiksa termasuk telah dijebloskannya Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Dr. Mien Hartati ke penjara sejak April lalu. Sayangnya hasil penyidikan yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Depok belum menyentuh kepada aktor intelektualnya atau dalangnya.
Menurut Koordinator LSM Komunitas Pemantau Peradilan Kota Depok (KPPKD) Yohanes Bunga, kepada Radar Online di Gedung Kejaksaan Negeri Depok Jum`at (3/9/2010) mengatakan, hasil penyidikan Kejaksaan Negeri Depok terhadap kasus bansos Rp 87 miliar di Kota Depok Jawa Barat sangat timpang dan janggal.
Pihak penyidik kejaksaan di saat BAP tidak melakukan pemeriksaan terhadap Walikota Depok Nur mahmudi Ismail, bahkan dimintai keterangan untuk dijadikan saksi pun tidak.
Lebih jauh Yohanes, mengungkapkan, ada perbedaan yang mencolok pada pemeriksaan kasus bansos Depok dengan pemeriksaan kasus suap PNS yang terjadi di Kota Bekasi.
Menurutnya, ada kesungguhan dari pihak KPK melakukan pemeriksaan terhadap Sekda dan Walikota Bekasi. Meskipun telah diketahui anak buahnya tertangkap telah melakukan perbuatan suap terhadap pemeriksa BPK.
“Kenapa pada kasus bansos gate di Depok pihak Kejaksaan sama sekali tidak menyentuh Walikota yang menerbitkan SK. Apa pula alasannya, padahal jelas itu menimbulkan kerugian Negara,oleh karena itu Walikota Depok harus diperiksa” ungkap Yohannes .
Yohanes menandaskan, dari perbedaan cara pemeriksaan kedua lembaga penyidik tersebut mana yang benar KPK atau Kejaksaan. Tapi yang jelas mau menuntaskan atau tidak. Kalau tidak, kata Yohanes, berarti mengabaikan Instruksi Presiden RI No. 5 tahun 2004 karena tidak bersungguh-sungguh untuk mempercepat pemberantasan korupsi di kota Depok.
Beberapa sumber seperti gabungan koalisi LSM lain juga sudah berkali-kali mempertanyakan kenapa kejaksaan tidak atau belum memeriksa Walikota Depok padahal jelas dalam fakta persidangan SK Walikota sudah keluar terlebih dahulu seblum rekomendasi dari Dinas Kesehatan.
Sebagaimana diketahui, kasus korupsi “Bansos Gate” yang digelar di PN Depok baru terungkap Rp 800 juta di Dinas Kesehatan. Itu masih bagian kecil dari Rp 87 miliar dana bansos yang digulirkan untuk Depok.
Sedangkan kasus bansos Dinas Pendidikan dan Dinas Pertanian yang juga sudah diperiksa secara maraton oleh pihak kejaksaan negeri Depok tahun 2009 lalu belum terungkap. ( Asep Nasrudin )
|
|
| |
|
|
| |
|
|
| |
|
|
| |
Anda ingin memasang banner? hubungi kami di : 021 - 6833 5800 |
|
 |
 |
 |
| |
|
|
| |
|
|
|