situs berita dan informasi online
  Cari Berita :  
 
mobi pascabayar
ARTIKEL DARI PEMBACA
 
Opini :: Senin, 14/05/2012 [15:07:31]
Kembalikan pada standar yang benar
Ketika yang tak wajar dipandang lumrah
Terinspirasi dari kemacetan yang terjadi di sebuah terminal bus kota Depok, saya tertarik untuk membahas tentang standar kewajaran. Sebenarnya kemacetan di seputar terminal bukan hal yang baru. Bisa d... oleh Sarah di cibinong
 
 
News :: Rabu, 09/05/2012 [12:35:45]
Dari Kita
Seputar Kampus Unsera
Opini :: Selasa, 01/05/2012 [10:40:28]
Pendidikan
BBM non-subsidi untuk motor pendidikan
News :: Senin, 30/04/2012 [23:25:45]
Perguruan Al Hikmah Aceh Gelar Maulid
AL HIKMAH; TAKTIK DAKWAH MERAJUT UKHUWAH
News :: Senin, 09/04/2012 [03:13:45]
Surat Terbuka untuk Anggota Wisma
-
Opini :: Sabtu, 07/04/2012 [19:45:18]
secercah Harapan
Untuk KH. A. Mustofa Bisr
Lowongan Perwakilan Biro Radar
  oleh : redaksi radar, Jakarta
  Radar.co.id membuka lowongan untuk perwakilan Biro diseluruh Indonesia, dengan syarat : a. Penga...
   
JUAL RUMAH DILEMBAH APARTEMEN
  oleh : d triarso, JAKARTA PUSAT
  DIJUAL : Bekas Rumah Dinas dilembah / dikelilingi Apartemen Kemayoran. LT/LB 171/110, 2 KT, 1 Gudg,...
   
DELL A840 Vostro
  oleh : win, Jakarta
  Jual males make, DELL VOSTRO A840 dual core 1,86GB, HDD 120GB, RAM 3GB, VGA X3100 350MB, WIFI, Bluet...
   
update smart v2 cuma 165rb
 
 
koran-radar.com Politik berita
 
 
 
     
 
Jumat, 17/12/2010 [19:30:23]
 
  Sutiyoso Temu Kader PKPI diKalbar  
  [Pontianak]  
     
  Pontianak,Radar Online
Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso Sabtu (10/12/2010) lalu menghadiri temu kader Partai Kesatuan Persatuan Indonesia (PKPI) di Kalimantan Barat.

Temu kader yang di pusatkan diHotel Santika Pontianak itu merupakan acara dadakan, karena Santioso yang hadir di Kota Khatulistiwa ini sebenarnya hadir untuk acara Orari. Namun disela-sela waktu luangnya, ia menyempatkan hadir diacara Temu Kader PKP Indonesia.

Sutiyoso yang diwawancarai wartawan usai acara temu kader menyatakan kesiapannya dalam pemilihan presiden 2014 nanti. Kenaikan Parlementeri treshold dari 2,5% menjadi 5% itu jelas-jelas mencedrai demokrasi. Suara rakyat sekitar 19 juta akan menjadi mubajir.

Rencana ini jelas disusun oleh partai-partai besar seperti Demokrat, Golkar dan PDIP untuk menyingkirkan partai-partai kecil.Dalam sistem demokrasi, suara rakyat sangat mempunyai peranan yang penting.

"Jadi kalau jadi 5 % di tahun 2014, berarti ada sekitar 40 juta suara rakyat yang hilang.
Suara itu akan hilang begitu saja dan menjadi tidak bermakna. Padahal satu suara pun menentukan. Suara yang begitu signifikan, tetapi tidak terwakili diparlemen,” ujar Sutiyoso.

Secara pribadi,tegas Sutiyoso, memang jumlah partai sekarang dengan 34 Partai begitu besar. Namun hendaknya jangan menjadi suatu alasan untuk menjegal partai-partai kecil dalam pemilu 2014 kelak. Apalagi sampai diwacanakan 7 sampai 10 %. Sudah jelas ini menutup juga munculnya calon pemimpin alternatif. Karena nanti yang akan maju menjadi calon presiden, orang-orang itu juga yang tidak lain dari partai-partai besar saja.

“Perlu diingat bahwa semua partai kecil juga mempunyai wakil-wakilnya hingga kedaerah-daerah. Mereka juga punya pengurus yang tersebar diseluruh Indonesia. Dan bila wacana ini dipaksakan berarti akan terjadi gejolak dimana-mana,” tandas Sutiyoso. (Udin Subari/Tri)
 
     
 
mark-it indonesia
 
     
 
Anda ingin memasang banner? hubungi kami di : 021 - 6833 5800
 
 
   
BERITA SEBELUMNYA...
 
Menpora & Presiden Digugat Pengacara
Waspadai Makanan Penyebab Jerawat!
Samsat Depok Santuni Puluhan Anak Yatim
Pejabat Depok Tes Urine
LSM LAKI Apresiasi Kapolda Kalbar Berantas Korupsi
 
     
 
Redaksi : Jl Jatinegara Barat No.181A Lt.3, Jakarta Timur 13310 - Phone 021 - 68335800 / Fax : 021-2800366
© 2010 radar.co.id . Gunakan browser dengan dukungan flash & java ketika mengunjungi web ini. Powered by MDevelopment v3.0