|
|
 |
 |
 |
| |
koran-radar.com berita |
|
 |
 |
 |
| |
|
|
| |
|
|
| |
|
|
| |
( klik gambar untuk memperbesar foto/slide) |
|
| |
|
|
| |
Senin, 13/07/2009 [17:32:03] |
|
| |
Wawancara : |
|
| |
Wawancara bersama calon ketua DPD KNPI Batam |
|
| |
rolles [] |
|
| |
|
|
| |
Batam, KR Online
Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) masih belum menunjukkan peran yang signifikan dalam dinamika pembangunan dan peradaban di Batam. Padahal sebagai wadah berhimpun bagi ormas kepemudaan (OKP), KNPI memiliki peran strategis dan dominan. Tapi pada kenyataannya, istilah maju terus pantang mundur, ternyata mampu menghiasi—dan melengkapi—sederet stigma yang melekat dalam organisasi yang berdiri sejak zaman orde baru ini.
Dalam konteks Batam, diakui atau tidak, eksistensi dan konsistensi kinerja KNPI banyak yang mempertanyakan. Tapi, tidak bisa dipungkiri, banyak faktor sebenarnya yang juga ikut ambil bagian dalam permasalahan ini. Apa dan bagaimana? Berikut bincang-bincang wartawan KR, Robin.AR dengan Diky Wijaya.SE,Msi, panggilan akrab Mas Diky, Calon Ketua DPD KNPI Batam, Senin (6/7) siang di restaurant Sanur Batam centre.
Kita mulai dengan sejarah KNPI Batam, mas, sejak kapan KNPI berdiri? Bisa diceritakan prosesnya ?
Ya.. kalau bicara kapan KNPI berdiri, saya memang secara persis tidak terlalu tahu ya. Artinya saya saat ini sedang mencalonkan pemegang estafet kepemimpinan dan tidak tahu yang ke-berapa ya nantinya. Sebelumnya kepengurusan dipimpin o-leh Pak Jefridin, yang secara kebetulan karena habis masa jabatannya, sehingga ada pendelegasian kepada teman-teman pengurus yang lain.
Sampai disitu, saya mencoba untuk mengumpulkan potensi kepemudaan, ormas-ormas yang ada. Kemudian mengajak untuk bisa memanfaatkan KNPI. Memang banyak hal-hal yang menjadi kendala dalam hal itu, memang tidak mulus ya. Pemuda harus berkiprah, harus melaksanakan kegiatan-kegia tan, memang tidak mudah di Batam. Kemudian untuk periode sekarang, mesti nya sudah waktunya saya untuk mencoba menyerahkan estafet pada generasi berikutnya, karena saya sebelumnya sudah masuk di kepengurusan KNPI Provinsi dengan jabatan sebagai wakil Bendahara.
Lalu, secara umum perkembangan atau kondisi KNPI Batam ini gimana mas?
Ya.. artinya KNPI Batam secara eksis tensinya itu ada. Tapi memang kiprahnya tidak terlalu menonjol. Dalam artian KNPI ini memang tidak bisa berdiri sendiri ya. Bagai manapun juga, KNPI adalah sebuah wadah berhimpun. Kemudian yang dihimpun siapa ? Ini ‘ kan ormas-ormas kepemudaan. Selama ini memang tingkat kebutuhan ormas untuk bersatu dalam sebuah wadah memang kurang ya. Sehingga mereka lebih senang ormas ini berjalan sendiri-sendiri.
Sehingga kalau mereka memang lebih suka berjalan sendiri-sendiri, saya tidak bisa memaksa mereka untuk bisa bergabung. Tapi dengan tidak memaksakan ini, bukan berarti KNPI tidak jalan. Karena saya yakin, suatu waktu, mereka masih berfikir butuh untuk bisa bersatu ya. Ketika butuh bersatu, ya bersatu, nah disitu KNPI. Ketika mereka masih belum butuh bersatu, akan terlihat KNPI vakum. Itu yang terjadi.
Maaf sebelumnya nih, tapi selama ini memang eksistensi dan konsistensi kinerja KNPI sering dipertanyakan. Gimana nih mas? Bisa dijernihkan?
Ya.. saya sendiri juga ikut bertanya kok (sambil tertawa), betul, secara pribadi saya juga bertanya terhadap eksistensi KNPI di Batam. Karena bagaimanapun juga, KNPI ini ‘ kan juga membutuhkan legalitas ya. Legalitas disini kalau secara struktural sudah. Cuma legalitas oleh pemuda itu sendiri—secara tidak langsung semua pemuda adalah anggota KNPI. Diakui atau tidak, anggota adalah seluruh generasi muda atau yang merasa pemuda. Itu secara tidak langsung. Karena kita memang tidak mengeluarkan kartu anggota ya. Ya hanya sebatas klaim gitu ya.
Jadi selama kita tidak mendapatkan legalitas pemuda di Batam, khususnya yang terakomodasi di dalam ormas pemuda itu ya, apa sih KNPI kalau tidak dibutuh kan ? Kemudian yang kedua, KNPI juga membutuhkan legalitas dari pemerintah daerah. Selama juga pemerintah merasa tidak membutuhkan KNPI, ya barang kali KNPI juga tidak bisa berbuat banyak ya. Kecuali apa yang me mang bisa dilakukan. Artinya ya seca ra mandiri. Dan secara mandiri ini sudah kita lakukan. Setiap hal-hal yang sifatnya insidentil, sudah kita lakukan. Kita ajak teman-teman ormas untuk mengadakan kegiatan, ya kita sudah mencoba itu. Kita mengajak, mari kita manfaatkan KNPI.
Saya akan sampaikan dalam kapasitas pimpinan saya nantinya di KNPI, tidak bisa menjalankan KNPI dengan seorang diri, tentunya oleh ke pengurusan secara lengkap. Ini ‘ kan kollektif kollegial.
Diera sekarang ‘ kan tidak mungkin melaksanakan sendiri, meskipun secara pribadi saya mampu. Tapi ‘ kan nantinya pasti ada suara, wah ini kok monopoli atau ini kok dibawa kearah kepentingan pribadi, ‘ kan gitu ? Jadi tidak mungkin saya lakukan sendiri, saya juga nunggu yang lain, tapi kok kurang gitu lho; kurang ada respon. Sehingga ya.. Oke lah kita harus bisa menyesuaikan diri. Jadi selama ini, KNPI ya menyesuaikan diri dengan keberadaan ormas yang lain..
Solidaritas pengurus di KNPI sendiri yang bagaimana ingin diciptakan ?
Itulah sulitnya. Jadi kesulitan kita adalah dalam kepengurusan. Saya akan mencoba mengajak teman-teman ormas nantinya, untuk bisa bergabung dalam KNPI. Itulah bentuk dari solidaritas pengurus di KNPI landasan awalnya. Inti utama saya untuk maju adalah ingin menjadikan pemuda sebagai salah satu pilar pembangunan Batam.
Kalau kenyataan yang terjadi se perti itu, jelas sudah masalahnya. Lalu gimana?
Ya.. solusinya adalah harus ada penyegaran. Penyegaran kepengurusan yang melalui mekanisme. Nah, ini yang sekarang kita upayakan kedepan. Cuma mekanisme ini harus berangkat dari legalitas PK-PK (Pengurus Kecamatan, red). Dari 12 kecamatan di Batam
Bukannya harus ‘menjemput bola’ mas? Kenapa justru menunggu? Bisa jadi gak akan pernah siap-siap? Ini ‘kan tuntutan regenerasi?
Ya kita udah upayakan itu, karena memang sudah waktunya gitu. Jadi di setiap pertemuan formal atau informal saya sudah sampaikan pada pelaku ormas-ormas agar dikoordinir pembentukan PK-PK itu. Jadi ketika sudah mengantongi PK, ‘ kan sudah jelas itu akan jadi suara. Kedepannya saya akan pancing ke arah sana .
Tentang tensi politik gimana nih?
Saya kira sih gak akan berbau politik ya. KNPI itu ‘ kan netral, jadi bukan underbow atau di bawah bendera parpol tertentu. Ya memang masih ada stigma bahwa KNPI ini berafiliasi salah satu parpol, karena dihubungkan dengan era orde baru.
Nah mas diky, sebagai organisasi, tentunya KNPI memiliki target yang ingin dicapai.
Apa itu kira-kira ?
Jadi begini, target kita ialah bisa menghidupkan kembali dan menggairahkan ormas-ormas. Kalau itu sudah terjadi, kita bisa berharap pada hal-hal tertentu mereka akan mem butuhkan KNPI. Karena bagaimanapun juga KNPI adalah wadah berhimpun dari ormas. Jadi ketika ormasnya sudah bergairah dan mempunyai pemahaman serta kesadaran bersatu, disitulah KNPI mulai terasa manfaatnya. Secara tidak langsung KNPI akan muncul. Itu yang menjadi target utama kita.
Lalu program apa saja sebagai bentuk turunannya?
Ya.. tentunya supaya target bisa terca pai, kita harus banyak dan intens melakukan komunikasi dengan pengurus dari pada OKP-OKP ya. Walaupun harus ada pemakluman dari kondisi ormas dengan kondisi sekarang. Tapi bagaimanapun juga kita motivasi. Karena saya juga memotivasi diri, jadi sekalian sama-sama memotivasi diri dan teman-teman tentunya. Ya dengan adanya motivasi ini, diharapkan mereka lebih intens melaksa nakan kegiatan-kegiatan, sehingga kita bisa mengarahkan pada pembentukan sinergisme; siap menjadi pelaksana dari program pemerintah.
Siapa yang benar-benar sinergis dengan kegiatan pemuda—terutama in stansi terkait—sepertinya tidak ada. Gimana menurut mas Diky ?
Ya.. pada umumnya bukan berarti gak ada. Ada, Cuma itu kecil sekali. Secara u-mum, kita memang memerlukan perhatian dari pemerintah daerah. Paling tidak kita di libatkan sebagai pelaksana program pemda. Sehingga pemuda yang memang menyiapkan diri sebagai kader bangsa itu benar-benar bermanfaat.
Terakhir, harapan mas Diky terhadap KNPI, okp dan pemuda Batam ?
Jadi saya berharap KNPI terutama pemuda bisa menunjukkan kiprahnya dan me laksanakan kewajibannya. Bersatu padu dan bekerja keras, berhenti cekcok, berhenti saling menyalahkan, berhenti saling mencurigai. Yang kedua, jangan merasa paling hebat serta tidak boleh rendah diri. Kemudian mencari dan mengusahakan kesempatan untuk dapat terlibat secara formal dalam pengambilan keputusan penting dalam proses pembangunan daerah. Bisa memanfaatkan potensi SDM dan SDA dengan disertai rasa memiliki dan tanggung jawab. Melakukan pengawasan terhadap proses birokrasi dan legislasi demi terciptanya pemerintahan yang bersih, terciptanya keputusan politis yang bertanggung jawab, dan terciptanya kondisi yang kondusif bagi masyarakat (robin)
Biodata
Nama : Diky Wijaya, Se. Msi
Tempat/Tgl Lahir : Jakarta, 21 Agustus 1973
Alamat : Komp.Oriana/Costarina B12, No.23A Batam Centre.
PENGALAMAN PEKERJAAN
Pekerjaan : Pegawai Otorita Batam
Lama Bekerja : 14 Tahun
PENDIDIKAN
Strata Dua (S2) Program Study Magister Ekonomi Universitas DR.Soetomo Surabaya.
PENGALAMAN ORGANISASI
- Wakil Bendahara KNPI Prov.Kepri
- Ketua Bidangan Pengembangan Potensi cendikiawan Muda (ICMI-Kepri)
- Ketua GM Gakari Kota Batam
- Bendahara Umum Majelis Zikir Sby Nurussalam Kepri
- Pembinaan Majelis Fardu A’in Indonesia
- Bendahara Badan Komunikasi Remaja Masjit Indonesia (BKPRMI) |
|
| |
|
|
| |
|
|
| |
|
|
| |
Anda ingin memasang banner? hubungi kami di : 021 - 8306 765 |
|
| |
|
|
|