|
|
 |
|
 |
|
|
Lowongan Perwakilan Biro Radar |
| |
oleh : redaksi radar, Jakarta |
| |
Radar.co.id membuka lowongan untuk perwakilan Biro diseluruh Indonesia, dengan syarat :
a. Penga... |
| |
|
|
JUAL RUMAH DILEMBAH APARTEMEN |
| |
oleh : d triarso, JAKARTA PUSAT |
| |
DIJUAL :
Bekas Rumah Dinas dilembah / dikelilingi Apartemen Kemayoran. LT/LB 171/110, 2 KT, 1 Gudg,... |
| |
|
|
DELL A840 Vostro |
| |
oleh : win, Jakarta |
| |
Jual males make, DELL VOSTRO A840 dual core 1,86GB, HDD 120GB, RAM 3GB, VGA X3100 350MB, WIFI, Bluet... |
| |
|
|
|
 |
|
 |
|
|
 |
 |
 |
| |
|
|
 |
 |
 |
| |
|
|
| |
|
|
| |
Selasa, 07/09/2010 [11:55:30] |
|
| |
Sisa Dana Koni Depok Raib? |
|
| |
[Depok] |
|
| |
|
|
| |
Depok,Radar Online
Setelah diterpa adanya dugaan penyimpangan keuangan dalam pengelolan pekerja fiktip UPS diPasar Kemirimuka, yang menyeret tiga pejabat di Lingkup Koperasi dan UKM Depok, kini isu tak sedap menimpa pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia Daerah (Konida) Kota Depok.
Isu tersebut terkait pengunaan anggaran hibah dari APBD Kota Depok tahun aggaran 2009 yang tidak jelas juntrungannya karena diduga di korupsi.
Sejumlah pembinaan para atlit melaui pengcab-pengcab atlit kota Depok, sepertinya terseok-seok mati suri hidup segan mati tak mau. Akibatnya berdampak kepada ajang raihan Pekan Olahraga Daerah (Porda) yang digelar di Bandung beberapa waktu lalu hasil nya gagal total dan tidak memuaskan masyarakat Depok, padahal miliiran rupiah pula dana yang telah dihabiskan.
Berdasarkan data yang diperoleh Radar Online serta surat terbuka dari kolaisi LSM dan Ormas Depok yang dikomandoi Cornelis Leo Lamonggi menyebutkan, anggaran Konida Kota Depok tahun anggaran 2009 berasal dari dana hibah dari APBD Depok sebesar 2 Milliar diduga kuat telah di selewengkan tanpa ada pertangung jawaban yang jelas dan transparan dari pengurus Koni .
Sebagaimana diketahui, total kas angaran Koni tahun 2009 berjumlah Rp. 3.424.543.575,- uang tersebut asal mula dari saldo pengurus lama Rp.1.379.543.575, kemudian bantuan Koni Jabar Rp.45.000.000,- serta dana hibah dari pemkot Depok senilai, 2 milliar.
Kemudian dari catatan yang ada menyebutkan bahwa dana tersebut digunakan untuk kebutuhan dan pengeluaran pengurus Koni meliputi operasional Rp.1.001.016.640,- serta bantuan ungtuk pengcab-pengcab olahraga Rp.1.220.343.000. Total pengunaan anggaran sebesar Rp.2.221.359.640,-.
Jika dana kas Koni tahun 2009 sebesar Rp.3.424.543.475,- dikurangi pengeluaran sebesar Rp.2.221.359.640,- maka seharusnya sisa kas dana Koni tersebut masih ada sebesar Rp.1.203.181.935,-.
Anehnya, dana hibah senilai 2 milliar dari APBD Depok menurut laporan sudah terserap seratus persen dan dicairkan dalam satu tahap saja dengan SP2D LS bernomor 1.20.11/09/BTL-LS/ Hibah/VIII/2009 data terlampir.
Sementara berdasarkan bukti pengambilan SPJ pada bulan Agustus-Desember 2009 sebagaimana data terlampir pengunaanya hanya senilai 874 juta.
Berkaitan dengan itu sejumlah LSM dan Ormas mendesak Kejaksan Negeri Depok untuk segera mengusut dugan penyimpangan dana Hibah Koni itu, jika tidak segera dikhawatirkan akan menjadi preseden buruk bagi penegakan hokum Depok di kemudian hari .
”Kami desak dan kawal Kejaksaan Depok untuk mengusut kasus dana Hibah KONI dan kasus-kasus lainnya,” tegas Kasno, salah seorang Koordinator LSM. ( Asep.Nasrudin )
|
|
| |
|
|
| |
|
|
| |
|
|
| |
Anda ingin memasang banner? hubungi kami di : 021 - 6833 5800 |
|
 |
 |
 |
| |
|
|
| |
|
|
|